Lounching Buku Antalogi, MGMP Basindo MTs Liko Raih Piagam Penghargaan - MuraiNews | Informasi Dari Kita untuk Kita
arrow_upward
settings_brightness


Limapuluh Kota, MuraiNews.com --Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Bahasa Indonesia (Basindo) tingkat MTs Lima Puluh Kota (Liko) membuktikan kepiawaiannya secara individu maupun secara  kelompok dengan karya dan prestasi.

Saat Tasyukuran HAB Kemenag RI ke 76 di Aula KanKemenag Liko, beberapa waktu lalu. louncing buku Antologi Pantun MGMP Bahasa Indonesian MTs bersama Kepala Kanmenag, Kasubag, kasi Penmad, serta Kepala MTs Se- Kabupaten Limapuluh Kota. 

Acara lounching yang ditandai dengan penyerahan buku antologi pantun kepada Kepala Kemenag Liko oleh ketua MGMP Basindo tingkat MTs Liko, Zakiah, S.S. 

Zakiah menjelaskan bahwa Buku Antologi pantun bertemakan "Pantun  madrasah hebat bermartabat". 

Buku ini berisikan pantun yang ditulis oleh peserta MGMP Basindo MTs Liko. Buku ini juga merupakan jawaban atas kepedulian peserta MGMP dalam upaya pelestarian pantun, apalagi kita  patut berbangga dengan ditetapkannya pantun sebagai warisan budaya tak benda oleh UNESCO pada 7 Desember  2020. 

Melalui buku ini diharapkan kita dapat melestarikan warisan budaya bangsa ini dan menjadi media pembelajaran ketika belajar pantun di madrasah. 

Sementara itu dalam acara, empat orang peserta  MGMP Bahasa Indonesia meraih  piagam penghargaan. Penghargaan diterima oleh Zakiah, S.S, Sasda Welif, S.Pd, dan Lusia Susilawati, S.Pd.I,  atas prestasi mereka dalam kategori Penulis Teraktif Alumni Sagu Sabu, Komunitas Penggiat Penulis Literasi (KPPL) Kemenag Liko.

Selain itu, Piagam penghargaan juga diterima  Yulfia Afaz, S.Pd. yang dinobatkan sebagai guru madrasah berprestasi  terbaik dua tingkat Lima Puluh Kota.

Saat ditemui, Yulfia Afaz menyampaikan rasa syukur serta menghimbau forum MGMP agar selalu mengejar prestasi kedepannya. 

"Alhamdulillah atas prestasi yang diterima oleh forum MGMP kita ini, perjuangan kita telah membuahkan hasil melalui prestasi baik secara individu maupun kelompok," ungkap Yulfia menyampikan. 

"Akan tetapi kita jangan cepat berpuas diri, kita harus memacu prestasi ke depannya dengan mengasilkan lebih banyak karya," ujar wanita yang sekarang mengabdikan dirinya di MTsN 3 Liko menambahkan. 

Lebih lanjut, Yulfia Afaz juga mengatakan bahwa  untuk pencapaian prestasi itu, semua tentunya diperlukan kerjasama dan kekompakan kita semua. Kita bisa menggapai ini semua tak lepas dari partisipasi anggota yang terlibat langsung baik dari segi waktu maupun dari segi ilmu. Bersama kekompakan kita bisa meraih prestasi ini. 

Saat dihubungi melalui whatsapp, koordinator MGMP Bahasa Indonesia, A. Mazhar, S.Ag. juga mengapresiasi prestasi yang diraih oleh MGMP Bahasa Indonesia MTs Liko, melalui pesan tertulisnya dalam WA grup MGMP Basindo MTs Liko.

"Alhamdulillah  MGMP Bahasa Indonesia hari ini telah membuktikan kehebatannya baik secara individu maupun secara kelompok, semoga untuk tahun 2022 ini ada karya yang lebih hebat lagi. Selamat untuk semuanya, semoga MGMP Bahasa Indonesia semakin hebat," harapnya. (Fei)

Lounching Buku Antalogi, MGMP Basindo MTs Liko Raih Piagam Penghargaan

Tuesday, February 1, 2022 : 3:22:00 PM


Limapuluh Kota, MuraiNews.com --Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Bahasa Indonesia (Basindo) tingkat MTs Lima Puluh Kota (Liko) membuktikan kepiawaiannya secara individu maupun secara  kelompok dengan karya dan prestasi.

Saat Tasyukuran HAB Kemenag RI ke 76 di Aula KanKemenag Liko, beberapa waktu lalu. louncing buku Antologi Pantun MGMP Bahasa Indonesian MTs bersama Kepala Kanmenag, Kasubag, kasi Penmad, serta Kepala MTs Se- Kabupaten Limapuluh Kota. 

Acara lounching yang ditandai dengan penyerahan buku antologi pantun kepada Kepala Kemenag Liko oleh ketua MGMP Basindo tingkat MTs Liko, Zakiah, S.S. 

Zakiah menjelaskan bahwa Buku Antologi pantun bertemakan "Pantun  madrasah hebat bermartabat". 

Buku ini berisikan pantun yang ditulis oleh peserta MGMP Basindo MTs Liko. Buku ini juga merupakan jawaban atas kepedulian peserta MGMP dalam upaya pelestarian pantun, apalagi kita  patut berbangga dengan ditetapkannya pantun sebagai warisan budaya tak benda oleh UNESCO pada 7 Desember  2020. 

Melalui buku ini diharapkan kita dapat melestarikan warisan budaya bangsa ini dan menjadi media pembelajaran ketika belajar pantun di madrasah. 

Sementara itu dalam acara, empat orang peserta  MGMP Bahasa Indonesia meraih  piagam penghargaan. Penghargaan diterima oleh Zakiah, S.S, Sasda Welif, S.Pd, dan Lusia Susilawati, S.Pd.I,  atas prestasi mereka dalam kategori Penulis Teraktif Alumni Sagu Sabu, Komunitas Penggiat Penulis Literasi (KPPL) Kemenag Liko.

Selain itu, Piagam penghargaan juga diterima  Yulfia Afaz, S.Pd. yang dinobatkan sebagai guru madrasah berprestasi  terbaik dua tingkat Lima Puluh Kota.

Saat ditemui, Yulfia Afaz menyampaikan rasa syukur serta menghimbau forum MGMP agar selalu mengejar prestasi kedepannya. 

"Alhamdulillah atas prestasi yang diterima oleh forum MGMP kita ini, perjuangan kita telah membuahkan hasil melalui prestasi baik secara individu maupun kelompok," ungkap Yulfia menyampikan. 

"Akan tetapi kita jangan cepat berpuas diri, kita harus memacu prestasi ke depannya dengan mengasilkan lebih banyak karya," ujar wanita yang sekarang mengabdikan dirinya di MTsN 3 Liko menambahkan. 

Lebih lanjut, Yulfia Afaz juga mengatakan bahwa  untuk pencapaian prestasi itu, semua tentunya diperlukan kerjasama dan kekompakan kita semua. Kita bisa menggapai ini semua tak lepas dari partisipasi anggota yang terlibat langsung baik dari segi waktu maupun dari segi ilmu. Bersama kekompakan kita bisa meraih prestasi ini. 

Saat dihubungi melalui whatsapp, koordinator MGMP Bahasa Indonesia, A. Mazhar, S.Ag. juga mengapresiasi prestasi yang diraih oleh MGMP Bahasa Indonesia MTs Liko, melalui pesan tertulisnya dalam WA grup MGMP Basindo MTs Liko.

"Alhamdulillah  MGMP Bahasa Indonesia hari ini telah membuktikan kehebatannya baik secara individu maupun secara kelompok, semoga untuk tahun 2022 ini ada karya yang lebih hebat lagi. Selamat untuk semuanya, semoga MGMP Bahasa Indonesia semakin hebat," harapnya. (Fei)