Arak-arakan BABAKO Menggunakan Bendi Meriahkan Baralek Irwan Prayitno - MuraiNews | Informasi Dari Kita untuk Kita
arrow_upward
settings_brightness



PADANG, murainews.com -- Setelah melangsungkan Batagak Gala, Minggu pagi ini (7/11/2020). Putra keenam Prof. Dr. H. Irwan Prayitno, Psi, M.Sc Datuak Rajo Bandaro Basa dan Hj. Nevi Zuairina melakukan prosesi turun Bako atau hantaran baralek dari keluarga Ayah.


Pasalnya Ibrahim Irwan, ST Bagala Rajo Indo Sutan bersama telah resmi menikahi Nabila Amanda, B.Commun, S.Sos Putri Kedua H. Makky Ananda, SH, MM dan Mira Zauti Thahir di Jakarta pada 30 Agus 2020 yang lalu.


Sesuai dengan adat Minangkabau BABAKO, rombongan "induak bako" atau saudara perempuan dari pihak ayah di Minangkabau berjalan sambil membawa persyaratan adat menuju rumah "anak pisang" atau anak dari saudara laki-laki ibu dengan menggunakan Babendi-bendi (lima kereta kuda) berarak-arakan dari Rumah Gadang Taratak Paneh, Korong Gadang, Kecamatan Kuranji menuju ketempat acara, yaitu Auditorium Gubernuran, Padang, Sumatera Barat.




Terlihat dalam prosesi turun bako ini, pasangan pengantin dijemput kalangan ibu-ibu dari keluarga sesuku Irwan Prayitno yang bagala Datuak Rajo Bandaro Basa yang membawa hantaran. 


Irwan Prayitno menjelaskan, resepsi Babako ini menerapkan protokol kesehatan pencegahan virus Corona (Covid-19). Setiap tamu yang datang di cek suhu badannya menggunakan thermogun, wajib pakai masker, mencuci tangan dan jaga jarak.


"Di era pandemi, tidak ada aktivitas tanpa risiko. Makanya kami melakukan penerapan protokol kesehatan yang sangat ketat. Kami tidak banyak mengundang orang, selain keluarga inti, kerabat, orang-orang terdekat dan kepala OPD di lingkungan Pemprov Sumbar," ungkap Irwan Prayitno.




Walaupun suasana pesta pada pandemi Covid-19, terpancar dari wajah keluarga kedua mempelai sangat senang saat satu persatu para undangan memberikan ucapan selamat dengan memberikan salam santun tanpa bersentuhan dan berjarak.


 Di dalam ruangan, tamu undangan diminta tetap duduk di kursi dengan jarak lebih dari satu meter. Makanan berupa nasi kotak dibawa pulang, karena panitia tidak menyediakan meja. 


"Alhamdulillah prosesi Babako ini, berjalan lancar. Kami mohon maaf atas ketidaknyaman ini," ucap Irwan. 


Selanjutnya Sekdaprov Sumbar Alwis juga turut bahagia dengan acara Babako pernikahan Ibrahim dengan Nabila, berharap kedua mempelai menjadi keluarga berbahagia yang Sakinah Mawadah Warohman (Samawa ).


"Kita doakan Ibrahim dan Nabila selalu bahagia sepanjang hidupnya, Barakallahu laka, wa baraka ‘alaika, wa jama’a bainakuma fî khairin wa ‘afiyah," ujar Alwis. (nov)

Arak-arakan BABAKO Menggunakan Bendi Meriahkan Baralek Irwan Prayitno

Saturday, November 7, 2020 : 12:59:00 PM



PADANG, murainews.com -- Setelah melangsungkan Batagak Gala, Minggu pagi ini (7/11/2020). Putra keenam Prof. Dr. H. Irwan Prayitno, Psi, M.Sc Datuak Rajo Bandaro Basa dan Hj. Nevi Zuairina melakukan prosesi turun Bako atau hantaran baralek dari keluarga Ayah.


Pasalnya Ibrahim Irwan, ST Bagala Rajo Indo Sutan bersama telah resmi menikahi Nabila Amanda, B.Commun, S.Sos Putri Kedua H. Makky Ananda, SH, MM dan Mira Zauti Thahir di Jakarta pada 30 Agus 2020 yang lalu.


Sesuai dengan adat Minangkabau BABAKO, rombongan "induak bako" atau saudara perempuan dari pihak ayah di Minangkabau berjalan sambil membawa persyaratan adat menuju rumah "anak pisang" atau anak dari saudara laki-laki ibu dengan menggunakan Babendi-bendi (lima kereta kuda) berarak-arakan dari Rumah Gadang Taratak Paneh, Korong Gadang, Kecamatan Kuranji menuju ketempat acara, yaitu Auditorium Gubernuran, Padang, Sumatera Barat.




Terlihat dalam prosesi turun bako ini, pasangan pengantin dijemput kalangan ibu-ibu dari keluarga sesuku Irwan Prayitno yang bagala Datuak Rajo Bandaro Basa yang membawa hantaran. 


Irwan Prayitno menjelaskan, resepsi Babako ini menerapkan protokol kesehatan pencegahan virus Corona (Covid-19). Setiap tamu yang datang di cek suhu badannya menggunakan thermogun, wajib pakai masker, mencuci tangan dan jaga jarak.


"Di era pandemi, tidak ada aktivitas tanpa risiko. Makanya kami melakukan penerapan protokol kesehatan yang sangat ketat. Kami tidak banyak mengundang orang, selain keluarga inti, kerabat, orang-orang terdekat dan kepala OPD di lingkungan Pemprov Sumbar," ungkap Irwan Prayitno.




Walaupun suasana pesta pada pandemi Covid-19, terpancar dari wajah keluarga kedua mempelai sangat senang saat satu persatu para undangan memberikan ucapan selamat dengan memberikan salam santun tanpa bersentuhan dan berjarak.


 Di dalam ruangan, tamu undangan diminta tetap duduk di kursi dengan jarak lebih dari satu meter. Makanan berupa nasi kotak dibawa pulang, karena panitia tidak menyediakan meja. 


"Alhamdulillah prosesi Babako ini, berjalan lancar. Kami mohon maaf atas ketidaknyaman ini," ucap Irwan. 


Selanjutnya Sekdaprov Sumbar Alwis juga turut bahagia dengan acara Babako pernikahan Ibrahim dengan Nabila, berharap kedua mempelai menjadi keluarga berbahagia yang Sakinah Mawadah Warohman (Samawa ).


"Kita doakan Ibrahim dan Nabila selalu bahagia sepanjang hidupnya, Barakallahu laka, wa baraka ‘alaika, wa jama’a bainakuma fî khairin wa ‘afiyah," ujar Alwis. (nov)