Gubernur Sumbar : Soliditas Tingkat Nagari awal Kemajuan Daerah - MuraiNews | Informasi Dari Kita untuk Kita
arrow_upward
settings_brightness
Gubernur Sumbar Mahyeldi melantik
Zul Arfin Dt Parpatiah sebagai Ketua Umum Forum Wali Nagari Sumbar periode 2021-2024


PADANG, murainews.com -- Soliditas di tingkat Nagari/Desa dalam hal pengembangan potensi merupakan langkah awal untuk kemajuan kabupaten/kota hingga provinsi.

"Banyak hal-hal besar yang bermula dari nagari termasuk untuk tokoh-tokoh nasional asal Sumbar dalam perjuangan bangsa, awalnya tumbuh di Nagari. Kalau ada soliditas di nagari akan muncul lagi tokoh-tokoh nasional dari Sumbar," kata Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi saat pengukuhan Pengurus Forum Wali Nagari Sumbar periode 2021-2024 di Padang, Kamis (8/7/2021)

Karena itu Gubernur berpesan agar pengelolaan Nagari harus dilakukan secara baik dan sesuai dengan aturan yang berlaku.


"Kalau misalnya ada yang tidak dipahami Wali Nagari atau Kepala Desa jangan ragu untuk meminta konsultasi ke dinas terkait. Nanti akan dikirimkan orang-orang yang ahli untuk memberikan pelatihan agar pengelolaan Nagari bisa berjalan dengan maksimal," ucapnya.

Pengelolaan itu termasuk bentuk pengelolaan keuangan yang berpotensi besar untuk bisa menjerat Wali Nagari atau kepala desa dalam kasus hukum jika tidak dilakukan sesuai aturan.

Ia menilai sebagian besar kasus hukum yang terjadi di Nagari adalah karena ketidakmengertian Wali Nagari secara administrasi, bukan karena faktor kesengajaan. Hal ini jangan sampai terjadi pada kepemimpinan Wali Nagari yang dikukuhkan saat ini," kata Gubernur.

Setidaknya, kata Mahyeldi dibutuhkan Sekretaris Nagari yang benar-benar memahami alur keuangan sehingga bisa membuat pertanggungjawabkan semua kegiatan dengan baik. 

Forum Wali Nagari Sumbar yang dikukuhkan juga diharapkan bisa memberikan sharing informasi antara sesama Wali Nagari untuk bisa meningkatkan kualitas pengelolaan di daerah masing-masing.

"Bisa mempelajari keunggulan Nagari masing-masing untuk diimplentasikan di Nagari sendiri harus menjadi salah satu keuntungan dalam forum ini," ujarnya.

Dalam masa pandemi COVID-19  gubernur berpesan agar dana desa atau dana Nagari yang dialokasi sebanya 8 persen bisa danfaatkam untuk pengendalian penyebaran virus di tingkat Nagari misalnya dengan pembuatan isolasi Nagari. 

Sementara itu Ketua Forwana Sumbar 2021-2024, Zul Arfin Dt Parpatiah mengatakan organisasi tersebut bukanlah ormas, tetapi sebuah organisasi yang beranggotakan kepala pemerintahan di tingkat paling bawah.

Tujuannya adalah untuk bisa berkoordinasi dengan baik tingkat kabupaten/kota maupun provinsi untuk menjalankan program-program yang bisa mengembangkan Nagari. 

"Kami berterima kasih kepada Gubernur yang telah mengukuhkan kepengurusan Forum Wali Nagari Sumbar periode 2001-2024 ini. Mudah-mudahan kami bisa mengemban tugas dengan baik untuk membantu melaksanakan program-program pemerintah di tingkat Nagari," katanya. (nov)

Gubernur Sumbar : Soliditas Tingkat Nagari awal Kemajuan Daerah

Thursday, July 8, 2021 : 9:31:00 PM
Gubernur Sumbar Mahyeldi melantik
Zul Arfin Dt Parpatiah sebagai Ketua Umum Forum Wali Nagari Sumbar periode 2021-2024


PADANG, murainews.com -- Soliditas di tingkat Nagari/Desa dalam hal pengembangan potensi merupakan langkah awal untuk kemajuan kabupaten/kota hingga provinsi.

"Banyak hal-hal besar yang bermula dari nagari termasuk untuk tokoh-tokoh nasional asal Sumbar dalam perjuangan bangsa, awalnya tumbuh di Nagari. Kalau ada soliditas di nagari akan muncul lagi tokoh-tokoh nasional dari Sumbar," kata Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi saat pengukuhan Pengurus Forum Wali Nagari Sumbar periode 2021-2024 di Padang, Kamis (8/7/2021)

Karena itu Gubernur berpesan agar pengelolaan Nagari harus dilakukan secara baik dan sesuai dengan aturan yang berlaku.


"Kalau misalnya ada yang tidak dipahami Wali Nagari atau Kepala Desa jangan ragu untuk meminta konsultasi ke dinas terkait. Nanti akan dikirimkan orang-orang yang ahli untuk memberikan pelatihan agar pengelolaan Nagari bisa berjalan dengan maksimal," ucapnya.

Pengelolaan itu termasuk bentuk pengelolaan keuangan yang berpotensi besar untuk bisa menjerat Wali Nagari atau kepala desa dalam kasus hukum jika tidak dilakukan sesuai aturan.

Ia menilai sebagian besar kasus hukum yang terjadi di Nagari adalah karena ketidakmengertian Wali Nagari secara administrasi, bukan karena faktor kesengajaan. Hal ini jangan sampai terjadi pada kepemimpinan Wali Nagari yang dikukuhkan saat ini," kata Gubernur.

Setidaknya, kata Mahyeldi dibutuhkan Sekretaris Nagari yang benar-benar memahami alur keuangan sehingga bisa membuat pertanggungjawabkan semua kegiatan dengan baik. 

Forum Wali Nagari Sumbar yang dikukuhkan juga diharapkan bisa memberikan sharing informasi antara sesama Wali Nagari untuk bisa meningkatkan kualitas pengelolaan di daerah masing-masing.

"Bisa mempelajari keunggulan Nagari masing-masing untuk diimplentasikan di Nagari sendiri harus menjadi salah satu keuntungan dalam forum ini," ujarnya.

Dalam masa pandemi COVID-19  gubernur berpesan agar dana desa atau dana Nagari yang dialokasi sebanya 8 persen bisa danfaatkam untuk pengendalian penyebaran virus di tingkat Nagari misalnya dengan pembuatan isolasi Nagari. 

Sementara itu Ketua Forwana Sumbar 2021-2024, Zul Arfin Dt Parpatiah mengatakan organisasi tersebut bukanlah ormas, tetapi sebuah organisasi yang beranggotakan kepala pemerintahan di tingkat paling bawah.

Tujuannya adalah untuk bisa berkoordinasi dengan baik tingkat kabupaten/kota maupun provinsi untuk menjalankan program-program yang bisa mengembangkan Nagari. 

"Kami berterima kasih kepada Gubernur yang telah mengukuhkan kepengurusan Forum Wali Nagari Sumbar periode 2001-2024 ini. Mudah-mudahan kami bisa mengemban tugas dengan baik untuk membantu melaksanakan program-program pemerintah di tingkat Nagari," katanya. (nov)