Permintaan Daging Meningkat, Mahyeldi Minta Bulog Segera Suplai ke Sumbar - MuraiNews | Informasi Dari Kita untuk Kita
arrow_upward
settings_brightness
Gubernur Sumbar tinjau harga daging di pasar bawah Bukittinggi 

BUKITTINGGI, murainews.com -- Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi bersama rombongan melakukan peninjauan pasar untuk melihat ketersediaan Sembilan Bahan Pokok (Sembako) dan juga memastikan harga terjangkau masyarakat dalam menyambut Lebaran Idul Fitri 1443 Hijriyah/2022 di Sumatera Barat. 

"Harga daging sapi 140 ribu, ternyata barusan kita cek langsung ke pedagang mereka juga merasa tidak nyaman ketika mereka menjual dengan harga mahal, pedagang pasar maunya harga harus di bawah itu, rata-rata 100 ribu hingga 120 ribu," ungkap Gubernur Sumbar Mahyeldi usai melakukan inspeksi mendadak (sidak) di Pasar Bawah Bukittinggi, Kamis (28/4/2022).

Lebih lanjut Gubernur katakan ini merupakan tugas yang harus dioptimalkan menjelang lebaran ini, bagaimana menambah suplai daging sehingga diharapkan harganya lebih murah dan  terjangkau masyarakat untuk mendapatkan daging membuat rendang dan makanan dilebaran  tahun ini.

"Tentunya dengan ada makanan daging meningkatkan kadar gizi masyarakat akan lebih baik. Ketersediaan dan suplai daging agar ditindaklanjuti oleh dinas terkait sehingga harga bisa ditekan agar daging ini bisa lebih memurah dan lebih terjangkau oleh masyarakat Minang ini," ujar Mahyeldi

Mahyeldi memperkirakan ada 2 juta hingga 3 juta perantau Minang akan pulang kampung. Maka Stok daging penting ada  karena suplai ternak sapi harus banyak lagi di Sumbar. 

"Karena tadi saya mendengar langsung dari masyarakat dalam satu rumah ada empat orang yang pulang kampung tahun ini ada anak-anak, menantu dan cucu juga ikut pulang," sebutnya usai dengar langsung ungkapan masyrakat.

Menurut Gubernur sangat wajar ada keluhkan harga makan murah,  karena di Ranah Minang ini disaat lebaran tidak lengkap rasanya kalau tidak ada makanan randang, maka dari itu wajar permintaan kebutuhan daging sangat tinggi.

"Makanya hari ini kita memastikan itu untuk mengupayakan semoga dapat memenuhi kebutuhan masyarakat. InsyaAllah kami juga sudah kontak Bulog bagaimana memastikan tambahan daging untuk Sumbar. Tadi juga sudah kami hubungi Gubernur Jambi untuk bisa berbagi kebutuhan daging kita yang ada disini," tuturnya.

Selain itu untuk kebutuhan harga bahan pangan mulai, beras, gula, cabe, minyak dan kebutuhan pokok lainnya. Ia mengatakan cukup, termasuk telur juga tersedia. 

"Mudah-mudahan di hari depan di pasar sudah dipenuhi. Kami minta segera Bulog agar dapat percepat juga kami minta perhubungan sehingga pengiriman barang pangan ke Sumbar aman dan lancar. (Adpim)

Permintaan Daging Meningkat, Mahyeldi Minta Bulog Segera Suplai ke Sumbar

Thursday, April 28, 2022 : 8:41:00 PM
Gubernur Sumbar tinjau harga daging di pasar bawah Bukittinggi 

BUKITTINGGI, murainews.com -- Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi bersama rombongan melakukan peninjauan pasar untuk melihat ketersediaan Sembilan Bahan Pokok (Sembako) dan juga memastikan harga terjangkau masyarakat dalam menyambut Lebaran Idul Fitri 1443 Hijriyah/2022 di Sumatera Barat. 

"Harga daging sapi 140 ribu, ternyata barusan kita cek langsung ke pedagang mereka juga merasa tidak nyaman ketika mereka menjual dengan harga mahal, pedagang pasar maunya harga harus di bawah itu, rata-rata 100 ribu hingga 120 ribu," ungkap Gubernur Sumbar Mahyeldi usai melakukan inspeksi mendadak (sidak) di Pasar Bawah Bukittinggi, Kamis (28/4/2022).

Lebih lanjut Gubernur katakan ini merupakan tugas yang harus dioptimalkan menjelang lebaran ini, bagaimana menambah suplai daging sehingga diharapkan harganya lebih murah dan  terjangkau masyarakat untuk mendapatkan daging membuat rendang dan makanan dilebaran  tahun ini.

"Tentunya dengan ada makanan daging meningkatkan kadar gizi masyarakat akan lebih baik. Ketersediaan dan suplai daging agar ditindaklanjuti oleh dinas terkait sehingga harga bisa ditekan agar daging ini bisa lebih memurah dan lebih terjangkau oleh masyarakat Minang ini," ujar Mahyeldi

Mahyeldi memperkirakan ada 2 juta hingga 3 juta perantau Minang akan pulang kampung. Maka Stok daging penting ada  karena suplai ternak sapi harus banyak lagi di Sumbar. 

"Karena tadi saya mendengar langsung dari masyarakat dalam satu rumah ada empat orang yang pulang kampung tahun ini ada anak-anak, menantu dan cucu juga ikut pulang," sebutnya usai dengar langsung ungkapan masyrakat.

Menurut Gubernur sangat wajar ada keluhkan harga makan murah,  karena di Ranah Minang ini disaat lebaran tidak lengkap rasanya kalau tidak ada makanan randang, maka dari itu wajar permintaan kebutuhan daging sangat tinggi.

"Makanya hari ini kita memastikan itu untuk mengupayakan semoga dapat memenuhi kebutuhan masyarakat. InsyaAllah kami juga sudah kontak Bulog bagaimana memastikan tambahan daging untuk Sumbar. Tadi juga sudah kami hubungi Gubernur Jambi untuk bisa berbagi kebutuhan daging kita yang ada disini," tuturnya.

Selain itu untuk kebutuhan harga bahan pangan mulai, beras, gula, cabe, minyak dan kebutuhan pokok lainnya. Ia mengatakan cukup, termasuk telur juga tersedia. 

"Mudah-mudahan di hari depan di pasar sudah dipenuhi. Kami minta segera Bulog agar dapat percepat juga kami minta perhubungan sehingga pengiriman barang pangan ke Sumbar aman dan lancar. (Adpim)