Usai Vidcon Dengan Mendagri, Gubernur Sumbar Siapkan Inovasi Daerah Penerapan Protokol COVID-19 - MuraiNews | Informasi Dari Kita untuk Kita
arrow_upward
settings_brightness
Gubernur Sumbar Vidcon bersama Mendagri terkait inovasi "normal baru" penanganan Covid-19 yang produktif dan aman (foto:nov)


PADANG, murainews.com -- Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno Vidio Conference (Vidcon) tentang lomba inovasi daerah dalam penyiapan tatanan normal baru produktif dan aman Covid-19 dengan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia H. Muhammad Tito Karnavian dan Menteri Keuangan Republik Indonesia  Sri Mulyani Indrawati di ruang kerjanya, Jumat (29/05/2020).

Dalam vidcon tersebut, Mendagri Tito Karnavian menjelaskan bahwa upaya mengatasi penyebaran Covid-19 ini tidak akan bisa dalam waktu pendek. Masyarakat Indonesia hendaknya segera melakukan penyesuaian terhadap tatanan normal baru yang produktif namun aman dari penyebaran Covid-19.

"Saya mendorong agar daerah berlomba-lomba membuat inovasi kebijakan daerah untuk melaksanakan tatanan normal baru namun aman dari Covid-19 dan tetap melaksanakan protokol kesehatan. Lomba inovasi ini ada empat kategori wilayah yakni Provinsi, Kabupaten/Kota, termasuk daerah tertinggal atau perbatasan," kata Mendagri.

Hal ini bertujuan agar masyarakat bisa segera beraktivitas dengan tatanan baru namun aman dari virus corona dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan.

Dalam inovasi tersebut ada 3 (tiga) tahapan penilaian untuk dijadikan panutan :

Pertama, jejaringan sosialisasi, pengumpulan data inovasi Daerah (pelaporan secara elektronik).

Kedua, pengukuran indeks menganalisis variabel dan indikator indeks inovasi daerah secara digitalisasi.

Ketiga, prestasi kepala daerah mempresentasikan inovasi daerah untuk dinilai oleh tim penilai K/L, dan 

Keempat, Validasi lapangan, tinjauan lapangan atau Pemeritah Daerah membuktikan data dukungan yang valid berdasarkan hasil presentasi.

Sementara itu, Kepala Pusat Litbang Inovasi Daerah Kementerian Dalam Negeri Matheos Tan mengatakan, kegiatan ini untuk mendorong gerakan nasional dalam membuat dan melaksanakan protokol kesehataan Covid-19 oleh pemerintah daerah.

Dengan begitu, masyarakat dapat kembali produktif, sehingga roda perekonomian seperti aktivitas perdagangan kembali berjalan.

"Lomba ini juga untuk mendorong langkah pemangku kepentingan yang belum menerapkan aturan agar segera berinovasi dan beradaptasi. Di sisi lain, kegiatan ini untuk menilai pencegahan Covid-19 melalui protokol dibuat pemerintah daerah. Peserta dari lomba ini terdiri dari seluruh pemerintah daerah baik provinsi, kabupaten/kota, termasuk daerah tertinggal atau perbatasan," ungkap Matheos.

Bentuk dari inovasi yang dinilai terbagi dalam 7 kategori dengan pengelolaannya menerapkan protokol kesehatan Covid-19, yaitu pengelolaan pasar tradisional, mal, sekolah, restoran, hotel, tempat wisata, dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP).

Menteri Keuangan Republik Indonesia Sri Mulyani Indrawati menjelaskan sangat mendukung program Menteri Dalam Negeri yang akan melaksanakan lomba inovasi kebijakan daerah dalam melaksanakan tatanan normal baru oleh daerah.

Berkaitan dengan hal tersebut, Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno sangat mengapresiasi atas kebijakan dari pemerintah pusat melalui Kemendagri ini, serta akan mempersiapkan lomba inovasi ini dalam rangka membuat formula yang inovatif berkaitan dengan produktivitas kedepan dari berbagai aspek baik dari pemerintahan, pembangunan dan kemasyarakatan dengan menggunakan standar protokoler Covid-19.

"Melalui lomba ini nantinya kita memiliki inovasi standar yang akan diterapkan di Sumbar, untuk kegiatan yang produktif secara aman dan sehat," sebut Irwan Prayitno.

Irwan Prayitno mengatakan, adapun tim penilai, terdiri dari berbagai pihak, di antaranya Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Kesehatan, Kementerian Keuangan, dan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19.

"Selain itu, penilaian ini menekankan pada inovasi yang dapat diamati, ditiru, dan dimodifikasi, baik sebagian atau seutuhnya. Jadi nanti bisa direplikasikan ke daerah lain," ucapnya. (nov)

Usai Vidcon Dengan Mendagri, Gubernur Sumbar Siapkan Inovasi Daerah Penerapan Protokol COVID-19

Friday, May 29, 2020 : 10:57:00 PM
Gubernur Sumbar Vidcon bersama Mendagri terkait inovasi "normal baru" penanganan Covid-19 yang produktif dan aman (foto:nov)


PADANG, murainews.com -- Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno Vidio Conference (Vidcon) tentang lomba inovasi daerah dalam penyiapan tatanan normal baru produktif dan aman Covid-19 dengan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia H. Muhammad Tito Karnavian dan Menteri Keuangan Republik Indonesia  Sri Mulyani Indrawati di ruang kerjanya, Jumat (29/05/2020).

Dalam vidcon tersebut, Mendagri Tito Karnavian menjelaskan bahwa upaya mengatasi penyebaran Covid-19 ini tidak akan bisa dalam waktu pendek. Masyarakat Indonesia hendaknya segera melakukan penyesuaian terhadap tatanan normal baru yang produktif namun aman dari penyebaran Covid-19.

"Saya mendorong agar daerah berlomba-lomba membuat inovasi kebijakan daerah untuk melaksanakan tatanan normal baru namun aman dari Covid-19 dan tetap melaksanakan protokol kesehatan. Lomba inovasi ini ada empat kategori wilayah yakni Provinsi, Kabupaten/Kota, termasuk daerah tertinggal atau perbatasan," kata Mendagri.

Hal ini bertujuan agar masyarakat bisa segera beraktivitas dengan tatanan baru namun aman dari virus corona dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan.

Dalam inovasi tersebut ada 3 (tiga) tahapan penilaian untuk dijadikan panutan :

Pertama, jejaringan sosialisasi, pengumpulan data inovasi Daerah (pelaporan secara elektronik).

Kedua, pengukuran indeks menganalisis variabel dan indikator indeks inovasi daerah secara digitalisasi.

Ketiga, prestasi kepala daerah mempresentasikan inovasi daerah untuk dinilai oleh tim penilai K/L, dan 

Keempat, Validasi lapangan, tinjauan lapangan atau Pemeritah Daerah membuktikan data dukungan yang valid berdasarkan hasil presentasi.

Sementara itu, Kepala Pusat Litbang Inovasi Daerah Kementerian Dalam Negeri Matheos Tan mengatakan, kegiatan ini untuk mendorong gerakan nasional dalam membuat dan melaksanakan protokol kesehataan Covid-19 oleh pemerintah daerah.

Dengan begitu, masyarakat dapat kembali produktif, sehingga roda perekonomian seperti aktivitas perdagangan kembali berjalan.

"Lomba ini juga untuk mendorong langkah pemangku kepentingan yang belum menerapkan aturan agar segera berinovasi dan beradaptasi. Di sisi lain, kegiatan ini untuk menilai pencegahan Covid-19 melalui protokol dibuat pemerintah daerah. Peserta dari lomba ini terdiri dari seluruh pemerintah daerah baik provinsi, kabupaten/kota, termasuk daerah tertinggal atau perbatasan," ungkap Matheos.

Bentuk dari inovasi yang dinilai terbagi dalam 7 kategori dengan pengelolaannya menerapkan protokol kesehatan Covid-19, yaitu pengelolaan pasar tradisional, mal, sekolah, restoran, hotel, tempat wisata, dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP).

Menteri Keuangan Republik Indonesia Sri Mulyani Indrawati menjelaskan sangat mendukung program Menteri Dalam Negeri yang akan melaksanakan lomba inovasi kebijakan daerah dalam melaksanakan tatanan normal baru oleh daerah.

Berkaitan dengan hal tersebut, Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno sangat mengapresiasi atas kebijakan dari pemerintah pusat melalui Kemendagri ini, serta akan mempersiapkan lomba inovasi ini dalam rangka membuat formula yang inovatif berkaitan dengan produktivitas kedepan dari berbagai aspek baik dari pemerintahan, pembangunan dan kemasyarakatan dengan menggunakan standar protokoler Covid-19.

"Melalui lomba ini nantinya kita memiliki inovasi standar yang akan diterapkan di Sumbar, untuk kegiatan yang produktif secara aman dan sehat," sebut Irwan Prayitno.

Irwan Prayitno mengatakan, adapun tim penilai, terdiri dari berbagai pihak, di antaranya Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Kesehatan, Kementerian Keuangan, dan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19.

"Selain itu, penilaian ini menekankan pada inovasi yang dapat diamati, ditiru, dan dimodifikasi, baik sebagian atau seutuhnya. Jadi nanti bisa direplikasikan ke daerah lain," ucapnya. (nov)