Mentawai Sewa Hotel Dan Wisma Untuk Ruang Isolasi Bagi Pasien Covid-19 - MuraiNews | Informasi Dari Kita untuk Kita
arrow_upward
settings_brightness



MENTAWAI, murainews.com -- Satuan Tugas (Satgas)  penanganan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) dalam upaya penanganan dan pemulihan pasien yang terkonfirmasi positif Covid-19, pemerintah daerah Kabupaten Kepulauan Mentawai telah menganggarkan dana sebesar Rp 305.800.000 untuk menyewa Hotel dan Wisma sebagai tempat isolasi untuk  pemulihan pasien positif covid-19.


Hal ini bentuk keseriusan Pemerintah Daerah Mentawai dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat untuk memerangi covid-19. 


Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (Kalaksa BPBD) Kabupaten Kepulauan Mentawai, Novriadi S.P mengatakan bahwa Hotel dan Wisma yang disewa oleh Pemerintah Daerah Mentawai berada di dua Kecamatan, yaitu di Hotel Turonia, Desa Tuapeijat, Kecamatan Sipora Utara dan Wisma Lestari, Desa Sikakap, Kecamatan Sikakap. Pernyataan ini disampaikan menjawab pertanyaan awak media saat Konferensi pers di Aula sekretariat Daerah Mentawai, Sabtu sore (21/11) bersama sejumlah awak media.


"Melihat kasus positif Covid-19 yang terjadi peningkatan terus, untuk itu pemerintah mengambil kebijakan untuk mengontrak hotel dan wisma untuk percepatan pemulihan pasien," ujar Novriadi menyampaikan.(21/11)


"Untuk Hotel Turonia kita kontrak sebesar Rp 150 ribu/kamar/hari dan sudah termasuk pajak, dengan jumlah 26 kamar, Wisma Lestari ada 14 kamar dengan harga Rp 171 ribu/kamar/hari," imbuhnya menambahkan.


Ia menyebutkan Wisma Lestari dikontrak selama satu bulan sejak 14 November hingga 14 Desember 2020 mendatang dengan nilai kontrak Rp 71,8 Juta lebih, berbeda dengan nilai kontrak Hotel Turonia selama dua bulan yaitu Rp 234 Juta sudah termasuk pajak. Beberapa kamar diisi oleh petugas medis yang melakukan pengecekan kesehatan pasien. 


Setelah melakukan evaluasi, Satgas Covid-2019 Mentawai menemukan beberapa persoalan pada fasilitas khusus ruang isolasi di Homestay Mapaddegat sudah tidak efektif lagi.


"Kita dari pemerintah melihat Fasilitas Khusus Homestay Mapaddegat tidak layak dijadikan sebagai ruang isolasi, karena terjadi kondisi tempat dan lingkungan yang tidak nyaman, seperti kesulitan air bersih, untuk memberikan rasa nyaman kita menyewa hotel, memang kalau kita melihat wisma lestari tidak ideal untuk dijadikan ruang isolasi, karena dekat dengan pemukiman penduduk, tetapi kita tidak punya pilihan lain," ungkap Novriadi. 


Anggaran untuk sewa hotel dan wisma bersumber dari dana Biaya Tak Terduga (BTT) yang berada di BPBD.


Lebih lanjut, Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Mentawai Lahmuddin Siregar mengatakan bahwa update Covid-19 perkembangan kasus Covid-19 Mentawai tertanggal 21 November 2020 telah mencapai angka 183 kasus terkonfirmasi positif Covid-19, dengan adanya penambahan 5 kasus baru positif Covid-19, Sabtu 21 November 2020.


"Informasi terkait penanganan kasus Covid-19 di Mentawai saat ini, total kasus terkonfirmasi sudah mencapai 183 orang dan yang dinyatakan sembuh 147 orang, pasien yang masih dirawat atau diisolasi sebanyak 36 orang dan pasien dirawat dibeberapa tempat atau fasilitas yang disiapkan," pungkas Lahmuddin saat  konferensi pers tersebut. (JJ)

Mentawai Sewa Hotel Dan Wisma Untuk Ruang Isolasi Bagi Pasien Covid-19

Sunday, November 22, 2020 : 6:39:00 PM



MENTAWAI, murainews.com -- Satuan Tugas (Satgas)  penanganan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) dalam upaya penanganan dan pemulihan pasien yang terkonfirmasi positif Covid-19, pemerintah daerah Kabupaten Kepulauan Mentawai telah menganggarkan dana sebesar Rp 305.800.000 untuk menyewa Hotel dan Wisma sebagai tempat isolasi untuk  pemulihan pasien positif covid-19.


Hal ini bentuk keseriusan Pemerintah Daerah Mentawai dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat untuk memerangi covid-19. 


Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (Kalaksa BPBD) Kabupaten Kepulauan Mentawai, Novriadi S.P mengatakan bahwa Hotel dan Wisma yang disewa oleh Pemerintah Daerah Mentawai berada di dua Kecamatan, yaitu di Hotel Turonia, Desa Tuapeijat, Kecamatan Sipora Utara dan Wisma Lestari, Desa Sikakap, Kecamatan Sikakap. Pernyataan ini disampaikan menjawab pertanyaan awak media saat Konferensi pers di Aula sekretariat Daerah Mentawai, Sabtu sore (21/11) bersama sejumlah awak media.


"Melihat kasus positif Covid-19 yang terjadi peningkatan terus, untuk itu pemerintah mengambil kebijakan untuk mengontrak hotel dan wisma untuk percepatan pemulihan pasien," ujar Novriadi menyampaikan.(21/11)


"Untuk Hotel Turonia kita kontrak sebesar Rp 150 ribu/kamar/hari dan sudah termasuk pajak, dengan jumlah 26 kamar, Wisma Lestari ada 14 kamar dengan harga Rp 171 ribu/kamar/hari," imbuhnya menambahkan.


Ia menyebutkan Wisma Lestari dikontrak selama satu bulan sejak 14 November hingga 14 Desember 2020 mendatang dengan nilai kontrak Rp 71,8 Juta lebih, berbeda dengan nilai kontrak Hotel Turonia selama dua bulan yaitu Rp 234 Juta sudah termasuk pajak. Beberapa kamar diisi oleh petugas medis yang melakukan pengecekan kesehatan pasien. 


Setelah melakukan evaluasi, Satgas Covid-2019 Mentawai menemukan beberapa persoalan pada fasilitas khusus ruang isolasi di Homestay Mapaddegat sudah tidak efektif lagi.


"Kita dari pemerintah melihat Fasilitas Khusus Homestay Mapaddegat tidak layak dijadikan sebagai ruang isolasi, karena terjadi kondisi tempat dan lingkungan yang tidak nyaman, seperti kesulitan air bersih, untuk memberikan rasa nyaman kita menyewa hotel, memang kalau kita melihat wisma lestari tidak ideal untuk dijadikan ruang isolasi, karena dekat dengan pemukiman penduduk, tetapi kita tidak punya pilihan lain," ungkap Novriadi. 


Anggaran untuk sewa hotel dan wisma bersumber dari dana Biaya Tak Terduga (BTT) yang berada di BPBD.


Lebih lanjut, Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Mentawai Lahmuddin Siregar mengatakan bahwa update Covid-19 perkembangan kasus Covid-19 Mentawai tertanggal 21 November 2020 telah mencapai angka 183 kasus terkonfirmasi positif Covid-19, dengan adanya penambahan 5 kasus baru positif Covid-19, Sabtu 21 November 2020.


"Informasi terkait penanganan kasus Covid-19 di Mentawai saat ini, total kasus terkonfirmasi sudah mencapai 183 orang dan yang dinyatakan sembuh 147 orang, pasien yang masih dirawat atau diisolasi sebanyak 36 orang dan pasien dirawat dibeberapa tempat atau fasilitas yang disiapkan," pungkas Lahmuddin saat  konferensi pers tersebut. (JJ)