Lestarikan Budaya Minangkabau, Nasrul Abit Bangun Rumah Gadang Malintang Panai - MuraiNews | Informasi Dari Kita untuk Kita
arrow_upward
settings_brightness
Nasrul Abit melakukan peletakan batu pertama pembangunan rumah gadang Kaum Malintang Panai 


PESSEL, murainews.com -- Tokoh Sumatera Barat Nasrul Abit Datuak Malintang Panai meletakkan batu pertama pembangunan rumah gadang Kaum Malintang Panai di Kenagarian Air Haji, Kecamatan Linggo Sari Baganti, Sabtu pagi 10 April 2021.  

Wakil Gubernur Sumatera Barat periode  2016 - 2021 itu, mengajak seluruh dunsanak yang ada di ranah rantau maupun yang di kampung halaman, ikut serta berpartisipasi agar proses pembangunan cepat selesai.

"Hari ini, saya selaku Datuak Malintang Panai beserta seluruh kaum Melintang Panai, meletakkan batu pertama pembangunan rumah gadang kaum malintang Panai di Kenagarian Air Haji, Kecamatan Linggo Sari Baganti di Pesisir Selatan," kata Nasrul Abit, Sabtu 10 April 2021.


Nasrul Abit berharap, dengan adanya rumah gadang ini, dirinya dan kaum Malintang Panai serta masyarakat Air haji pada umumnya, dapat berbuat lebih banyak lagi dalam memberikan sumbangsih untuk melestarikan budaya kesenian tradisional seperti rabab, silek dan kesenian lainnya. Selain itu, kaum Malintang Panai juga bertekad mengembalikan nuansa kembali ke Surau.    

"Rumah Gadang ini nantinya, bisa kita kembangkan kesenian tradisional, seperti rabab, silek, dan kesenian Minangkabau lainnya," ucapnya. 

Nuansa kembali ke Surau bisa bangkitkan kembali. Kiranya, pembangunan rumah gadang ini nantinya bisa segera terlealisasikan. 


"Sehingga kami dari kaum Malintang Panai, juga ikut membantu pelestarian budaya Minangkabau yang ada, khususnya di Air Haji," ujar Nasrul Abit. 


Mengingat sebentar lagi bulan suci Ramadhan tiba, Nasrul Abit mewakili keluarga dan kaum Malintang Panai menyampaikan permohonan maaf jika ada kesalahan baik itu disengaja atau yang tidak disengaja. 

Ia mengajak seluruh masyarakat di Sumatera Barat untuk tetap mematuhi protokol kesehatan jika nanti melaksanakan ibadah shalat tarawih berjamaah di Masjid. 

“Soal shalat tarawih dan ibadah lainnya di bulan suci Ramadhan, kita tunggu instruksi pemerintah ya. Yang jelas, kita harus tetap berdisiplin mentaati protokol kesehatan karena pandemi sampai saat sekarang belum berakhir,” tutup Nasrul Abit. (nov)

Lestarikan Budaya Minangkabau, Nasrul Abit Bangun Rumah Gadang Malintang Panai

Saturday, April 10, 2021 : 9:28:00 PM
Nasrul Abit melakukan peletakan batu pertama pembangunan rumah gadang Kaum Malintang Panai 


PESSEL, murainews.com -- Tokoh Sumatera Barat Nasrul Abit Datuak Malintang Panai meletakkan batu pertama pembangunan rumah gadang Kaum Malintang Panai di Kenagarian Air Haji, Kecamatan Linggo Sari Baganti, Sabtu pagi 10 April 2021.  

Wakil Gubernur Sumatera Barat periode  2016 - 2021 itu, mengajak seluruh dunsanak yang ada di ranah rantau maupun yang di kampung halaman, ikut serta berpartisipasi agar proses pembangunan cepat selesai.

"Hari ini, saya selaku Datuak Malintang Panai beserta seluruh kaum Melintang Panai, meletakkan batu pertama pembangunan rumah gadang kaum malintang Panai di Kenagarian Air Haji, Kecamatan Linggo Sari Baganti di Pesisir Selatan," kata Nasrul Abit, Sabtu 10 April 2021.


Nasrul Abit berharap, dengan adanya rumah gadang ini, dirinya dan kaum Malintang Panai serta masyarakat Air haji pada umumnya, dapat berbuat lebih banyak lagi dalam memberikan sumbangsih untuk melestarikan budaya kesenian tradisional seperti rabab, silek dan kesenian lainnya. Selain itu, kaum Malintang Panai juga bertekad mengembalikan nuansa kembali ke Surau.    

"Rumah Gadang ini nantinya, bisa kita kembangkan kesenian tradisional, seperti rabab, silek, dan kesenian Minangkabau lainnya," ucapnya. 

Nuansa kembali ke Surau bisa bangkitkan kembali. Kiranya, pembangunan rumah gadang ini nantinya bisa segera terlealisasikan. 


"Sehingga kami dari kaum Malintang Panai, juga ikut membantu pelestarian budaya Minangkabau yang ada, khususnya di Air Haji," ujar Nasrul Abit. 


Mengingat sebentar lagi bulan suci Ramadhan tiba, Nasrul Abit mewakili keluarga dan kaum Malintang Panai menyampaikan permohonan maaf jika ada kesalahan baik itu disengaja atau yang tidak disengaja. 

Ia mengajak seluruh masyarakat di Sumatera Barat untuk tetap mematuhi protokol kesehatan jika nanti melaksanakan ibadah shalat tarawih berjamaah di Masjid. 

“Soal shalat tarawih dan ibadah lainnya di bulan suci Ramadhan, kita tunggu instruksi pemerintah ya. Yang jelas, kita harus tetap berdisiplin mentaati protokol kesehatan karena pandemi sampai saat sekarang belum berakhir,” tutup Nasrul Abit. (nov)