Padang Panjang Jebol, 13 Orang Tenaga Kesehatan di RSUD Positif Covid-19 - MuraiNews | Informasi Dari Kita untuk Kita
arrow_upward
settings_brightness


Murainews.com -- Pertahanan Kota Padang Panjang akhirnya jebol yang sebelumnya dapat menjaga daerahnya dengan kokoh sehingga tidak ada yang terpapar virus corona, namun tanpa diduga sebanyak 13 orang tenaga medisnya dikonfirmasi dari hasil uji swab, positif terinfeksi covid-19 pada Kamis (30/04/2020).

Sebelumnya para tenaga medis tersebut terpapar dari seorang wanita NS (29) dari Nagari Panyalaian Kecamatan X Koto, Kabupaten Tanah Datar yang divonis positif terinfeksi virus Corona (Covid-19) yang sekarang dirawat di RSUP M. Jamil Padang. 

Wanita NS sehari sebelumnya baru saja melahirkan anaknya. Alhamdulillah bayinya dalam kondisi sehat. Dia menjadi orang ketiga di Kabupaten Tanah Datar yang positif terpapar Covid-19.

Yang bersangkutan berdomisili di Jakarta dan baru pulang sekitar 2 bulan yang lalu dengan kondisi hamil tua sedangkan suami baru pulang 21 Maret yang lalu. Kemudian yang bersangkutan ada gejala demam dan batuk berobat ke Puskesmas Kebun Sikolos dan dirujuk RSUD Padang Panjang pada tanggal 24 April, dan esoknya dirujuk ke RSUP M Djamil Padang. Pasien juga telah melahirkan anak dengan selamat Minggu (26/04).

Dilansir dari website resmi penanganan Corona Pemko Padang Panjang, Kamis malam, 30 April 2020.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Padang Panjang, sekaligus Juru Bicara Penanganan Covid-19 Kota Padang Panjang, Ampera Salim menyebutkan, kepastian itu didapatkan setelah keluar hasil tes swab dari 70 orang tenaga kesehatan yang diperiksa Laboratorium Unand.

Menurutnya, semua mereka yang 70 orang itu pernah berkaitan dengan riwayat NS yang pernah masuk IGD RSUD Padang Panjang, termasuk di Puskesmas Kebun Sikolos Padang Panjang.

"Dari perjalanan yang dilalui NS itu, dilakukan pemeriksaan kepada 70 orang tenaga kesehatan yang pernah kontak dekat dengannya dengan NS," kata Roza Mardiah.

Sementara itu Direktur RSUD Padang Panjang dr. Ardoni mengatakan, sebetulnya sejak hasil swab NS dinyatakan positif, tenaga kesehatan dan petugas yang sebelumnya kontak dengan NS dan keluarga sudah dilakukan karantina di lokasi yang sudah disiapkan Pemko dan tidak pulang ke rumah.

"Kini tenaga kesehatan  yang 13 orang itu dikarantina di RSUD Padang Panjang sejak hasil tesnya diketahui senja tadi. Mereka dikarantina di ruangan isolasi RSUD mulai malam ini," kata Direktur RSUD Padang Panjang dr. Ardoni di Padang Panjang, Kamis malam, 30 April 2020. (nov)

Padang Panjang Jebol, 13 Orang Tenaga Kesehatan di RSUD Positif Covid-19

Friday, May 1, 2020 : 8:34:00 AM


Murainews.com -- Pertahanan Kota Padang Panjang akhirnya jebol yang sebelumnya dapat menjaga daerahnya dengan kokoh sehingga tidak ada yang terpapar virus corona, namun tanpa diduga sebanyak 13 orang tenaga medisnya dikonfirmasi dari hasil uji swab, positif terinfeksi covid-19 pada Kamis (30/04/2020).

Sebelumnya para tenaga medis tersebut terpapar dari seorang wanita NS (29) dari Nagari Panyalaian Kecamatan X Koto, Kabupaten Tanah Datar yang divonis positif terinfeksi virus Corona (Covid-19) yang sekarang dirawat di RSUP M. Jamil Padang. 

Wanita NS sehari sebelumnya baru saja melahirkan anaknya. Alhamdulillah bayinya dalam kondisi sehat. Dia menjadi orang ketiga di Kabupaten Tanah Datar yang positif terpapar Covid-19.

Yang bersangkutan berdomisili di Jakarta dan baru pulang sekitar 2 bulan yang lalu dengan kondisi hamil tua sedangkan suami baru pulang 21 Maret yang lalu. Kemudian yang bersangkutan ada gejala demam dan batuk berobat ke Puskesmas Kebun Sikolos dan dirujuk RSUD Padang Panjang pada tanggal 24 April, dan esoknya dirujuk ke RSUP M Djamil Padang. Pasien juga telah melahirkan anak dengan selamat Minggu (26/04).

Dilansir dari website resmi penanganan Corona Pemko Padang Panjang, Kamis malam, 30 April 2020.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Padang Panjang, sekaligus Juru Bicara Penanganan Covid-19 Kota Padang Panjang, Ampera Salim menyebutkan, kepastian itu didapatkan setelah keluar hasil tes swab dari 70 orang tenaga kesehatan yang diperiksa Laboratorium Unand.

Menurutnya, semua mereka yang 70 orang itu pernah berkaitan dengan riwayat NS yang pernah masuk IGD RSUD Padang Panjang, termasuk di Puskesmas Kebun Sikolos Padang Panjang.

"Dari perjalanan yang dilalui NS itu, dilakukan pemeriksaan kepada 70 orang tenaga kesehatan yang pernah kontak dekat dengannya dengan NS," kata Roza Mardiah.

Sementara itu Direktur RSUD Padang Panjang dr. Ardoni mengatakan, sebetulnya sejak hasil swab NS dinyatakan positif, tenaga kesehatan dan petugas yang sebelumnya kontak dengan NS dan keluarga sudah dilakukan karantina di lokasi yang sudah disiapkan Pemko dan tidak pulang ke rumah.

"Kini tenaga kesehatan  yang 13 orang itu dikarantina di RSUD Padang Panjang sejak hasil tesnya diketahui senja tadi. Mereka dikarantina di ruangan isolasi RSUD mulai malam ini," kata Direktur RSUD Padang Panjang dr. Ardoni di Padang Panjang, Kamis malam, 30 April 2020. (nov)