Terjadi Lonjakan Kasus Covid-19, Pemprov Sumbar Lakukan Penyemprotan dan Tes Swab Bagi PNS - MuraiNews | Informasi Dari Kita untuk Kita
arrow_upward
settings_brightness



PADANG, murainews.com -- Terjadinya lonjakan kasus baru Covid-19 di tempat kerja pemerintahan dan beberapa Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), membuat Pemprov Sumatera Barat melakukan tes swab secara masif di setiap Kantor pemerintah.

Sejumlah perkantoran di Sumatera Barat menjadi klaster baru penyebaran Virus Corona (COVID-19). Bahkan, sejak tiga hari yang lalu, penambahan kasus positif Corona di Sumbar semakin meningkat. 

Untuk itu pemprov Sumbar berupaya untuk terus meakukan antisipasi terhadap penyebaran virus corona di kantor-kantor pemerintah, BUMN, BUMD, tempat pelayanan dan pusat keramaian dengan melakukan penyemprotan disinfektan dan tes swab secara masif.


Sementara itu, Jasman Rizal selaku Juru Bicara Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Sumbar, terkait adanya PNS terkonfirmasi positif Covid-19, maka telah dilakukan test PCR kepada seluruh yang berhubungan dengan pimpinan daerah, seperti ajudan, sespri, sopir serta semua staf.

Termasuk beberapa wartawan dan pejabat yang sempat kontak erat dengan PNS tersebut diperiksa samplenya di kantor Gubernur kemaren, hasilnya negatif.

"Alhamdulillah hasil test PCR kemaren semuanya NEGATIF," ujar Jasman Rizal.

Untuk pelaksanaan tes swab secara masif, Jasman mengatakan pemprov terus berupaya melakukan test PCR secara gratis khusus kepada orang yang diduga telah kontak erat dengan pasien terkonfirmasi positif 

Selanjutnya, Jasman menyampaikan jumlah warga Sumatera Barat yang terkonfirmasi positif Covid hingga Kamis (6/8) sudah menembus angka 1.038 orang kasus Konfirmasi Positif di Sumbar. Mengingat potensi penyebaran yang saat ini masih cukup tinggi, Jasman mengimbau, agar seluruh masyarakat untuk tetap mentaati dan menjalani protokol kesehatan.

"Saat ini tim Percepatan Penanganan COVID-19 Provinsi Sumbar sedang melakukan tracing masif. Mudah-mudahan tidak ada lagi yang terpapar," sebutnya.

Sehubungan dengan hal itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) provinsi Sumbar menyikapi dengan melakukan penyemprotan disinfektan di setiap instansi pemerintahan.


Kasi Logistik BPBD Sumbar, Drs. Antorizon. MH mengatakan pihaknya mendukung penuh dan mengapresiasi dalam rangka mengantisipasi penyebaran virus corona (Covid-19) dengan melakukan penyemprotan disinfektan di area Kantor Gubernur, termasuk di area kantor Biro Humas Setda Sumbar.

"Apalagi, kami. mendapat informasi adanya salah satu PNS kantor gubernur yang terkena Covid-19 positif," ucap Antorizon.

Menurut dia, tujuan dilakukan penyemprotan disinfektan ini, tidak lain adalah untuk antisipasi penyebaran Covid-19 di kantor gubernur. Apalagi PNS yang terkena Covid-19 tersebut sangat erat dengan salah satu pimpinan daerah dalam tugas sehari-hatinya.


"Kemaren Rabu (5/8/2020) kita sudah melakukan penyemprotan disinfektan di area Kantor Gubernur, termasuk semua kendaraan dinas di lingkungan kantor gubernur," ungkapnya.

Selain itu, pihaknya sudah berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan Provinsi Sumbar, untuk mengantisipasi penyebaran virus corona pada era normal baru. (nov)

Terjadi Lonjakan Kasus Covid-19, Pemprov Sumbar Lakukan Penyemprotan dan Tes Swab Bagi PNS

Thursday, August 6, 2020 : 1:25:00 PM



PADANG, murainews.com -- Terjadinya lonjakan kasus baru Covid-19 di tempat kerja pemerintahan dan beberapa Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), membuat Pemprov Sumatera Barat melakukan tes swab secara masif di setiap Kantor pemerintah.

Sejumlah perkantoran di Sumatera Barat menjadi klaster baru penyebaran Virus Corona (COVID-19). Bahkan, sejak tiga hari yang lalu, penambahan kasus positif Corona di Sumbar semakin meningkat. 

Untuk itu pemprov Sumbar berupaya untuk terus meakukan antisipasi terhadap penyebaran virus corona di kantor-kantor pemerintah, BUMN, BUMD, tempat pelayanan dan pusat keramaian dengan melakukan penyemprotan disinfektan dan tes swab secara masif.


Sementara itu, Jasman Rizal selaku Juru Bicara Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Sumbar, terkait adanya PNS terkonfirmasi positif Covid-19, maka telah dilakukan test PCR kepada seluruh yang berhubungan dengan pimpinan daerah, seperti ajudan, sespri, sopir serta semua staf.

Termasuk beberapa wartawan dan pejabat yang sempat kontak erat dengan PNS tersebut diperiksa samplenya di kantor Gubernur kemaren, hasilnya negatif.

"Alhamdulillah hasil test PCR kemaren semuanya NEGATIF," ujar Jasman Rizal.

Untuk pelaksanaan tes swab secara masif, Jasman mengatakan pemprov terus berupaya melakukan test PCR secara gratis khusus kepada orang yang diduga telah kontak erat dengan pasien terkonfirmasi positif 

Selanjutnya, Jasman menyampaikan jumlah warga Sumatera Barat yang terkonfirmasi positif Covid hingga Kamis (6/8) sudah menembus angka 1.038 orang kasus Konfirmasi Positif di Sumbar. Mengingat potensi penyebaran yang saat ini masih cukup tinggi, Jasman mengimbau, agar seluruh masyarakat untuk tetap mentaati dan menjalani protokol kesehatan.

"Saat ini tim Percepatan Penanganan COVID-19 Provinsi Sumbar sedang melakukan tracing masif. Mudah-mudahan tidak ada lagi yang terpapar," sebutnya.

Sehubungan dengan hal itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) provinsi Sumbar menyikapi dengan melakukan penyemprotan disinfektan di setiap instansi pemerintahan.


Kasi Logistik BPBD Sumbar, Drs. Antorizon. MH mengatakan pihaknya mendukung penuh dan mengapresiasi dalam rangka mengantisipasi penyebaran virus corona (Covid-19) dengan melakukan penyemprotan disinfektan di area Kantor Gubernur, termasuk di area kantor Biro Humas Setda Sumbar.

"Apalagi, kami. mendapat informasi adanya salah satu PNS kantor gubernur yang terkena Covid-19 positif," ucap Antorizon.

Menurut dia, tujuan dilakukan penyemprotan disinfektan ini, tidak lain adalah untuk antisipasi penyebaran Covid-19 di kantor gubernur. Apalagi PNS yang terkena Covid-19 tersebut sangat erat dengan salah satu pimpinan daerah dalam tugas sehari-hatinya.


"Kemaren Rabu (5/8/2020) kita sudah melakukan penyemprotan disinfektan di area Kantor Gubernur, termasuk semua kendaraan dinas di lingkungan kantor gubernur," ungkapnya.

Selain itu, pihaknya sudah berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan Provinsi Sumbar, untuk mengantisipasi penyebaran virus corona pada era normal baru. (nov)