Serahkan SK, Gubernur Mahyeldi Tegaskan CPNS dan PPPK Harus BerAKHLAK - MuraiNews | Informasi Dari Kita untuk Kita
arrow_upward
settings_brightness
Gubernur Sumbar serahkan SK Pengangkatan CPNS dan PPPK Guru Tahap I Lingkup Pemprov Sumatera Barat (Sumbar) Formasi Tahun 2021

PADANG, murainews.com -- Sebanyak 808 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Guru Tahap I Lingkup Pemprov Sumatera Barat (Sumbar) Formasi Tahun 2021, menerima Surat Keputusan (SK) pengangkatan. 

Acara penyerahan SK diserahkan langsung oleh Gubernur Sumbar Mahyeldi secara simbolis. Adapun CPNS sebanyak 397 orang dan PPPK Guru Tahap I sebanyak 411 orang, selanjutnya dilanjutkan penandatangan perjanjian kontrak masa kerja pertahun oleh PPPK di Aula Kantor Gubernur, Senin (23/5/2022).

Dalam sambutan Gubernur Mahyeldi mengatakan seluruh CPNS dan PPPK yang menerima SK harus memiliki AKHLAK (Akuntabel, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, Kolaboratif) sebagai pelayan publik dan bangga melayani Bangsa Indonesia.

"Saudara harus bangga, karena saudara adalah orang pilihan. Sebagai abdi negara, kita adalah pelayan rakyat, yang akan membantu rakyat untuk berurusan dengan urusan pemerintahan, jangan minta kita dilayani masyarakat. Untuk itu kita harus berAKHLAK dalam melayani Bangsa ini," tegas Mahyeldi.

Selain itu Mahyeldi juga mengingatkan CPNS dan PPPK tidak boleh kampungan atau kolot karena perannya sangat dibutuhkan untuk menggapai visi Indonesia Emas 2045. Artinya perilaku kampungan itu sangat jauh dari paradigma ASN yang diinginkan pemerintah yaitu sebagai pelayan masyarakat serta perekat dan pemersatu bangsa.

"Jadi kita harus berorientasi untuk terus meningkatkan SDM sampai ahli di bidangnya. Terus tambah skil kita dengan mengikuti pendidikan dan pelatihan," ungkapnya.

ASN harus bisa memberikan sumbangsih untuk mewujudkan visi Indonesia Emas 2045, yaitu menjadi satu dari lima negara besar di dunia.

"Bagaimana bisa memberikan sumbangsih jika SDM biasa-biasa saja atau merasa harus dilayani, bukan sebagai pelayan masyarakat? Paradigma pemikiran itu harus ditanamkan sejak masih CPNS menjelang menjadi PNS," ucapnya.

Selain itu, Gubernur juga meminta agar para ASN yang sudah lama mengabdi bagi Pemprov Sumbar untuk memberikan contoh yang baik kepada seluruh CPNS yang baru menerima SK, dalam hal melayani masyarakat. 

Kemudian kepada PPPK, Gubernur berpesan untuk bekerja dengan sebaik-baiknya. Ia juga berpesan untuk selalu menerapkan 4 AS yaitu bekerja ikhlas, bekerja keras, bekerja cerdas, dan bekerja tuntas.

"Selamat saudara sudah bergabung dilingkup Pemprov Sumbar, selamat bekerja, bekerjalah dengan penuh rasa tanggung jawab, dan tanamkan niat yang tulus dan ikhlas untuk mengabdi," tambahnya.

Pada kesempatan itu Gubernur didampingi Kepala Dinas Badan Kepegawaian Daerah (BKD), Ahmad Zakri dan hadir juga Kepala Dinas Sosial Arry Yuswandi, Kepala Dinas Kesehatan Lila Yanwar, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Desniarti Ishak dan Kepala Biro Administrasi Pimpinan. (nov)

Serahkan SK, Gubernur Mahyeldi Tegaskan CPNS dan PPPK Harus BerAKHLAK

Monday, May 23, 2022 : 9:22:00 PM
Gubernur Sumbar serahkan SK Pengangkatan CPNS dan PPPK Guru Tahap I Lingkup Pemprov Sumatera Barat (Sumbar) Formasi Tahun 2021

PADANG, murainews.com -- Sebanyak 808 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Guru Tahap I Lingkup Pemprov Sumatera Barat (Sumbar) Formasi Tahun 2021, menerima Surat Keputusan (SK) pengangkatan. 

Acara penyerahan SK diserahkan langsung oleh Gubernur Sumbar Mahyeldi secara simbolis. Adapun CPNS sebanyak 397 orang dan PPPK Guru Tahap I sebanyak 411 orang, selanjutnya dilanjutkan penandatangan perjanjian kontrak masa kerja pertahun oleh PPPK di Aula Kantor Gubernur, Senin (23/5/2022).

Dalam sambutan Gubernur Mahyeldi mengatakan seluruh CPNS dan PPPK yang menerima SK harus memiliki AKHLAK (Akuntabel, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, Kolaboratif) sebagai pelayan publik dan bangga melayani Bangsa Indonesia.

"Saudara harus bangga, karena saudara adalah orang pilihan. Sebagai abdi negara, kita adalah pelayan rakyat, yang akan membantu rakyat untuk berurusan dengan urusan pemerintahan, jangan minta kita dilayani masyarakat. Untuk itu kita harus berAKHLAK dalam melayani Bangsa ini," tegas Mahyeldi.

Selain itu Mahyeldi juga mengingatkan CPNS dan PPPK tidak boleh kampungan atau kolot karena perannya sangat dibutuhkan untuk menggapai visi Indonesia Emas 2045. Artinya perilaku kampungan itu sangat jauh dari paradigma ASN yang diinginkan pemerintah yaitu sebagai pelayan masyarakat serta perekat dan pemersatu bangsa.

"Jadi kita harus berorientasi untuk terus meningkatkan SDM sampai ahli di bidangnya. Terus tambah skil kita dengan mengikuti pendidikan dan pelatihan," ungkapnya.

ASN harus bisa memberikan sumbangsih untuk mewujudkan visi Indonesia Emas 2045, yaitu menjadi satu dari lima negara besar di dunia.

"Bagaimana bisa memberikan sumbangsih jika SDM biasa-biasa saja atau merasa harus dilayani, bukan sebagai pelayan masyarakat? Paradigma pemikiran itu harus ditanamkan sejak masih CPNS menjelang menjadi PNS," ucapnya.

Selain itu, Gubernur juga meminta agar para ASN yang sudah lama mengabdi bagi Pemprov Sumbar untuk memberikan contoh yang baik kepada seluruh CPNS yang baru menerima SK, dalam hal melayani masyarakat. 

Kemudian kepada PPPK, Gubernur berpesan untuk bekerja dengan sebaik-baiknya. Ia juga berpesan untuk selalu menerapkan 4 AS yaitu bekerja ikhlas, bekerja keras, bekerja cerdas, dan bekerja tuntas.

"Selamat saudara sudah bergabung dilingkup Pemprov Sumbar, selamat bekerja, bekerjalah dengan penuh rasa tanggung jawab, dan tanamkan niat yang tulus dan ikhlas untuk mengabdi," tambahnya.

Pada kesempatan itu Gubernur didampingi Kepala Dinas Badan Kepegawaian Daerah (BKD), Ahmad Zakri dan hadir juga Kepala Dinas Sosial Arry Yuswandi, Kepala Dinas Kesehatan Lila Yanwar, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Desniarti Ishak dan Kepala Biro Administrasi Pimpinan. (nov)