Horas .. Horas .. Horas, Nasrul Abit Bangga Organisasi Batak Berpartisipasi Dalam Wujud Membangun Sumbar - MuraiNews | Informasi Dari Kita untuk Kita
arrow_upward
settings_brightness



PADANG, murainews.com -- Wakil Gubernur Sumatera Barat Nasrul Abit menghadiri musyawarah Persatuan Batak Sumatera Barat (PERBAS) kabupaten kota se Sumbar di hotel Axana Padang, langsung disambut dengan tarian tor tor, Sabtu (12/9/2020).


Nasrul Abit yang mengenakan baju batik warna coklat muda didampingi ketua umum PERBAS Hebert Hutabarat datang sekitar pukul 10.00 WIB ikut menari tor tor bersama tamu undangan lainnya sebagai simbol budaya dan tradisi Batak.


Horas .. Horas .. Horas, sapa Nasrul Abit saat masuk dalam ruang rapat dan dibalas serentak oleh para peserta musyawarah PERBAS se Sumbar.


Keanekaragaman adat dan budaya yang dimiliki Indonesia, menjadikan negara ini kuat. Bangsa ini besar karena ada ratusan suku, bahasa, adat dan kebiasaan, agama yang tidak dimiliki negara lain. Perbedaan membuat semua orang saling mengisi, memahami dan menghargai.


"Melalui musyawarah PERBAS ini, kita bangun kebersamaan dan kesatuan, serta ikut berpartisipasi dalam wujud membangun Sumbar," harap Nasrul Abit 




Selain itu Nasrul Abit, patut memberi apresiasi, karena selama acara berlangsung, peserta yang hadir tetap menjalankan protokol kesehatan. Terlihat panitia mewajibkan peserta untuk menggunakan masker, mengukur suhu tubuh, mencuci tangan sebelum memasuki ruangan di tempat yang telah disesuaikan, dan menyediakan hand sanitizer.


Tak hanya itu, untuk memastikan berjalannya protokol pencegahan virus corona atau Covid-19 di dalam ruangan, pihak panitia juga mengatur kursi tempat duduk setiap peserta dengan jarak minimal 1 meter.


Di masa pandemi Covid-19 Nasrul Abit meminta seluruh peserta musyawarah PERBAS ikut terlibat mensosialisasikan protokol kesehatan. Yakni mengenakan masker, menjaga jarak, dan rajin mencuci tangan atau 3M sesuai anjuran pemerintah dalam mencegah penularan Covid-19.


"Bukan hanya 3M, tapi saya akan menambahkan menjadi 4M, yakni dengan menambahkan mandi. Usai berkerja seharian diluar harusnya wajib mandi pakai air panas dan pakai sabun. Mulai dari rumah kita sendiri dari sekarang. Jangan sampai ada keluarga kita terkena Covid-19," ujarnya.




Sementara Nasrul Abit menyatakan siap membantu mensosialisasikan 4M. Mengkampanyekan hidupa sehat dengan mengikut protokol kesehatan.


Berbagai upaya telah dilakukan oleh Pemprov dalam penanganan pandemi Covid-19 di Sumbar, seperti testing, tracing, treatment dan isolasi secara masif terhadap masyarakat. 


Pada kesempatan itu Nasrul Abit mengajak PERBAS dapar bersinegi dengan pemprov Sumbar maupun pemerintah Kabupaten dan Kota untuk dapat berperan aktif dalam mendukung program-program pemerintah guna mempercepat pembangunan Sumbar.


"Saya yakin warga Batak di Sumbar dapat menciptakan kebersamaan yang bernuansa kekeluargaan dengan kearifan lokal. Sekali lagi Horas .. Horas .. Horas," tutupnya. (nov)

Horas .. Horas .. Horas, Nasrul Abit Bangga Organisasi Batak Berpartisipasi Dalam Wujud Membangun Sumbar

Saturday, September 12, 2020 : 5:50:00 PM



PADANG, murainews.com -- Wakil Gubernur Sumatera Barat Nasrul Abit menghadiri musyawarah Persatuan Batak Sumatera Barat (PERBAS) kabupaten kota se Sumbar di hotel Axana Padang, langsung disambut dengan tarian tor tor, Sabtu (12/9/2020).


Nasrul Abit yang mengenakan baju batik warna coklat muda didampingi ketua umum PERBAS Hebert Hutabarat datang sekitar pukul 10.00 WIB ikut menari tor tor bersama tamu undangan lainnya sebagai simbol budaya dan tradisi Batak.


Horas .. Horas .. Horas, sapa Nasrul Abit saat masuk dalam ruang rapat dan dibalas serentak oleh para peserta musyawarah PERBAS se Sumbar.


Keanekaragaman adat dan budaya yang dimiliki Indonesia, menjadikan negara ini kuat. Bangsa ini besar karena ada ratusan suku, bahasa, adat dan kebiasaan, agama yang tidak dimiliki negara lain. Perbedaan membuat semua orang saling mengisi, memahami dan menghargai.


"Melalui musyawarah PERBAS ini, kita bangun kebersamaan dan kesatuan, serta ikut berpartisipasi dalam wujud membangun Sumbar," harap Nasrul Abit 




Selain itu Nasrul Abit, patut memberi apresiasi, karena selama acara berlangsung, peserta yang hadir tetap menjalankan protokol kesehatan. Terlihat panitia mewajibkan peserta untuk menggunakan masker, mengukur suhu tubuh, mencuci tangan sebelum memasuki ruangan di tempat yang telah disesuaikan, dan menyediakan hand sanitizer.


Tak hanya itu, untuk memastikan berjalannya protokol pencegahan virus corona atau Covid-19 di dalam ruangan, pihak panitia juga mengatur kursi tempat duduk setiap peserta dengan jarak minimal 1 meter.


Di masa pandemi Covid-19 Nasrul Abit meminta seluruh peserta musyawarah PERBAS ikut terlibat mensosialisasikan protokol kesehatan. Yakni mengenakan masker, menjaga jarak, dan rajin mencuci tangan atau 3M sesuai anjuran pemerintah dalam mencegah penularan Covid-19.


"Bukan hanya 3M, tapi saya akan menambahkan menjadi 4M, yakni dengan menambahkan mandi. Usai berkerja seharian diluar harusnya wajib mandi pakai air panas dan pakai sabun. Mulai dari rumah kita sendiri dari sekarang. Jangan sampai ada keluarga kita terkena Covid-19," ujarnya.




Sementara Nasrul Abit menyatakan siap membantu mensosialisasikan 4M. Mengkampanyekan hidupa sehat dengan mengikut protokol kesehatan.


Berbagai upaya telah dilakukan oleh Pemprov dalam penanganan pandemi Covid-19 di Sumbar, seperti testing, tracing, treatment dan isolasi secara masif terhadap masyarakat. 


Pada kesempatan itu Nasrul Abit mengajak PERBAS dapar bersinegi dengan pemprov Sumbar maupun pemerintah Kabupaten dan Kota untuk dapat berperan aktif dalam mendukung program-program pemerintah guna mempercepat pembangunan Sumbar.


"Saya yakin warga Batak di Sumbar dapat menciptakan kebersamaan yang bernuansa kekeluargaan dengan kearifan lokal. Sekali lagi Horas .. Horas .. Horas," tutupnya. (nov)