Dubes Indonesia Untuk Ethiopia Asli Minangkabau Komitmen Bangun Sumbar - MuraiNews | Informasi Dari Kita untuk Kita
arrow_upward
settings_brightness
Dubes Indonesia untuk Ethiopia, Djibouti dan Uni Afrika, Al Busyra Basnur melakukan pertemuan dengan Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansyarullah. (foto : nov)

PADANG, murainews.com -- Duta Besar (Dubes) Indonesia untuk Ethiopia, Djibouti dan Uni Afrika, Al Busyra Basnur, asli orang Minangkabau ini kerap berbagi informasi tentang berbagai kegiatan yang melibatkan orang-orang Indonesia di negara-negara Afrika, terutama Ethiopia, Djibouti dan Uni Afrika.

Saat melakukan bertemu dengan Gubernur Sumatera Barat (Sumbar) Mahyeldi Ansyarullah di Istana Gubernuran, Jumat (15/7/2022), Al Busyra Basnur berkomitmen ingin membangun Sumbar dibidang pendidikan dan pariwisata.

"Ibadah dan pendidikan agama, hal yang sangat penting dalam kehidupan saya dari kecil," tutur Al sapaan dari kecil alumni Fakultas Hukum Universitas Andalas Padang.

Dalam pertemuan itu Al menceritakan tentang masyarakat Indonesia dan WNI di Ethipoia. Saat ia tiba di sana sekitar Maret 2019, jumlah orang Indonesia di negara yang dijuluki Mother Land (Tanah Ibu) sekitar 190 orang.

"Orang Ethiopia memang rata-rata miskin, iicome percapita dibawah standar internasional, namun banyak juga yang kaya raya luar biasa. Mereka banyak berinvestasi di Eropa dan Amerika," sebutnya.

Bahkan sempat membantu Al Busyra Basnur merenovasi madrasah yang bangun ibunya, dimana ibunya dulu juga mengajar.

Dulu bangunannya dari kayu, sekarang sudah dibangun lebih baik. Meski dari jarak jauh, madrasah termasuk ramai siswanya. Hingga kini tidak memungut bayaran dari para siswanya.

Untuk itu ia berharap para investor Ethiopia tersebut bisa datang ke Sumbar berinvestasi membangun pariwisata. Karena kebanyakan dari mereka investasi di bidang Pariwisata dan Pendidikan.

"Saya pernah memperkenalkan Pariwisata Sumbar ini, mereka sangat ingin berkunjung ke Sumbar," ucapnya.

Sebelumnya Dubes Al Busyra Basnur juga pernah membawa investor asal Ethiopia ke Indonesia telah banyak berinvestasi diberbagai daerah Indonesia.

"Sektor pariwisata menjadi salah satu agenda kerja sama bilateral antara Indonesia dan Ethiopia. Untuk itu apa salahnya mereka bisa menjalin kerjasama dengan Sumbar terkait Pariwisata," papar Dubes Al.

Ia menjelaskan bahwa Indonesia khususnya Sumbar dan Ethiopia memiliki banyak sekali kemiripan, tujuan pariwisata, baik wisata alam, danau, sungai, dan gunung, maupun obyek-obyek wisata budaya.

Menyambut pembicaraan tersebut, Gubernur Sumbar Mahyeldi menyambut baik untuk mempererat dan memajukan hubungan bilateral Indonesia-Ethiopia, juga membahas beberapa potensi kerjasama dalam rangka kerjasama internasional, khususnya antara Ethiopia dengan Provinsi Sumbar.

"Kami sangat senang, InsyaAllah ini bisa terlaksana, karena bidang Pariwisata dan Budaya sangat diminati di Ethiopia," ucap Mahyeldi.

Gubernur Sumbar Mahyeldi mengucapkan terima kasih kepada Dubes Indonesia untuk Ethiopia, Djibouti dan Uni Afrika, Al Busyra Basnur yang sangat besar pengaruhnya membantu pembangunan di kampung halaman.

"Terima kasih Pak Al yang telah memperkenalkan potensi pariwisata di kampung halaman kepada masyarakat di Ethiopia, mudah-mudahan bisa menjalin kerjasama antar Sumbar dengan Ethiopia," ucapnya.

Mahyeldi mengungkapkan, potensi wisata Sumbar menjadi salah satu keunggulan daerah yang bisa dijual pada wisatawan dibelahan dunia, karena memiliki keunikan dan keindahan tersendiri.

"Banyaknya wisatawan yang datang, maka perekonomian masyarakat di Sumbar akan bergerak," ungkap Mahyeldi.

Pada kesempatan itu, Dubes Indonesia untuk Ethiopia, menyerahkan bingkisan berupa buku dan kopi asal Ethiopia.  (nov)

Dubes Indonesia Untuk Ethiopia Asli Minangkabau Komitmen Bangun Sumbar

Friday, July 15, 2022 : 12:24:00 PM
Dubes Indonesia untuk Ethiopia, Djibouti dan Uni Afrika, Al Busyra Basnur melakukan pertemuan dengan Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansyarullah. (foto : nov)

PADANG, murainews.com -- Duta Besar (Dubes) Indonesia untuk Ethiopia, Djibouti dan Uni Afrika, Al Busyra Basnur, asli orang Minangkabau ini kerap berbagi informasi tentang berbagai kegiatan yang melibatkan orang-orang Indonesia di negara-negara Afrika, terutama Ethiopia, Djibouti dan Uni Afrika.

Saat melakukan bertemu dengan Gubernur Sumatera Barat (Sumbar) Mahyeldi Ansyarullah di Istana Gubernuran, Jumat (15/7/2022), Al Busyra Basnur berkomitmen ingin membangun Sumbar dibidang pendidikan dan pariwisata.

"Ibadah dan pendidikan agama, hal yang sangat penting dalam kehidupan saya dari kecil," tutur Al sapaan dari kecil alumni Fakultas Hukum Universitas Andalas Padang.

Dalam pertemuan itu Al menceritakan tentang masyarakat Indonesia dan WNI di Ethipoia. Saat ia tiba di sana sekitar Maret 2019, jumlah orang Indonesia di negara yang dijuluki Mother Land (Tanah Ibu) sekitar 190 orang.

"Orang Ethiopia memang rata-rata miskin, iicome percapita dibawah standar internasional, namun banyak juga yang kaya raya luar biasa. Mereka banyak berinvestasi di Eropa dan Amerika," sebutnya.

Bahkan sempat membantu Al Busyra Basnur merenovasi madrasah yang bangun ibunya, dimana ibunya dulu juga mengajar.

Dulu bangunannya dari kayu, sekarang sudah dibangun lebih baik. Meski dari jarak jauh, madrasah termasuk ramai siswanya. Hingga kini tidak memungut bayaran dari para siswanya.

Untuk itu ia berharap para investor Ethiopia tersebut bisa datang ke Sumbar berinvestasi membangun pariwisata. Karena kebanyakan dari mereka investasi di bidang Pariwisata dan Pendidikan.

"Saya pernah memperkenalkan Pariwisata Sumbar ini, mereka sangat ingin berkunjung ke Sumbar," ucapnya.

Sebelumnya Dubes Al Busyra Basnur juga pernah membawa investor asal Ethiopia ke Indonesia telah banyak berinvestasi diberbagai daerah Indonesia.

"Sektor pariwisata menjadi salah satu agenda kerja sama bilateral antara Indonesia dan Ethiopia. Untuk itu apa salahnya mereka bisa menjalin kerjasama dengan Sumbar terkait Pariwisata," papar Dubes Al.

Ia menjelaskan bahwa Indonesia khususnya Sumbar dan Ethiopia memiliki banyak sekali kemiripan, tujuan pariwisata, baik wisata alam, danau, sungai, dan gunung, maupun obyek-obyek wisata budaya.

Menyambut pembicaraan tersebut, Gubernur Sumbar Mahyeldi menyambut baik untuk mempererat dan memajukan hubungan bilateral Indonesia-Ethiopia, juga membahas beberapa potensi kerjasama dalam rangka kerjasama internasional, khususnya antara Ethiopia dengan Provinsi Sumbar.

"Kami sangat senang, InsyaAllah ini bisa terlaksana, karena bidang Pariwisata dan Budaya sangat diminati di Ethiopia," ucap Mahyeldi.

Gubernur Sumbar Mahyeldi mengucapkan terima kasih kepada Dubes Indonesia untuk Ethiopia, Djibouti dan Uni Afrika, Al Busyra Basnur yang sangat besar pengaruhnya membantu pembangunan di kampung halaman.

"Terima kasih Pak Al yang telah memperkenalkan potensi pariwisata di kampung halaman kepada masyarakat di Ethiopia, mudah-mudahan bisa menjalin kerjasama antar Sumbar dengan Ethiopia," ucapnya.

Mahyeldi mengungkapkan, potensi wisata Sumbar menjadi salah satu keunggulan daerah yang bisa dijual pada wisatawan dibelahan dunia, karena memiliki keunikan dan keindahan tersendiri.

"Banyaknya wisatawan yang datang, maka perekonomian masyarakat di Sumbar akan bergerak," ungkap Mahyeldi.

Pada kesempatan itu, Dubes Indonesia untuk Ethiopia, menyerahkan bingkisan berupa buku dan kopi asal Ethiopia.  (nov)