Gubernur Pimpin Apel Gelar Pasukan Penegakan Perda AKB - MuraiNews | Informasi Dari Kita untuk Kita
arrow_upward
settings_brightness



PADANG, murainews.com -- Apel gelar pasukan gabungan Penegakan Peraturan Daerah Provinsi Sumatera Barat Nomor 6 Tahun 2020 tentang Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) dalam rangka Pencegahan dan Pengendalian Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).


Gelar pasukan ini dilaksanakan di lapangan Kantor Gubernur Sumbar, Sabtu (10/10/2020) pagi. Apel tersebut dipimpin langsung oleh gubernur Sumbar Irwan Prayitno dengan dihadiri oleh unsur Forkopimda Sumbar dan Kepala OPD dilingkungan Pemprov Sumbar.


Gubernur Sumbar mengatakan, bahwa dengan diadakan Apel gabungan ini akan dimulainya kegiatan penegakan Perda AKB di daerah 




"Oleh karena itu saya apresiasi kegiatan ini sebagai formalitas dan simbolis untuk kita bergerak dilapangan setiap kabupaten Kota di Sumbar dalam rangka untuk memgendalikan Covid-19 di Sumbar," kata Irwan Prayitno.


Secara aturan Perda ini dibuat untuk mewujudkan kesadaran masyarakat dalam pencegahan dan pengendalian penularan Covid-19, dengan melibatkan semua pihak dan peran aktif masyarakat.


"Secara resmi Perda ini sudah satu minggu kami sosialisasikan, walaupun satu minggu tidak cukup. Oleh karena itu kita akan terus laksanakan sosialisasi ke depan tanpa henti. Namun demikian untuk penegakan disiplinnya tetap kita lakukan dan hari ini (10/10) kita mulai," ucap gubernur.




Sosialisasi Perda AKB berjalan terus dikhususkan untuk yang belum terjangkau selama seminggu kemaren tersebut, seperti pemilik restoran, cafe dan juga hotel serta beberapa tempat yang melayani banyak orang untuk ikuti protokol kesehatan.


"Nah ini masih kita sosialisasikan kalau bisa nanti setelah sosialisasi masih belum melakukan protokol kesehatan tentu tahapannya kita kasih nanti tindakan administratif dengan diberi teguran terlebih dahulu secara tertulis," lanjutnya.


Apabila masih juga tidak melakukan protokol kesehatan, maka pihak aparat gabungan akan berikan tindakan tegas kepada pemilik usaha. 


Saat ini penambahan positif masih banyak hingga 200 kasus setiap harinya. Klaster yang baru tentu tempat-tempat orang berkerumun yang paling banyak menyebarkan diantara sesama yang akhirnya menyebar ke masyarakat luas.


"Kita ingin kurangi seminimal mungkin penyebaran Covid-19 di Sumbar, tentu dengan tindakan. Untuk itu kita harus kompak melakukan upaya memerangi Covid-19 bersama semua pihak, termasuk Tim gabungan ini," sebut Irwan.


"Mari kita kompak bersama memerangi Covid-19 dengan melakukan tindakan dilapangan tentu awalnya berikan edukasi, sosialisasi dan persuasif. Mudah-mudahan dengan adanya perda ini masyarakat terbiasa menggunakan masker , sehingga berkurang pasitif COVID-19 di Sumbar, dan InsyaAllah kita bisa mengendalikannya," harapnya.


Setelah itu baru kemudian dilakukan tindakan tegas sesuai dengan Perda dengan harapan pengendalian Covid-19 bisa terkendali. Adanya Perda ini tanda pemerintah sayangi masyarakat dengan cara  semua tim kompak turun ke lapangan.


"Selamat bertugas seluruh tim, semoga sukses, InsyaAllah kita bisa mengendalikan Covid-19 di Sumbar," tutupnya. (nov)

Gubernur Pimpin Apel Gelar Pasukan Penegakan Perda AKB

Saturday, October 10, 2020 : 1:19:00 PM



PADANG, murainews.com -- Apel gelar pasukan gabungan Penegakan Peraturan Daerah Provinsi Sumatera Barat Nomor 6 Tahun 2020 tentang Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) dalam rangka Pencegahan dan Pengendalian Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).


Gelar pasukan ini dilaksanakan di lapangan Kantor Gubernur Sumbar, Sabtu (10/10/2020) pagi. Apel tersebut dipimpin langsung oleh gubernur Sumbar Irwan Prayitno dengan dihadiri oleh unsur Forkopimda Sumbar dan Kepala OPD dilingkungan Pemprov Sumbar.


Gubernur Sumbar mengatakan, bahwa dengan diadakan Apel gabungan ini akan dimulainya kegiatan penegakan Perda AKB di daerah 




"Oleh karena itu saya apresiasi kegiatan ini sebagai formalitas dan simbolis untuk kita bergerak dilapangan setiap kabupaten Kota di Sumbar dalam rangka untuk memgendalikan Covid-19 di Sumbar," kata Irwan Prayitno.


Secara aturan Perda ini dibuat untuk mewujudkan kesadaran masyarakat dalam pencegahan dan pengendalian penularan Covid-19, dengan melibatkan semua pihak dan peran aktif masyarakat.


"Secara resmi Perda ini sudah satu minggu kami sosialisasikan, walaupun satu minggu tidak cukup. Oleh karena itu kita akan terus laksanakan sosialisasi ke depan tanpa henti. Namun demikian untuk penegakan disiplinnya tetap kita lakukan dan hari ini (10/10) kita mulai," ucap gubernur.




Sosialisasi Perda AKB berjalan terus dikhususkan untuk yang belum terjangkau selama seminggu kemaren tersebut, seperti pemilik restoran, cafe dan juga hotel serta beberapa tempat yang melayani banyak orang untuk ikuti protokol kesehatan.


"Nah ini masih kita sosialisasikan kalau bisa nanti setelah sosialisasi masih belum melakukan protokol kesehatan tentu tahapannya kita kasih nanti tindakan administratif dengan diberi teguran terlebih dahulu secara tertulis," lanjutnya.


Apabila masih juga tidak melakukan protokol kesehatan, maka pihak aparat gabungan akan berikan tindakan tegas kepada pemilik usaha. 


Saat ini penambahan positif masih banyak hingga 200 kasus setiap harinya. Klaster yang baru tentu tempat-tempat orang berkerumun yang paling banyak menyebarkan diantara sesama yang akhirnya menyebar ke masyarakat luas.


"Kita ingin kurangi seminimal mungkin penyebaran Covid-19 di Sumbar, tentu dengan tindakan. Untuk itu kita harus kompak melakukan upaya memerangi Covid-19 bersama semua pihak, termasuk Tim gabungan ini," sebut Irwan.


"Mari kita kompak bersama memerangi Covid-19 dengan melakukan tindakan dilapangan tentu awalnya berikan edukasi, sosialisasi dan persuasif. Mudah-mudahan dengan adanya perda ini masyarakat terbiasa menggunakan masker , sehingga berkurang pasitif COVID-19 di Sumbar, dan InsyaAllah kita bisa mengendalikannya," harapnya.


Setelah itu baru kemudian dilakukan tindakan tegas sesuai dengan Perda dengan harapan pengendalian Covid-19 bisa terkendali. Adanya Perda ini tanda pemerintah sayangi masyarakat dengan cara  semua tim kompak turun ke lapangan.


"Selamat bertugas seluruh tim, semoga sukses, InsyaAllah kita bisa mengendalikan Covid-19 di Sumbar," tutupnya. (nov)