Satlantas Polres Padang Berhasil Gagalkan 32 Kilogram Ganja Siap Edar di Bengkulu - MuraiNews | Informasi Dari Kita untuk Kita
arrow_upward
settings_brightness


PADANG, murainews.com -- Sebanyak 32 kilogram ganja siap edar berhasil digagalkan Satlantas Polresta Padang, Rabu kemaren(10/2). Barang bukti ganja tersebut rencananya akan di edarkan ke Provinsi Bengkulu.

Kapolresta Padang Kombes Pol Imran Amir didampingi Kasat Resnarkoba Polresta Padang, AKP Dadang Iskandar, saat jumpa pers di Mapolresta Padang, Kamis (11/2/2021) mengatakan awal kejadian sekitar pukul 13.45 WIB bertempat di Simpang Ujung Gurun Kecamatan Padang Barat, Kota Padang, ditemukan oleh petugas dari kenderaan roda empat merk Calya warna hitam BA 1020 FC yang melanggar peraturan lalulintas dalam hal marka jalan.

Melihat gelagat yang mencurigakan itu, petugas mengejar kendaraan Calya hitam yang tengah melarikan diri ke arah Simpang Adabiah kemudian belok kiri ke arah jembatan Tamsis lalu masuk ke jalan bandar bekali. Sehingga kendaraan tersebut terjebak macet.

Setelah dilakukan pengecekan dan dilakukan penggeledahan mobil ditemukan satu paket besar dan satu paket plastik bening diduga narkotika jenis ganja. Setelah itu berlanjut dengan pemeriksaan terhadap ketiga pelaku. Mereka dua orang laki- dan satu perempuan berinisial D (33), AD (35) dan IPA (32). Namun pada saat dilakukan penilangan pelaku D melarikan diri.

"Karena D kabur kami lakukan pengejaran dan diketahui keberadaannya di Jalan Proklamasi Kelurahan Tarandam, dan dilakukan penggeledahan di rumah D. Ditemukan satu plastik warna biru, satu toples warna merah jambu dan 14 paket kecil ganja," ujarnya lagi.

Selanjutnya, penangkapan AD kasus pengembangan dari IPA dan dilakukan penggeledahan di rumahnya di Belakang Pasar Bandar Buat, sekitar pukul 16.00 WIB. Polisi berhasil menyita barang bukti 25 paket besar dan 2 paket kecil sedang diduga narkotika jenis ganja.

"Barang haram itu dipasok dari Panyambungan, Provinsi Medan. Ganja ini nantinya akan mereka edarkan di Bengkulu. Beruntung kami bisa gagalkan," ucap Imran.

Atas perbuatannya, ketiga pelaku dikenakan pasal 114 ayat (2) Jo 111 ayat (2) Jo 132 ayat (1) UU RI nomor 35 Tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman paling singkat 6 tahun dan paling lama 20 tahun penjara. (nov)

Satlantas Polres Padang Berhasil Gagalkan 32 Kilogram Ganja Siap Edar di Bengkulu

Thursday, February 11, 2021 : 4:18:00 PM


PADANG, murainews.com -- Sebanyak 32 kilogram ganja siap edar berhasil digagalkan Satlantas Polresta Padang, Rabu kemaren(10/2). Barang bukti ganja tersebut rencananya akan di edarkan ke Provinsi Bengkulu.

Kapolresta Padang Kombes Pol Imran Amir didampingi Kasat Resnarkoba Polresta Padang, AKP Dadang Iskandar, saat jumpa pers di Mapolresta Padang, Kamis (11/2/2021) mengatakan awal kejadian sekitar pukul 13.45 WIB bertempat di Simpang Ujung Gurun Kecamatan Padang Barat, Kota Padang, ditemukan oleh petugas dari kenderaan roda empat merk Calya warna hitam BA 1020 FC yang melanggar peraturan lalulintas dalam hal marka jalan.

Melihat gelagat yang mencurigakan itu, petugas mengejar kendaraan Calya hitam yang tengah melarikan diri ke arah Simpang Adabiah kemudian belok kiri ke arah jembatan Tamsis lalu masuk ke jalan bandar bekali. Sehingga kendaraan tersebut terjebak macet.

Setelah dilakukan pengecekan dan dilakukan penggeledahan mobil ditemukan satu paket besar dan satu paket plastik bening diduga narkotika jenis ganja. Setelah itu berlanjut dengan pemeriksaan terhadap ketiga pelaku. Mereka dua orang laki- dan satu perempuan berinisial D (33), AD (35) dan IPA (32). Namun pada saat dilakukan penilangan pelaku D melarikan diri.

"Karena D kabur kami lakukan pengejaran dan diketahui keberadaannya di Jalan Proklamasi Kelurahan Tarandam, dan dilakukan penggeledahan di rumah D. Ditemukan satu plastik warna biru, satu toples warna merah jambu dan 14 paket kecil ganja," ujarnya lagi.

Selanjutnya, penangkapan AD kasus pengembangan dari IPA dan dilakukan penggeledahan di rumahnya di Belakang Pasar Bandar Buat, sekitar pukul 16.00 WIB. Polisi berhasil menyita barang bukti 25 paket besar dan 2 paket kecil sedang diduga narkotika jenis ganja.

"Barang haram itu dipasok dari Panyambungan, Provinsi Medan. Ganja ini nantinya akan mereka edarkan di Bengkulu. Beruntung kami bisa gagalkan," ucap Imran.

Atas perbuatannya, ketiga pelaku dikenakan pasal 114 ayat (2) Jo 111 ayat (2) Jo 132 ayat (1) UU RI nomor 35 Tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman paling singkat 6 tahun dan paling lama 20 tahun penjara. (nov)