Terima Bantuan Stimulus Pemulihan Ekonomi, Pokdarwis Harus Wujudkan Rasa Aman Dan Nyaman Bagi Wisatawan - MuraiNews | Informasi Dari Kita untuk Kita
arrow_upward
settings_brightness

 



MENTAWAI, murainews.com -- Menghadapi kesulitan dalam masa pandemi corona virus disease (covid-19), Pemerintah Daerah Kabupaten Kepulauan Mentawai melalui Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olah Raga (Disparpora) salurkan bantuan stimulus pemulihan ekonomi bagi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) sektor pariwisata.


Bantuan 3 paket bagi 3 kelompok sadar wisata (pokdarwis), yakni 1 pokdarwis Jati dan 2 pokdarwis Mapaddegat dengan jumlah total berupa 12 etalase, 12 meja beserta kursi, 12 tenda dan 12 payung ini diserahkan langsung oleh Bupati Yudas Sabaggalet secara simbolis di kawasan wisata Taman Mapaddegat, Rabu (23/12/2020).




Bantuan ini bertujuan untuk meningkatkan pemulihan ekonomi masyarakat serta membantu untuk meningkatkan dalam dalam penerapan protokol kesehatan di destinasi wisata. 

Langkah ini diharapkan dapat menciptakan rasa aman dan nyaman bagi wisatawan dan sekaligus untuk membantu industri pariwisata agar bisa bertahan di tengah pandemi ini. 


"Tujuan utama dari bantuan ini yaitu untuk membantu masyarakat dalam pemulihan ekonominya, karena selama masa pandemi ini pendapatan masyarakat sangat jauh berkurang," ungkap Bupati Kabupaten Kepulauan Mentawai, Yudas Sabaggalet saat konferensi pers.(23/12)




Selain itu Bupati Yudas juga mengatakan bahwa hal ini juga bertujuan untuk membantu pemerintah daerah serta industri kepariwisataan yang mengalami gangguan keuangan serta penurunan pendapatan asli daerah (PAD) akibat pandemi covid-19. 


"Masyarakat dan kita semua harus selalu disiplin dalam menjalankan protokol kesehatan serta menjaga kebersihan, ini untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat," kata Bupati Yudas kemudian. 




"Jaga kebersihan dan keamanan agar wisatawan juga merasa nyaman berwisata di Mentawai, supaya wisatawan pulang dari Mentawai bisa menceritakan pengalaman baik kepada orang lain," ujarnya menambahkan. 


Saat yang sama, Kepala Dinas Disparpora Mentawai, Joni Anwar mengatakan bahwa diharapkan pemerintah daerah memperoleh informasi terkait teknis hibah pariwisata pengelolaan hibah pariwisata pada pemerintah daerah, pengelolaan dan pelaporan keuangan serta teknis penyaluran dana hibah tersebut," imbuh Joni Anwar menjelaskan. 




"Kami dari dinas akan menelusuri ke provinsi dan pusat terkait adanya dana hibah pariwisata dalam pemulihan ekonomi masyarakat, jika memang ada, kita 'akan upayakan nanti, selain itu, kami juga akan cari informasi terkait program sertifikasi HCSE secara gratis bagi pelaku usaha wisata dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif," imbuhnya. 


"Semoga hal ini dapat membangkitkan gairah pelaku usaha UMKM di lokasi wisata yang sempat terhenti selama masa pandemi. mudah-mudahan bisa meningkatkan kembali ekonomi masyarakat," ujarnya menambahkan. 




Pada tempat yang sama, Sekretaris Disparpora Kabupaten Kepulauan Mentawai, Aban Barnabas menyampaikan bahwa Disparpora Mentawai bertekad untuk mewujudkan kawasan wisata yang selalu menjaga kebersihan, kesehatan, keamanan dan lingkungan yang lestari. 




"Pada tempat-tempat wisata juga akan diterapkan protokol kesehatan bagi siapapun yang datang ke lokasi, seperti sarana cuci tangan, hand sanitizer, menggunakan masker, dan menjaga jarak," ujar Aban Barnabas menerangkan. 


"Ini agar setiap wisatawan dan pengunjung merasakan aman dan nyaman, sekaligus membiasakan penerapan protokol kesehatan dalam pelaksanaan adaptasi kebiasaan baru," ulasnya kemudian.




Siti Hajar, salah seorang anggota pokdarwis di kawasan wisata kampung Jati terlihat sangat antusias dengan adanya bantuan ini, karena berharap bisa meningkatkan daya jual makanan dan minuman ditempatnya.


"Dampak selama ada covid-19 terhadap penjualan kami sangat terasa sekali, masyarakat yang belanja semakin berkurang, sementara kebutuhan kami semakin meningkat, hanya sedikit pengnjung yang datang berwisata kesini," ujar Siti Hajar mengatakan. 




"Kondisi ini akibat dengan adanya pembatasan terhadap masyarakat, harapannya semoga bisa lebih baik lagi dan covid-19 ini cepat habis," ujar Siti Hajar. 




Demi menjaga kedisiplinan protokol kesehatan dalam acara serah terima bantuan ini, pihak Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olah Raga juga membagi-bagikan masker, hand sanitizer, field shield dan tissue kepada anggota pokdarwis dan masyarakat.


Ikut serta hadir saat serah terima bantuan bagi Pokdarwis, Komandan Kodim 0319/Mentawai, Letkol Czi Bagus Mardyanto, Wakapolres Kepulauan Mentawai, Kompol B. Simanjuntak, BRI, BNI dan BPD. (JJ)

Terima Bantuan Stimulus Pemulihan Ekonomi, Pokdarwis Harus Wujudkan Rasa Aman Dan Nyaman Bagi Wisatawan

Thursday, December 24, 2020 : 11:39:00 AM

 



MENTAWAI, murainews.com -- Menghadapi kesulitan dalam masa pandemi corona virus disease (covid-19), Pemerintah Daerah Kabupaten Kepulauan Mentawai melalui Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olah Raga (Disparpora) salurkan bantuan stimulus pemulihan ekonomi bagi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) sektor pariwisata.


Bantuan 3 paket bagi 3 kelompok sadar wisata (pokdarwis), yakni 1 pokdarwis Jati dan 2 pokdarwis Mapaddegat dengan jumlah total berupa 12 etalase, 12 meja beserta kursi, 12 tenda dan 12 payung ini diserahkan langsung oleh Bupati Yudas Sabaggalet secara simbolis di kawasan wisata Taman Mapaddegat, Rabu (23/12/2020).




Bantuan ini bertujuan untuk meningkatkan pemulihan ekonomi masyarakat serta membantu untuk meningkatkan dalam dalam penerapan protokol kesehatan di destinasi wisata. 

Langkah ini diharapkan dapat menciptakan rasa aman dan nyaman bagi wisatawan dan sekaligus untuk membantu industri pariwisata agar bisa bertahan di tengah pandemi ini. 


"Tujuan utama dari bantuan ini yaitu untuk membantu masyarakat dalam pemulihan ekonominya, karena selama masa pandemi ini pendapatan masyarakat sangat jauh berkurang," ungkap Bupati Kabupaten Kepulauan Mentawai, Yudas Sabaggalet saat konferensi pers.(23/12)




Selain itu Bupati Yudas juga mengatakan bahwa hal ini juga bertujuan untuk membantu pemerintah daerah serta industri kepariwisataan yang mengalami gangguan keuangan serta penurunan pendapatan asli daerah (PAD) akibat pandemi covid-19. 


"Masyarakat dan kita semua harus selalu disiplin dalam menjalankan protokol kesehatan serta menjaga kebersihan, ini untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat," kata Bupati Yudas kemudian. 




"Jaga kebersihan dan keamanan agar wisatawan juga merasa nyaman berwisata di Mentawai, supaya wisatawan pulang dari Mentawai bisa menceritakan pengalaman baik kepada orang lain," ujarnya menambahkan. 


Saat yang sama, Kepala Dinas Disparpora Mentawai, Joni Anwar mengatakan bahwa diharapkan pemerintah daerah memperoleh informasi terkait teknis hibah pariwisata pengelolaan hibah pariwisata pada pemerintah daerah, pengelolaan dan pelaporan keuangan serta teknis penyaluran dana hibah tersebut," imbuh Joni Anwar menjelaskan. 




"Kami dari dinas akan menelusuri ke provinsi dan pusat terkait adanya dana hibah pariwisata dalam pemulihan ekonomi masyarakat, jika memang ada, kita 'akan upayakan nanti, selain itu, kami juga akan cari informasi terkait program sertifikasi HCSE secara gratis bagi pelaku usaha wisata dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif," imbuhnya. 


"Semoga hal ini dapat membangkitkan gairah pelaku usaha UMKM di lokasi wisata yang sempat terhenti selama masa pandemi. mudah-mudahan bisa meningkatkan kembali ekonomi masyarakat," ujarnya menambahkan. 




Pada tempat yang sama, Sekretaris Disparpora Kabupaten Kepulauan Mentawai, Aban Barnabas menyampaikan bahwa Disparpora Mentawai bertekad untuk mewujudkan kawasan wisata yang selalu menjaga kebersihan, kesehatan, keamanan dan lingkungan yang lestari. 




"Pada tempat-tempat wisata juga akan diterapkan protokol kesehatan bagi siapapun yang datang ke lokasi, seperti sarana cuci tangan, hand sanitizer, menggunakan masker, dan menjaga jarak," ujar Aban Barnabas menerangkan. 


"Ini agar setiap wisatawan dan pengunjung merasakan aman dan nyaman, sekaligus membiasakan penerapan protokol kesehatan dalam pelaksanaan adaptasi kebiasaan baru," ulasnya kemudian.




Siti Hajar, salah seorang anggota pokdarwis di kawasan wisata kampung Jati terlihat sangat antusias dengan adanya bantuan ini, karena berharap bisa meningkatkan daya jual makanan dan minuman ditempatnya.


"Dampak selama ada covid-19 terhadap penjualan kami sangat terasa sekali, masyarakat yang belanja semakin berkurang, sementara kebutuhan kami semakin meningkat, hanya sedikit pengnjung yang datang berwisata kesini," ujar Siti Hajar mengatakan. 




"Kondisi ini akibat dengan adanya pembatasan terhadap masyarakat, harapannya semoga bisa lebih baik lagi dan covid-19 ini cepat habis," ujar Siti Hajar. 




Demi menjaga kedisiplinan protokol kesehatan dalam acara serah terima bantuan ini, pihak Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olah Raga juga membagi-bagikan masker, hand sanitizer, field shield dan tissue kepada anggota pokdarwis dan masyarakat.


Ikut serta hadir saat serah terima bantuan bagi Pokdarwis, Komandan Kodim 0319/Mentawai, Letkol Czi Bagus Mardyanto, Wakapolres Kepulauan Mentawai, Kompol B. Simanjuntak, BRI, BNI dan BPD. (JJ)