Wakil Gubernur Audy Tebar 22 Ribu Benih Ikan Untuk Budidaya Ikan Air Tawar - MuraiNews | Informasi Dari Kita untuk Kita
arrow_upward
settings_brightness
Wagub Sumbar Audy Joinaldy tebar bibit ikan sebanyak 22 ribu ekor di saluran irigasi perairan umum Ikan Larangan di Nagari Aie Tajun Kecamtan Lubuk Alung Kabupaten Padang Pariaman. (foto : nov)


LB. ALUNG, murainews.com -- Wakil Gubernur Sumatera Barat menebar ribuan bibit ikan di saluran irigasi perairan umum Ikan Larangan di Nagari Aie Tajun Kecamtan Lubuk Alung Kabupaten Padang Pariaman, Rabu (30/6/2021). Hal ini sekaligus untuk membudidayakan ikan air tawar di daerah itu.

Sebanyak 22 ribu bibit ikan yang ditebar, adapun jenis ikan yaitu Nila sebanyak 12.000 ekor, Puyu 5.000 ekor, dan ikan Tawes sebanyak 5.000 ekor. Wagub Sumbar  menginginkan masyarakat mengembangkan ikan air tawar di sungai. 

"Ikan ini disebar agar nanti bisa dinikmati masyarakat sini. Apalagi ikan ini adalah ikan larangan yang bisa membantu masyarakat sekitar. Karena di sini ada potensi perairan, sayang jika tidak dimanfaatkan untuk perikanan," kata Audy Joinaldy.


Wagub Audy mengatakan semua potensi yang ada di nagari harus bisa dimanfaatkan untuk meningkatkan perekonomian masyarakat.

Ia berpesan untuk bisa menjaga dan mengelola ikan yang telah disebarkan tersebut, sekaligus memikirkan restokcking agar manfaatnya bisa dirasakan secara berkelanjutan.

"Ikan ini disebar agar nanti bisa dinikmati. Saya yakin dan percaya, bahwa kalian bisa menjaganya," ucapnya.

Bupati Padang Pariaman Suhatri Bur mengatakan sebagian besar masyarakat Nagari Aie Tajun Lubuk Alung sebenarnya adalah petani sawah. Namun belakangan sebagian pindah ke ladang jagung karena ada perusahaan yang bersedia menampung hasil produksi.

Perikanan adalah usaha bersama masyarakat nagari yang dipanen bersama sekali setahun pada momentum Maulid Nabi. 

"Karena ini adalah milik bersama, maka semua harus menjaga termasuk dalam hal pemeliharaan. Jangan setelah dilepas dibiarkan saja tanpa dipelihara," katanya.

Pada kesempatan itu ia juga menyampaikan terima kasih kepada Wagub Audy karena perhatiannya yang sangat besar pada masyarakat Padang Pariaman.

"Sebelumnya untuk peternakan ayam, Wagub juga bersedia untuk datang. Sekarang kembali menyerahkan bantuan pada masyarakat Padang Pariaman," sebutnya.

Ikut hadir dalam kegiatan itu Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Sumbar Yosmeri, Ketua DPRD Padang Pariaman, Camat Lubuk Alung, Forkopimca dan Wali Nagari Aie Tajun Lubuk Alung. (nov)

Wakil Gubernur Audy Tebar 22 Ribu Benih Ikan Untuk Budidaya Ikan Air Tawar

Wednesday, June 30, 2021 : 9:52:00 PM
Wagub Sumbar Audy Joinaldy tebar bibit ikan sebanyak 22 ribu ekor di saluran irigasi perairan umum Ikan Larangan di Nagari Aie Tajun Kecamtan Lubuk Alung Kabupaten Padang Pariaman. (foto : nov)


LB. ALUNG, murainews.com -- Wakil Gubernur Sumatera Barat menebar ribuan bibit ikan di saluran irigasi perairan umum Ikan Larangan di Nagari Aie Tajun Kecamtan Lubuk Alung Kabupaten Padang Pariaman, Rabu (30/6/2021). Hal ini sekaligus untuk membudidayakan ikan air tawar di daerah itu.

Sebanyak 22 ribu bibit ikan yang ditebar, adapun jenis ikan yaitu Nila sebanyak 12.000 ekor, Puyu 5.000 ekor, dan ikan Tawes sebanyak 5.000 ekor. Wagub Sumbar  menginginkan masyarakat mengembangkan ikan air tawar di sungai. 

"Ikan ini disebar agar nanti bisa dinikmati masyarakat sini. Apalagi ikan ini adalah ikan larangan yang bisa membantu masyarakat sekitar. Karena di sini ada potensi perairan, sayang jika tidak dimanfaatkan untuk perikanan," kata Audy Joinaldy.


Wagub Audy mengatakan semua potensi yang ada di nagari harus bisa dimanfaatkan untuk meningkatkan perekonomian masyarakat.

Ia berpesan untuk bisa menjaga dan mengelola ikan yang telah disebarkan tersebut, sekaligus memikirkan restokcking agar manfaatnya bisa dirasakan secara berkelanjutan.

"Ikan ini disebar agar nanti bisa dinikmati. Saya yakin dan percaya, bahwa kalian bisa menjaganya," ucapnya.

Bupati Padang Pariaman Suhatri Bur mengatakan sebagian besar masyarakat Nagari Aie Tajun Lubuk Alung sebenarnya adalah petani sawah. Namun belakangan sebagian pindah ke ladang jagung karena ada perusahaan yang bersedia menampung hasil produksi.

Perikanan adalah usaha bersama masyarakat nagari yang dipanen bersama sekali setahun pada momentum Maulid Nabi. 

"Karena ini adalah milik bersama, maka semua harus menjaga termasuk dalam hal pemeliharaan. Jangan setelah dilepas dibiarkan saja tanpa dipelihara," katanya.

Pada kesempatan itu ia juga menyampaikan terima kasih kepada Wagub Audy karena perhatiannya yang sangat besar pada masyarakat Padang Pariaman.

"Sebelumnya untuk peternakan ayam, Wagub juga bersedia untuk datang. Sekarang kembali menyerahkan bantuan pada masyarakat Padang Pariaman," sebutnya.

Ikut hadir dalam kegiatan itu Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Sumbar Yosmeri, Ketua DPRD Padang Pariaman, Camat Lubuk Alung, Forkopimca dan Wali Nagari Aie Tajun Lubuk Alung. (nov)