Nyaris Gagal Wakili Sumbar, Yunia Berhasil Raih Juara II MTQ Nasional - MuraiNews | Informasi Dari Kita untuk Kita
arrow_upward
settings_brightness



PADANG, murainews.com -- Nama Yunia Safitri yang sempat menjadi viral dipemberitaan, disebabkan namanya mendadak hilang dari daftar kafilah Sumatera Barat (Sumbar) dari Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) Tingkat Nasional ke XXVIII tahun 2020. Ia tidak bisa mengikuti Training Center (TC) tahap kedua.


Berkat kegigihannya ia berhasil menjadi peserta MTQ Nasional 2020 kafilah Sumbar. Namun siapa sangka ia justru meraih juara II cabang Tilawah Tingkat Remaja dan bisa mengharumkan nama Ranah Minang.




Yunia Safitri, qoriah asal kabupaten Dharmasraya ini, sempat menangis haru mendengar namanya masuk terbaik kedua, saat dibacakan langsung oleh Ketua Dewan Hakim, M. Roem Rawi berdasarkan Surat Keputusan Dewan Hakim Nomor: 02/Kep.DH/MTQN/-XXVIII/2020 pada acara penutupan MTQ Nasional ke XXVIII, Jumat, (20/11/2020).


Ia meraih nilai 94,75. Sementara Juara I MTQ Nasional Cabang Tilawah Tingkat Remaja diraih atas nama Zulaikha, qoriah asal Kepulauan Riau dengan nilai 95,2. Lalu Juara III diraih oleh Wahyu Rumiati, qoriah asal DKI Jakarta dengan nilai 93,83.




"Alhamdulillah, Allah telah menunjukan kebesarannya, akhirnya saya bisa memberikan yang terbaik bagi Sumbar, walaupun bukan juara satu," ucap Yunia usai acara pelepasan kepulangan Kafilah Sumbar oleh Gubernur Sumbar di Hotel Pangeran Beach, Sabtu (21/11/2020).


Selain itu Yunia mengucapkan terima kasih pada masyarakat Sumbar yang telah mendukungnya, sehingga berhasil meraih juara dua dan turut membawa Sumatera Barat (Sumbar) menjadi juara umum.


"Pertama kali saya bersyukur kepada Allah SWT atas kesempatan ini. Alhamdulillah berkat dukungan orangtua, pelatih, guru dan seluruh pihak yang telah membantu Nia dalam MTQ ini," kata Nia.


Saat ini Yunia menempuh kuliah S2 Pendidikan Ekonomi di Universitas Negeri Padang. Untuk proyeksi ke depannya, ia akan terus meningkatkan kemampuanya dalam membaca Al-qur'an. Apalagi untuk pada MTQ  tahun 2022 tidak bisa lagi ikut cabang remaja. (nov)

Nyaris Gagal Wakili Sumbar, Yunia Berhasil Raih Juara II MTQ Nasional

Saturday, November 21, 2020 : 4:07:00 PM



PADANG, murainews.com -- Nama Yunia Safitri yang sempat menjadi viral dipemberitaan, disebabkan namanya mendadak hilang dari daftar kafilah Sumatera Barat (Sumbar) dari Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) Tingkat Nasional ke XXVIII tahun 2020. Ia tidak bisa mengikuti Training Center (TC) tahap kedua.


Berkat kegigihannya ia berhasil menjadi peserta MTQ Nasional 2020 kafilah Sumbar. Namun siapa sangka ia justru meraih juara II cabang Tilawah Tingkat Remaja dan bisa mengharumkan nama Ranah Minang.




Yunia Safitri, qoriah asal kabupaten Dharmasraya ini, sempat menangis haru mendengar namanya masuk terbaik kedua, saat dibacakan langsung oleh Ketua Dewan Hakim, M. Roem Rawi berdasarkan Surat Keputusan Dewan Hakim Nomor: 02/Kep.DH/MTQN/-XXVIII/2020 pada acara penutupan MTQ Nasional ke XXVIII, Jumat, (20/11/2020).


Ia meraih nilai 94,75. Sementara Juara I MTQ Nasional Cabang Tilawah Tingkat Remaja diraih atas nama Zulaikha, qoriah asal Kepulauan Riau dengan nilai 95,2. Lalu Juara III diraih oleh Wahyu Rumiati, qoriah asal DKI Jakarta dengan nilai 93,83.




"Alhamdulillah, Allah telah menunjukan kebesarannya, akhirnya saya bisa memberikan yang terbaik bagi Sumbar, walaupun bukan juara satu," ucap Yunia usai acara pelepasan kepulangan Kafilah Sumbar oleh Gubernur Sumbar di Hotel Pangeran Beach, Sabtu (21/11/2020).


Selain itu Yunia mengucapkan terima kasih pada masyarakat Sumbar yang telah mendukungnya, sehingga berhasil meraih juara dua dan turut membawa Sumatera Barat (Sumbar) menjadi juara umum.


"Pertama kali saya bersyukur kepada Allah SWT atas kesempatan ini. Alhamdulillah berkat dukungan orangtua, pelatih, guru dan seluruh pihak yang telah membantu Nia dalam MTQ ini," kata Nia.


Saat ini Yunia menempuh kuliah S2 Pendidikan Ekonomi di Universitas Negeri Padang. Untuk proyeksi ke depannya, ia akan terus meningkatkan kemampuanya dalam membaca Al-qur'an. Apalagi untuk pada MTQ  tahun 2022 tidak bisa lagi ikut cabang remaja. (nov)