Gubernur Sumbar : Masa Pensiun Bukan Akhir Pengabdian - MuraiNews | Informasi Dari Kita untuk Kita
arrow_upward
settings_brightness
Gubernur Mahyeldi Ansharullah bersama  Pensiun Indonesia (PPI) Sumbar Drs. Muhammad Sawati, M. Si membicarakan terkait kesejahteraan para pensiunan. (foto : nov)

PADANG, murainews.com -- Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang telah purna tugas harus memiliki semangat baru untuk menatap masa depan lebih baik saat memasuki masa tua.

Dalam rangka meningkatkan kesejahteraan pensiunan di Indonesia, Persatuan Pensiun Indonesia (PPI) Provinsi Sumatera Barat, Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah mengatakan masa pensiun bukanlah akhir dari sebuah pengabdian bagi seorang PNS. 

"Ini anugrah yang harus disyukuri karena telah melewati masa pengabdian sekian puluh tahun untuk negara dan bangsa dan pada saatnya harus kembali pada  masyarakat  dengan pengabdian dalam bentuk lain dan semangat baru," ungkap Mahyeldi.

Hal ini disampaikan saat perkenalan dengan Ketua PPI Sumbar di Istana Gubernuran, Senin (10/10/2022). Menurut Gubernur, usia pensiun merupakan satu hal alamiah dan semua PNS pasti mengalami yang harus diterima dan disambut dengan semangat baru.

Namun tidak sedikit pula para pensiunan suatu kesenangan bahkan mungkin yang ditunggu-tunggu oleh PNS, karena lepas dari rutinitas sehari-hari dan dapat meluangkan waktu lebih lama berkumpul dengan keluarga.

"Saya berharap PPI bisa menyediakan tempat konseling ataupun tempat bimbingan untuk mendatangkan manfaat bagi masyarakat sekitar bahkan juga tambahan pendapatan," ucapnya.

Menyambung apa yang disampaikan Gubernur Sumbar, pada kesempatan itu, Drs. Muhammad Sawati, M.Si selaku Ketua PPI Sumbar menyampaikan, bahwa PPI adalah organisasi yang baru ada di Sumbar yang merupakan provinsi ke 26 yang memiliki wadah dari para pensiunan.

"Anggotanya tidak terbatas, semua yang pensiun PNS dapat ikut bergabung dalam organisasi ini, termasuk para istri ataupun suami pensiunan PNS. Baik dari itu guru, Dokter, sampai ke PNS yang ada Perguruan Tinggi," terang Muhammad Sawati.

Dalam hal ini, PPI telah menyiapkan beberapa kegiatan, seperti konseling dan persiapkan kondisi fisik dan mental dan selalu melakukan diskusi dengan orang-orang terdekat untuk membicarakan hal-hal yang dirasakan perlu untuk menghadapi masa pensiun.

Selain itu, Muhammad Sawati berharap ada dukungan dari Pemprov Sumbar, terkait kegiatan para pensiunan diberikan kemudahan dalam menjalankan aktivitas sehari hari.

"Seperti adanya usaha atau investasi, meskipun tidak besar, namun bisa menambah penghasilan. Termasuk juga yang tidak kalah pentingnya, menjaga pola hidup sehat," pintanya.

Ia berharap masa pensiun mereka bisa bahagia, banyak yang mengatakan jika meraih masa tua dengan bahagia cenderung sulit untuk bisa diwujudkan, namun itu pasti bisa diraih, melalui silaturahmi. Dengan begitu para pensiunan mampu untuk terus berkarya dan berinovasi. (nov)

Gubernur Sumbar : Masa Pensiun Bukan Akhir Pengabdian

Monday, October 10, 2022 : 3:24:00 PM
Gubernur Mahyeldi Ansharullah bersama  Pensiun Indonesia (PPI) Sumbar Drs. Muhammad Sawati, M. Si membicarakan terkait kesejahteraan para pensiunan. (foto : nov)

PADANG, murainews.com -- Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang telah purna tugas harus memiliki semangat baru untuk menatap masa depan lebih baik saat memasuki masa tua.

Dalam rangka meningkatkan kesejahteraan pensiunan di Indonesia, Persatuan Pensiun Indonesia (PPI) Provinsi Sumatera Barat, Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah mengatakan masa pensiun bukanlah akhir dari sebuah pengabdian bagi seorang PNS. 

"Ini anugrah yang harus disyukuri karena telah melewati masa pengabdian sekian puluh tahun untuk negara dan bangsa dan pada saatnya harus kembali pada  masyarakat  dengan pengabdian dalam bentuk lain dan semangat baru," ungkap Mahyeldi.

Hal ini disampaikan saat perkenalan dengan Ketua PPI Sumbar di Istana Gubernuran, Senin (10/10/2022). Menurut Gubernur, usia pensiun merupakan satu hal alamiah dan semua PNS pasti mengalami yang harus diterima dan disambut dengan semangat baru.

Namun tidak sedikit pula para pensiunan suatu kesenangan bahkan mungkin yang ditunggu-tunggu oleh PNS, karena lepas dari rutinitas sehari-hari dan dapat meluangkan waktu lebih lama berkumpul dengan keluarga.

"Saya berharap PPI bisa menyediakan tempat konseling ataupun tempat bimbingan untuk mendatangkan manfaat bagi masyarakat sekitar bahkan juga tambahan pendapatan," ucapnya.

Menyambung apa yang disampaikan Gubernur Sumbar, pada kesempatan itu, Drs. Muhammad Sawati, M.Si selaku Ketua PPI Sumbar menyampaikan, bahwa PPI adalah organisasi yang baru ada di Sumbar yang merupakan provinsi ke 26 yang memiliki wadah dari para pensiunan.

"Anggotanya tidak terbatas, semua yang pensiun PNS dapat ikut bergabung dalam organisasi ini, termasuk para istri ataupun suami pensiunan PNS. Baik dari itu guru, Dokter, sampai ke PNS yang ada Perguruan Tinggi," terang Muhammad Sawati.

Dalam hal ini, PPI telah menyiapkan beberapa kegiatan, seperti konseling dan persiapkan kondisi fisik dan mental dan selalu melakukan diskusi dengan orang-orang terdekat untuk membicarakan hal-hal yang dirasakan perlu untuk menghadapi masa pensiun.

Selain itu, Muhammad Sawati berharap ada dukungan dari Pemprov Sumbar, terkait kegiatan para pensiunan diberikan kemudahan dalam menjalankan aktivitas sehari hari.

"Seperti adanya usaha atau investasi, meskipun tidak besar, namun bisa menambah penghasilan. Termasuk juga yang tidak kalah pentingnya, menjaga pola hidup sehat," pintanya.

Ia berharap masa pensiun mereka bisa bahagia, banyak yang mengatakan jika meraih masa tua dengan bahagia cenderung sulit untuk bisa diwujudkan, namun itu pasti bisa diraih, melalui silaturahmi. Dengan begitu para pensiunan mampu untuk terus berkarya dan berinovasi. (nov)