Nasrul Abit Ziarah ke Makam Pahlawan Nasional M Yamin di Talawi - MuraiNews | Informasi Dari Kita untuk Kita
arrow_upward
settings_brightness
Wagub Sumbar Nasrul Abit Ziarah ke Makam Prof. M. Yamin di Talawi, Sawahlunto (foto : nov)

SAWAHLUNTO, murainews.com -- Wakil Gubernur Sumatera Barat Nasrul Abit menyempatkan diri singgah ke makam Prof Muhammad Yamin setelah mengunjungi warga Sawahlunto yang mendapat bantuan JPS pemerintah Provinsi Sumbar, Kamis (7/5/2020).

Dalam kesempatan itu, Nasrul Abit bersama Walikota Sawahlunto Deri Asta Deri, mampir dan berziarah ke makam Pahlawan Nasional Prof Muhammad Yamin, yang lokasinya tidak jauh dari rumah penerima bantuan JPS Sumbar.

Selain zikir dan do’a, Nasrul Abit, kembali mengenang sosok Prof M Yamin yang dikenal sebagai seorang budayawan, ahli hukum konstitusi dan penulis yang ulung, bahkan, karya-karya beliau cukup memberi pengaruh dalam membangun negara Indonesia yang berdaulat adil dan makmur, sebagaimana yang dicita-citakan oleh para pendiri bangsa ini.


"Masyarakat Sawahlunto patut berbangga dengan sosok M. Yamin sebagai seorang tokoh bangsa, yang semasa hidupnya terus menanamkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari," kata Nasrul Abit.

Sebagaimana diketahui M. Yamin dulu adalah pejuang yang menggerakkan perjuangan rakyat di zaman kemerdekaan. M. Yamin lahir di Talawi, Sawahlunto pada 24 Agustus 1903 dan meninggal di Jakarta, 17 Oktober 1962 pada usia 59 tahun dan saat menjelang ajalnya M. Yamin meminta untuk dimakamkan di tanah kelahirannya.

"Atas dedikasi dan pengorbanan beliau yang sudah teruji beliau mendapatkan gelar sebagai pahlawan nasional. Karena jasa-jasa beliau sangat besar bagi Negara ini," ujarnya.


Dalam sejarah salah satu tokoh pemuda bahkan dikenal sebagai orang yang paling menentang atau menyatukan organisasi pemuda yang bersifat kedaerahan itu dalam satu wadah.

Namun, tokoh pemuda itu kemudian malah dikenal sebagai sosok yang merumuskan Sumpah Pemuda dalam Kongres Pemuda II yang berlangsung pada 1928. Tokoh itu adalah Ketua Jong Sumatranen Bond, Mohammad Yamin.

Sampai sekarang Mohammad Yamin dikenal dengan kepahlawanannya sebagai Ketua Jong Sumatranen Bond. (nov)

Nasrul Abit Ziarah ke Makam Pahlawan Nasional M Yamin di Talawi

Thursday, May 7, 2020 : 7:15:00 PM
Wagub Sumbar Nasrul Abit Ziarah ke Makam Prof. M. Yamin di Talawi, Sawahlunto (foto : nov)

SAWAHLUNTO, murainews.com -- Wakil Gubernur Sumatera Barat Nasrul Abit menyempatkan diri singgah ke makam Prof Muhammad Yamin setelah mengunjungi warga Sawahlunto yang mendapat bantuan JPS pemerintah Provinsi Sumbar, Kamis (7/5/2020).

Dalam kesempatan itu, Nasrul Abit bersama Walikota Sawahlunto Deri Asta Deri, mampir dan berziarah ke makam Pahlawan Nasional Prof Muhammad Yamin, yang lokasinya tidak jauh dari rumah penerima bantuan JPS Sumbar.

Selain zikir dan do’a, Nasrul Abit, kembali mengenang sosok Prof M Yamin yang dikenal sebagai seorang budayawan, ahli hukum konstitusi dan penulis yang ulung, bahkan, karya-karya beliau cukup memberi pengaruh dalam membangun negara Indonesia yang berdaulat adil dan makmur, sebagaimana yang dicita-citakan oleh para pendiri bangsa ini.


"Masyarakat Sawahlunto patut berbangga dengan sosok M. Yamin sebagai seorang tokoh bangsa, yang semasa hidupnya terus menanamkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari," kata Nasrul Abit.

Sebagaimana diketahui M. Yamin dulu adalah pejuang yang menggerakkan perjuangan rakyat di zaman kemerdekaan. M. Yamin lahir di Talawi, Sawahlunto pada 24 Agustus 1903 dan meninggal di Jakarta, 17 Oktober 1962 pada usia 59 tahun dan saat menjelang ajalnya M. Yamin meminta untuk dimakamkan di tanah kelahirannya.

"Atas dedikasi dan pengorbanan beliau yang sudah teruji beliau mendapatkan gelar sebagai pahlawan nasional. Karena jasa-jasa beliau sangat besar bagi Negara ini," ujarnya.


Dalam sejarah salah satu tokoh pemuda bahkan dikenal sebagai orang yang paling menentang atau menyatukan organisasi pemuda yang bersifat kedaerahan itu dalam satu wadah.

Namun, tokoh pemuda itu kemudian malah dikenal sebagai sosok yang merumuskan Sumpah Pemuda dalam Kongres Pemuda II yang berlangsung pada 1928. Tokoh itu adalah Ketua Jong Sumatranen Bond, Mohammad Yamin.

Sampai sekarang Mohammad Yamin dikenal dengan kepahlawanannya sebagai Ketua Jong Sumatranen Bond. (nov)