Kehabisan BBM, Tiga Warga Dilaporkan Hilang - MuraiNews | Informasi Dari Kita untuk Kita
arrow_upward
settings_brightness


MENTAWAI, MuraiNews.com -- Tiga orang warga yang dilaporkan hilang dilaut, akhirnya ditemukan terdampar dan selamat.

Tiga warga tersebut terdampar dan ditemukan oleh masyarakat Desa Maguiruk, Kecamatan Pagai Utara dalam kondisi selamat 4 Febuari 2022.


Berawal dari 2 boat berangkat dari Sikakap menuju Desa Bosua/Katiet, Sipora Selatan pada 2 Febuari 2022, pukul 08.00 WIB.

Dalam perjalanan pada pukul 11.00 WIB salah satu boat kehabisan Bahan Bakar Minyak (BBM). Kemudian boat yang satunya berusaha untuk melakukan penarikan, namun tidak berhasil. 

Untuk menghemat BBM boat pertama langsung bergerak menuju Katiet, Sipora Selatan untuk menjemput BBM.

Setelah kembali kelokasi, boat fiber verwarna putih dengan mesin 25 PK yang kehabisan BBM sudah tidak ditemukan lagi beserta tiga orang penumpangnya. 


Sementara itu posisi boat yang hilang berada dipertengahan antara Pulau Sikakap dan Pulau Sipora (Selat Sipora). Masyarakat yang mendapatkan laporan, langsung melakukan pencarian sampai hari Jumat, 4 Febuari 2022, namun belum mendapatkan tanda-tanda. 

Menyadari hal tersebut, Kepala Desa Bosua, Irman Jhon langsung melaporkan kejadian tersebut kepada Kantor Pencarian dan Pertolongan Mentawai, Jumat, 4 Febuari 2022 pukul 11.40 WIB. 

"Setelah menerima laporan, kami langsung melakukan operasi SAR kecelakaan kapal (perahu) terhadap masyarakat yang hilang kontak di perairan Selat Sipora, Kabupaten Kepulauan Mentawai dengan POB 3 orang," jelas Akmal, Kakansar Mentawai.(4/2/2022).

"Sampai dilokasi saat dalam pencarian, masyarakat yang terlibat dalam pencarian berhasil menemukan tiga warga yang dilaporkan hilang dalam kondisi selamat," ujar Akmal menambahkan keterangannya.

Operasi SAR Mentawai ke lokasi kejadian titik koordinat 2°23'29.85" S - 99°58'3.71" E, dengan estimasi waktu 1,5 jam dari dermaga Tuapejat. Tim SAR gabungan dengan menggunakan kapal KN SAR Ramawijaya 240 Mentawai bergerak menuju Last Known Position (LKP) 

Ikut dalam pencarian dan pertolongan, Tim Rescue SAR Mentawai, TNI, Polri, BPBD serta masyarakat. 

Pada TW 0204 1455 Ops SAR diusulkan untuk ditutup dan semua unsur kembali ke satuan masing-masing.

Sementara itu cuaca sampai saat ini berawan, dan kecepatan angin 2-8 Knots, serta tinggi gelombang 0,5-1,25 M. 

Lebih lanjut, Akmal menghimbau masyarakat pada saat ini cuaca masih sering ekstrim, masyarakat diharapkan selalu berhati-hati. (JJ)

Kehabisan BBM, Tiga Warga Dilaporkan Hilang

Friday, February 4, 2022 : 4:37:00 PM


MENTAWAI, MuraiNews.com -- Tiga orang warga yang dilaporkan hilang dilaut, akhirnya ditemukan terdampar dan selamat.

Tiga warga tersebut terdampar dan ditemukan oleh masyarakat Desa Maguiruk, Kecamatan Pagai Utara dalam kondisi selamat 4 Febuari 2022.


Berawal dari 2 boat berangkat dari Sikakap menuju Desa Bosua/Katiet, Sipora Selatan pada 2 Febuari 2022, pukul 08.00 WIB.

Dalam perjalanan pada pukul 11.00 WIB salah satu boat kehabisan Bahan Bakar Minyak (BBM). Kemudian boat yang satunya berusaha untuk melakukan penarikan, namun tidak berhasil. 

Untuk menghemat BBM boat pertama langsung bergerak menuju Katiet, Sipora Selatan untuk menjemput BBM.

Setelah kembali kelokasi, boat fiber verwarna putih dengan mesin 25 PK yang kehabisan BBM sudah tidak ditemukan lagi beserta tiga orang penumpangnya. 


Sementara itu posisi boat yang hilang berada dipertengahan antara Pulau Sikakap dan Pulau Sipora (Selat Sipora). Masyarakat yang mendapatkan laporan, langsung melakukan pencarian sampai hari Jumat, 4 Febuari 2022, namun belum mendapatkan tanda-tanda. 

Menyadari hal tersebut, Kepala Desa Bosua, Irman Jhon langsung melaporkan kejadian tersebut kepada Kantor Pencarian dan Pertolongan Mentawai, Jumat, 4 Febuari 2022 pukul 11.40 WIB. 

"Setelah menerima laporan, kami langsung melakukan operasi SAR kecelakaan kapal (perahu) terhadap masyarakat yang hilang kontak di perairan Selat Sipora, Kabupaten Kepulauan Mentawai dengan POB 3 orang," jelas Akmal, Kakansar Mentawai.(4/2/2022).

"Sampai dilokasi saat dalam pencarian, masyarakat yang terlibat dalam pencarian berhasil menemukan tiga warga yang dilaporkan hilang dalam kondisi selamat," ujar Akmal menambahkan keterangannya.

Operasi SAR Mentawai ke lokasi kejadian titik koordinat 2°23'29.85" S - 99°58'3.71" E, dengan estimasi waktu 1,5 jam dari dermaga Tuapejat. Tim SAR gabungan dengan menggunakan kapal KN SAR Ramawijaya 240 Mentawai bergerak menuju Last Known Position (LKP) 

Ikut dalam pencarian dan pertolongan, Tim Rescue SAR Mentawai, TNI, Polri, BPBD serta masyarakat. 

Pada TW 0204 1455 Ops SAR diusulkan untuk ditutup dan semua unsur kembali ke satuan masing-masing.

Sementara itu cuaca sampai saat ini berawan, dan kecepatan angin 2-8 Knots, serta tinggi gelombang 0,5-1,25 M. 

Lebih lanjut, Akmal menghimbau masyarakat pada saat ini cuaca masih sering ekstrim, masyarakat diharapkan selalu berhati-hati. (JJ)