Ibunda Nasrul Abit Meninggal Dunia, Tinggalkan Dua Pesan - MuraiNews | Informasi Dari Kita untuk Kita
arrow_upward
settings_brightness
Wagub Nasrul Abit mendo'akan Almarhumah Ibunda Syamsinar (87) InsyaAllah husnul khatimah (foto:nov)


AIR HAJI, murainews.com -- Jenazah ibunda Wakil Gubernur Sumatera Barat Nasrul Abit Datuak Malintang Panai, dimakamkan di pemakaman keluarga Kampung Labuhan Tanjak, Nagari Air Haji Barat, Kecamatan Linggo Sari Baganti, Kabupaten Pesisir Selatan, Rabu (17/6/2020).

Berdasarkan pantauan Humas Sumbar, pagi ini almarhumah Hj. Syamsinar (87) selesai penyelenggaraan jenazah di kediamannya dan di sholatkan di Masjid Masjid Dakwatul Iman, selanjutnya jenazah dimakamkan sekitar pukul 10.00 WIB di sebelah makam suaminya.

Diketahui almarhumah Syamsinar Ibunda Nasrul Abit meninggal karena sakit stroke yang cukup lama dideritanya. Almarhumah Ibunda Syamsinar yang biasa dipanggil Amak tidak pernah mengeluh.

"Dua minggu terakhir ini Amak sepertinya sudah punya firasat dan meminta keenam anaknya untuk berkumpul dan sempat berpesan untuk dikuburkan sebelah Ayah kami," kata Nasrul Abit yang terlihat sedih kehilangan Ibunda tercinta.


Setelah itu kondisi kesehatan beliau mulai drop sampai meninggal dunia. Almarhumah Syamsinar sempat berpesan pada anak lelakinya, yaitu "Cintailah orang-orang disekeliling kita dan janganlah engkau sia-sia mereka. Sekali saja engkau gores hatinya, maka mereka skan membalasnya seribu kali lipat" dan "Jadilah seorang pemimpin mampu menyentuh hati orang lain, lakukan secara bijak janganlah mengharapkan sesuatu pada mereka, sebelum meminta mereka melakukan sesuatu". 

Tak terasa butiran air mata Nasrul Abit keluar dari mata saat menceritakan Ibunda tercinta. "Amak sangat mencintai anak-anaknya, Amak telah memberikan motivasi terbaik bagi kami, semoga Amak tenang di Surga," ucapnya.


Sebelum penyelenggaraan jenazah, Pukul 08.00 WIB Nasrul Abit bersama adiknya Yusuf Abit menyempatkan diri untuk mengawali penggalian liang kuburan Amak (panggilan Ibu sehari-hari bagi keluarga) tercinta yang tepat bersebelahan dengan makam Ayah H. Abit Bin Tentap yang meninggal pada usia 92 tahun, pada tahun 2011 yang lalu.

Selanjutnya Nasrul Abit bersama keluarganya tak henti-hentinya membaca Al-quran dan mendo'akan Almarhumah. Semoga Ibunda Syamsinar husnul khatimah. (nov)

Ibunda Nasrul Abit Meninggal Dunia, Tinggalkan Dua Pesan

Wednesday, June 17, 2020 : 8:53:00 AM
Wagub Nasrul Abit mendo'akan Almarhumah Ibunda Syamsinar (87) InsyaAllah husnul khatimah (foto:nov)


AIR HAJI, murainews.com -- Jenazah ibunda Wakil Gubernur Sumatera Barat Nasrul Abit Datuak Malintang Panai, dimakamkan di pemakaman keluarga Kampung Labuhan Tanjak, Nagari Air Haji Barat, Kecamatan Linggo Sari Baganti, Kabupaten Pesisir Selatan, Rabu (17/6/2020).

Berdasarkan pantauan Humas Sumbar, pagi ini almarhumah Hj. Syamsinar (87) selesai penyelenggaraan jenazah di kediamannya dan di sholatkan di Masjid Masjid Dakwatul Iman, selanjutnya jenazah dimakamkan sekitar pukul 10.00 WIB di sebelah makam suaminya.

Diketahui almarhumah Syamsinar Ibunda Nasrul Abit meninggal karena sakit stroke yang cukup lama dideritanya. Almarhumah Ibunda Syamsinar yang biasa dipanggil Amak tidak pernah mengeluh.

"Dua minggu terakhir ini Amak sepertinya sudah punya firasat dan meminta keenam anaknya untuk berkumpul dan sempat berpesan untuk dikuburkan sebelah Ayah kami," kata Nasrul Abit yang terlihat sedih kehilangan Ibunda tercinta.


Setelah itu kondisi kesehatan beliau mulai drop sampai meninggal dunia. Almarhumah Syamsinar sempat berpesan pada anak lelakinya, yaitu "Cintailah orang-orang disekeliling kita dan janganlah engkau sia-sia mereka. Sekali saja engkau gores hatinya, maka mereka skan membalasnya seribu kali lipat" dan "Jadilah seorang pemimpin mampu menyentuh hati orang lain, lakukan secara bijak janganlah mengharapkan sesuatu pada mereka, sebelum meminta mereka melakukan sesuatu". 

Tak terasa butiran air mata Nasrul Abit keluar dari mata saat menceritakan Ibunda tercinta. "Amak sangat mencintai anak-anaknya, Amak telah memberikan motivasi terbaik bagi kami, semoga Amak tenang di Surga," ucapnya.


Sebelum penyelenggaraan jenazah, Pukul 08.00 WIB Nasrul Abit bersama adiknya Yusuf Abit menyempatkan diri untuk mengawali penggalian liang kuburan Amak (panggilan Ibu sehari-hari bagi keluarga) tercinta yang tepat bersebelahan dengan makam Ayah H. Abit Bin Tentap yang meninggal pada usia 92 tahun, pada tahun 2011 yang lalu.

Selanjutnya Nasrul Abit bersama keluarganya tak henti-hentinya membaca Al-quran dan mendo'akan Almarhumah. Semoga Ibunda Syamsinar husnul khatimah. (nov)