Hari Film Nasional, Nasir Ahmad Sukseskan Festival Film Dokumenter Sumbar 2021 - MuraiNews | Informasi Dari Kita untuk Kita
arrow_upward
settings_brightness


PADANG, murainews.com -- Dalam rangka Hari Film Nasional ke-71, jatuh pada tanggal 30 Maret 2021 Asisten III Sekretariat Daerah Provinsi Sumatera Barat Drs. Nasir Ahmad, M.Si mewakili Gubernur mengajak para sineas untuk berpartisipasi meramaikan Festival Film Dokumenter Sumbar bertajuk Dokufes 2021.

Dengan mengirimkan karya filmnya bertepatan dengan Hari Film Nasional ke-71, yang jatuh pada tanggal 30 Maret 2021. Pada kesempatan ini, saya mengimbau kepada seluruh sineas dan komunitas film untuk berpartisipasi dalam Dokufes 2021.

"Sebagai salah satu ruang film dokumenter yang ada di Sumbar dengan tema "Pahlawan Kebudayaan", hal ini dikatakan Nasir Ahmad memperingati Hari Film Nasional ke-71, di Padang, Selasa (30/3/2021).

Selanjutnya, tidak hanya bagi sineas saja,  juga tetapkan berbagai pihak agar dapat bersama-sama memajukan film Indonesia, sekaligus memaknai Hari Film Nasional ke-71. 

"Semoga film dokumenter di Indonesia, khususnya di Sumatera Barat dapat berkembang baik sehingga berfungsi sebagai media promosi bagi program-program pemerintah serta mengedukasi masyarakat mengenai informasi-informasi budaya," harap Nasir.

Lebih lanjut "Selamat Hari Film Nasional, Salam Budaya," ucap Nasir Ahmad.

Sedangkan menurut Kepala Dinas Kebudayaan Sumbar, Gemala Ranti juga menyebutkan, kegiatan Festival Film Dokumenter Sumatera Barat tersebut digelar sebagai upaya meningkatkan kualitas dan kreativitas para pembuat film dan komunitas film provinsi ini dan Indonesia pada umumnya.

"Festival Film Dokumenter ini sebagai media apresiasi, edukasi dan pengarsipan budaya yang merupakan salah satu upaya untuk mewujudkan ketahanan budaya," kata Gemala.

Dengan adanya festival tersebut, kata Gemala, dapat memberikan kesempatan bagi pembuat dan komunitas film untuk dapat berekspresi, berkreasi, dan berkarya dalam bidang seni perfilman.

"Dan akan menjadi solusi dari persoalan saat ini, serta program pemerintahan karena terkait dengan informasi dalam berbagai hal seperti persoalan pendidikan, seni dan budaya maupun kearifan lokal," ujar Gemala.

Sementara itu, Direktur Festival Dokufes 2021, Ella Angel juga mengatakan seluruh rangkaian Festival Film Dokumenter tersebut berlangsung mulai Maret hingga Oktober 2021, meliputi kegiatan pengenalan tentang Film Dokumenter yang sudah digelar di empat kota di Sumbar.

Yakni Padang Panjang, Payakumbuh, Solok, dan Padang. "Selain pengenalan kepada pelajar dan komunitas film, kita juga menggelar pelatihan bagaimana memproduksi sebuah film mulai dari dasar, dengan tetap menerapkan protokol kesehatan COVID-19," kata Ella.

Pelatihan produksi film itu, kata Ella, digelar bagi sineas dengan mendatangkan narasumber yang kompeten dan profesional, dengan maksud meningkatkan wawasan dalam pengelolaan manajemen serta kreativitas dalam membuat film/ produksi film.

"Workshop diadakan pada 24-25 April 2021 dengan jumlah peserta masing-masing 25 orang," katanya.

Sedangkan kompetisi film dokumenter, kata Ella, sudah dibuka mulai akhir Maret hingga Agustus 2021, yang nantinya akan dikurasi oleh kurator/tim program dan pihak Dinas Kebudayaan Sumbar.

Peserta yang bisa mengikuti kompetisi selain dari Sumbar juga dapat diikuti oleh seluruh sineas dan komunitas film di nusantara, yang dipilih oleh juri sejumlah film terbaik yang masuk nominasi dan menentukan lima finalis sebagai pemenang yang berhak mendapatkan uang pembinaan dengan jumlah total Rp 74 juta.

"Pada saat Grand Final juga diadakan pemutaran film nominasi peserta kemudian diskusi bersama juri dan kritikus film untuk mereview kembali resensi dari masing masing karya yang lolos menjadi nominasi," jelasnya. (nov)

Hari Film Nasional, Nasir Ahmad Sukseskan Festival Film Dokumenter Sumbar 2021

Wednesday, March 31, 2021 : 5:39:00 PM


PADANG, murainews.com -- Dalam rangka Hari Film Nasional ke-71, jatuh pada tanggal 30 Maret 2021 Asisten III Sekretariat Daerah Provinsi Sumatera Barat Drs. Nasir Ahmad, M.Si mewakili Gubernur mengajak para sineas untuk berpartisipasi meramaikan Festival Film Dokumenter Sumbar bertajuk Dokufes 2021.

Dengan mengirimkan karya filmnya bertepatan dengan Hari Film Nasional ke-71, yang jatuh pada tanggal 30 Maret 2021. Pada kesempatan ini, saya mengimbau kepada seluruh sineas dan komunitas film untuk berpartisipasi dalam Dokufes 2021.

"Sebagai salah satu ruang film dokumenter yang ada di Sumbar dengan tema "Pahlawan Kebudayaan", hal ini dikatakan Nasir Ahmad memperingati Hari Film Nasional ke-71, di Padang, Selasa (30/3/2021).

Selanjutnya, tidak hanya bagi sineas saja,  juga tetapkan berbagai pihak agar dapat bersama-sama memajukan film Indonesia, sekaligus memaknai Hari Film Nasional ke-71. 

"Semoga film dokumenter di Indonesia, khususnya di Sumatera Barat dapat berkembang baik sehingga berfungsi sebagai media promosi bagi program-program pemerintah serta mengedukasi masyarakat mengenai informasi-informasi budaya," harap Nasir.

Lebih lanjut "Selamat Hari Film Nasional, Salam Budaya," ucap Nasir Ahmad.

Sedangkan menurut Kepala Dinas Kebudayaan Sumbar, Gemala Ranti juga menyebutkan, kegiatan Festival Film Dokumenter Sumatera Barat tersebut digelar sebagai upaya meningkatkan kualitas dan kreativitas para pembuat film dan komunitas film provinsi ini dan Indonesia pada umumnya.

"Festival Film Dokumenter ini sebagai media apresiasi, edukasi dan pengarsipan budaya yang merupakan salah satu upaya untuk mewujudkan ketahanan budaya," kata Gemala.

Dengan adanya festival tersebut, kata Gemala, dapat memberikan kesempatan bagi pembuat dan komunitas film untuk dapat berekspresi, berkreasi, dan berkarya dalam bidang seni perfilman.

"Dan akan menjadi solusi dari persoalan saat ini, serta program pemerintahan karena terkait dengan informasi dalam berbagai hal seperti persoalan pendidikan, seni dan budaya maupun kearifan lokal," ujar Gemala.

Sementara itu, Direktur Festival Dokufes 2021, Ella Angel juga mengatakan seluruh rangkaian Festival Film Dokumenter tersebut berlangsung mulai Maret hingga Oktober 2021, meliputi kegiatan pengenalan tentang Film Dokumenter yang sudah digelar di empat kota di Sumbar.

Yakni Padang Panjang, Payakumbuh, Solok, dan Padang. "Selain pengenalan kepada pelajar dan komunitas film, kita juga menggelar pelatihan bagaimana memproduksi sebuah film mulai dari dasar, dengan tetap menerapkan protokol kesehatan COVID-19," kata Ella.

Pelatihan produksi film itu, kata Ella, digelar bagi sineas dengan mendatangkan narasumber yang kompeten dan profesional, dengan maksud meningkatkan wawasan dalam pengelolaan manajemen serta kreativitas dalam membuat film/ produksi film.

"Workshop diadakan pada 24-25 April 2021 dengan jumlah peserta masing-masing 25 orang," katanya.

Sedangkan kompetisi film dokumenter, kata Ella, sudah dibuka mulai akhir Maret hingga Agustus 2021, yang nantinya akan dikurasi oleh kurator/tim program dan pihak Dinas Kebudayaan Sumbar.

Peserta yang bisa mengikuti kompetisi selain dari Sumbar juga dapat diikuti oleh seluruh sineas dan komunitas film di nusantara, yang dipilih oleh juri sejumlah film terbaik yang masuk nominasi dan menentukan lima finalis sebagai pemenang yang berhak mendapatkan uang pembinaan dengan jumlah total Rp 74 juta.

"Pada saat Grand Final juga diadakan pemutaran film nominasi peserta kemudian diskusi bersama juri dan kritikus film untuk mereview kembali resensi dari masing masing karya yang lolos menjadi nominasi," jelasnya. (nov)