SMP 40 Padang Minta Bantu Pembinaan dari Brimob Tanamkan Nilai Kebangsaan Kepada Siswa - MuraiNews | Informasi Dari Kita untuk Kita
arrow_upward
settings_brightness
Kegiatan Upacara Bendera SMP 40 Padang yang dipimpin Kepala Sekolah Rika Susiwati, S.Pd. (foto : JJ)

Padang, murainews.com -- Saat ini kemampuan siswa dalam berkebangsaan sudah mulai kurang, salah satunya banyak siswa yang tidak hafal dengan lagu kebangsaan.

Statement ini disampaikan Kepala Sekolah SMP 40 Padang, Rika Susiwati, S.Pd saat wawancara usai upacara penyambutan dan pembukaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) siswa baru yang dikomando Wakil Ketua OSIS, Rasya Al Miski. 

Setiap warga negara Indonesia berkewajiban berperan aktif menciptakan generasi muda yang berkarakter kuat untuk bersatu dalam memahami dan menjiwai Pancasila, UUD 1945 dan Bhineka Tunggal Ika dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). 

"Nilai kebangsaan ini sudah mulai berkurang pada diri siswa, sekolah sebagai salah satu wadah pendidikan harus berupaya menanamkan rasa persatuan bangsa tanpa melihat perbedaan serta menjiwai bahwa dirinya adalah Indonesia," ungkap Bunda Rika sapaan akrabnya.(12/07)

"Kita rencananya akan minta bantu pembinaan dari Brimob untuk hal ini, sekaligus siswa akan belajar disiplin dan tanggungjawab melalui latihan PBB," ucap Bunda Rika yang baru menjabat Kepala SMP 40 Padang sejak Febuari 2022.

"Khusus untuk sosialisasi hukum tentang kejahatan siswa baik dalam lingkungan sekolah maupun diluar sekolah, kami akan minta bantu bimbingan dari Kasat Narkoba," pungkasnya menambahkan keterangan. 

Saat konfirmasi tentang pelaksanaan MPLS, Rika Susiwati menghimbau kepada setiap siswa agar dapat berperan aktif dalam setiap kegiatan sekolah yang berhubungan dengan pendidikan, melaporkan segala gangguan yang terjadi kepada pihak guru ataupun Kepala Sekolah, membantu terciptanya tata tertib serta berorganisasi melalui OSIS. 

"Semoga selesai MPLS ini, setiap siswa dapat menghargai dan bertanggungjawab terhadap lingkungan sekolah sebagai tempat menuntut ilmu pengetahuan," tutup Bunda Rika menyampaikan. (JJ)

SMP 40 Padang Minta Bantu Pembinaan dari Brimob Tanamkan Nilai Kebangsaan Kepada Siswa

Tuesday, July 12, 2022 : 12:37:00 PM
Kegiatan Upacara Bendera SMP 40 Padang yang dipimpin Kepala Sekolah Rika Susiwati, S.Pd. (foto : JJ)

Padang, murainews.com -- Saat ini kemampuan siswa dalam berkebangsaan sudah mulai kurang, salah satunya banyak siswa yang tidak hafal dengan lagu kebangsaan.

Statement ini disampaikan Kepala Sekolah SMP 40 Padang, Rika Susiwati, S.Pd saat wawancara usai upacara penyambutan dan pembukaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) siswa baru yang dikomando Wakil Ketua OSIS, Rasya Al Miski. 

Setiap warga negara Indonesia berkewajiban berperan aktif menciptakan generasi muda yang berkarakter kuat untuk bersatu dalam memahami dan menjiwai Pancasila, UUD 1945 dan Bhineka Tunggal Ika dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). 

"Nilai kebangsaan ini sudah mulai berkurang pada diri siswa, sekolah sebagai salah satu wadah pendidikan harus berupaya menanamkan rasa persatuan bangsa tanpa melihat perbedaan serta menjiwai bahwa dirinya adalah Indonesia," ungkap Bunda Rika sapaan akrabnya.(12/07)

"Kita rencananya akan minta bantu pembinaan dari Brimob untuk hal ini, sekaligus siswa akan belajar disiplin dan tanggungjawab melalui latihan PBB," ucap Bunda Rika yang baru menjabat Kepala SMP 40 Padang sejak Febuari 2022.

"Khusus untuk sosialisasi hukum tentang kejahatan siswa baik dalam lingkungan sekolah maupun diluar sekolah, kami akan minta bantu bimbingan dari Kasat Narkoba," pungkasnya menambahkan keterangan. 

Saat konfirmasi tentang pelaksanaan MPLS, Rika Susiwati menghimbau kepada setiap siswa agar dapat berperan aktif dalam setiap kegiatan sekolah yang berhubungan dengan pendidikan, melaporkan segala gangguan yang terjadi kepada pihak guru ataupun Kepala Sekolah, membantu terciptanya tata tertib serta berorganisasi melalui OSIS. 

"Semoga selesai MPLS ini, setiap siswa dapat menghargai dan bertanggungjawab terhadap lingkungan sekolah sebagai tempat menuntut ilmu pengetahuan," tutup Bunda Rika menyampaikan. (JJ)