Napi Asimilasi Kembali Mencuri, Akhirnya Dihadiahi Timah Panas - MuraiNews | Informasi Dari Kita untuk Kita
arrow_upward
settings_brightness



PADANG, murainews.com -- Dinginnya sel tahanan sepertinya tidak membuat kapok Dedi Saputra (37 tahun) warga Komplek Jundul Rawang Blok T No.5 RT.02/RW.08 Kelurahan Rawang, Kecamatan Padang Selatan. Belum cukup setahun menikmati udara bebas Napi Asimilasi di Lapas Kelas II A Muaro Padang ini kembali beraksi.


Pelaku diamankan di Simpang Cendana Mata Air saat sedang membawa angkot jurusan Pasar Raya Teluk Bayur, Selasa (15/9) sekitar pukul 17.30 WIB.


“Dia merupakan napi asimilasi yang baru saja bebas gegara Virus Corona pada Maret 2020 lalu. Sudah 5 kali keluar masuk Lapas dengan kasus pencurian dengan pemberatan," sebut Kapolresta Padang AKBP Imran Amir saat jumpa pers, Rabu (16/9).




Dikatakannya, penangkapan tersebut sesuai dengan laporan polisi nomor LP/500/B/IX/2020/RESTA SPKT UNIT I, tanggal 15 September 2020 tentang pencurian sepeda motor.


Saat hendak ditangkap tersangka berusaha melarikan diri dengan mobil angkot yang dibawanya. Setelah berhasil dicegat dan diamankan, tersangka melawan petugas, sehingga dilakukan tindak tegas yang terukur. Lalu tersangka langsungdibawa ke Polresta Padang untuk diamankan.


Dari tangan tersangka, pihak kepolisian berhasil mengamankan barang bukti satu unit sepeda motor merek Honda Revo warna hitam tanpa nomor dan body. Kemudian STNK sepeda motor merek Honda Revo warna hitam BA 3830 BW tahun 2011.




Imran Amir menjelaskan kronologis kejadian, berawal dari anak korban Hermansyah (47 tahun) warga Koto Baru, Kelurahan Limau Manis, Kecamatan Pauh. Saat itu, anak korban membawa motor ke Pasar Raya Padang melewati Simpang Alang Laweh.


Lebih lanjutnya, disimpang tersebut ada sekelompok tauran sehingga ia melaju ke Jalan Kampung Nias. Saat disana motornya mati dan mencoba menghidupkan kembali, namun ia disangka maling oleh warga sekitar dan kabur meninggalkan motornya.


“Saat itu tersangka tidak jauh dari TKP melihat sepeda motor korban beserta dengan kunci motornya di Pinggir Jalan Dekat Pos Pemuda Jalan Kampung Nias, Kelurahan Alang Laweh, Kecamatan Padang Selatan, Minggu (19/7) sekitar pukul 03.00 WIB lalu,” sambungnya.


Atas perbuatannya, tersangka dikenakan pasal 362 KUHP dengan ancaman hukuman penjara selama 5 tahun. (nov)

Napi Asimilasi Kembali Mencuri, Akhirnya Dihadiahi Timah Panas

Wednesday, September 16, 2020 : 9:11:00 PM



PADANG, murainews.com -- Dinginnya sel tahanan sepertinya tidak membuat kapok Dedi Saputra (37 tahun) warga Komplek Jundul Rawang Blok T No.5 RT.02/RW.08 Kelurahan Rawang, Kecamatan Padang Selatan. Belum cukup setahun menikmati udara bebas Napi Asimilasi di Lapas Kelas II A Muaro Padang ini kembali beraksi.


Pelaku diamankan di Simpang Cendana Mata Air saat sedang membawa angkot jurusan Pasar Raya Teluk Bayur, Selasa (15/9) sekitar pukul 17.30 WIB.


“Dia merupakan napi asimilasi yang baru saja bebas gegara Virus Corona pada Maret 2020 lalu. Sudah 5 kali keluar masuk Lapas dengan kasus pencurian dengan pemberatan," sebut Kapolresta Padang AKBP Imran Amir saat jumpa pers, Rabu (16/9).




Dikatakannya, penangkapan tersebut sesuai dengan laporan polisi nomor LP/500/B/IX/2020/RESTA SPKT UNIT I, tanggal 15 September 2020 tentang pencurian sepeda motor.


Saat hendak ditangkap tersangka berusaha melarikan diri dengan mobil angkot yang dibawanya. Setelah berhasil dicegat dan diamankan, tersangka melawan petugas, sehingga dilakukan tindak tegas yang terukur. Lalu tersangka langsungdibawa ke Polresta Padang untuk diamankan.


Dari tangan tersangka, pihak kepolisian berhasil mengamankan barang bukti satu unit sepeda motor merek Honda Revo warna hitam tanpa nomor dan body. Kemudian STNK sepeda motor merek Honda Revo warna hitam BA 3830 BW tahun 2011.




Imran Amir menjelaskan kronologis kejadian, berawal dari anak korban Hermansyah (47 tahun) warga Koto Baru, Kelurahan Limau Manis, Kecamatan Pauh. Saat itu, anak korban membawa motor ke Pasar Raya Padang melewati Simpang Alang Laweh.


Lebih lanjutnya, disimpang tersebut ada sekelompok tauran sehingga ia melaju ke Jalan Kampung Nias. Saat disana motornya mati dan mencoba menghidupkan kembali, namun ia disangka maling oleh warga sekitar dan kabur meninggalkan motornya.


“Saat itu tersangka tidak jauh dari TKP melihat sepeda motor korban beserta dengan kunci motornya di Pinggir Jalan Dekat Pos Pemuda Jalan Kampung Nias, Kelurahan Alang Laweh, Kecamatan Padang Selatan, Minggu (19/7) sekitar pukul 03.00 WIB lalu,” sambungnya.


Atas perbuatannya, tersangka dikenakan pasal 362 KUHP dengan ancaman hukuman penjara selama 5 tahun. (nov)