Andri Maran Harapkan Zona Hijau Covid-19 di Kota Solok Tetap Dipertahankan - MuraiNews | Informasi Dari Kita untuk Kita
arrow_upward
settings_brightness


SOLOK, murainews.com -- Andri Maran yang digadang-gadang mendampingi Reinier pada Pilkada Kota Solok mendatang, turut peduli dalam mencegah Covid-19 masuk ke Kota Solok dengan membagi-bagikan masker kepada masyarakat pada Jumat sore (8/5/2020).

Sebanyak 10.000 masker telah dibagikan pada masyarakat di kecamatan dan lokasi pasar serta pada masyarakat yang lewat dijalan tidak menggunakan masker.

"Pencegahan penyebaran Virus Corona, tentunya menjadi tanggungjawab bagi kita semua, tidak hanya bagi petugas gugus tugas Covid-19 kota Solok saja, kita juga bisa membantu, agar kota Solok tetap pada zona hijau," ungkapnya.

Bersama Tim, Andri Maran membagikan masker di beberapa kelurahan dan pasar tradisional di Kota solok, untuk Cegah Masuknya Covid-19 di Kota Solok.

"Dari 19 Kabupaten/Kota di Sumatera Barat, masih terdapat 4 Kabupaten/Kota yang masih belum tersentuh Covid-19, salah satunya yaitu Kota Solok," kata Andri Maran.

Selain pemerintah, masih banyak pihak lain yang peduli akan daerahnya agar terhindar dari wabah covid-19. Andri Maran yang akrab disapa Erick salah satunya, yang saat ini, sangat peduli dalam mencegah covid-19 masuk ke Kota Solok.


"Dengan tim, kami selalu mengawasi dan bekerjasama dengan petugas gugus tugas Covid-19 kota Solok di setiap pintu masuk kota Solok," ucapnya.

"Alhamdulillah hingga saat ini wabah Covid-19 belum menyentuh Kota Solok, tentu kita patut bersyukur. Tadi saya bersama dengan relawan bergotong royong membagikan 10.000 masker kepada masyarakat untuk mempertahankan agar Kota Solok tetap berada pada zona hijau covid-19 ini," imbuhnya.

Mantan Ketua KONI Kota Solok ini juga menjelaskan bahwa untuk mempertahankan zona hijau covid-19 di Kota Solok ini bukan hanya tugas pemerintah, tetapi merupakan tugas bersama dan dibutuhkan disiplin masyarakat untuk mematuhi protokol covid-19.


"Selain membagikan masker, kita juga mengedukasi masyarakat agar tetap mematuhi protokol Kesehatan Covid-19, tetap memakai masker, rajin cuci tangan, jaga jarak dan tidak keluar rumah bila tidak ada keperluan yang mendesak," ucap Andri.

Disamping itu, Leo Murphy tokoh muda Kota Solok yang saat ini menduduki kursi DPRD Kota Solok juga turut hadir dalam acara pembagian masker oleh Andri Maran beserta relawan. Leo berikan apresisasi kegiatan yang dilakukan oleh Tim yang dipimpin langsung oleh Andri Maran.

"Kita bersyukur masih ada tokoh muda yang peduli dengan masyarakat, mudah-mudahan kegiatan ini menjadi contoh bagi masyarakat untuk bisa membantu pemerintah melakukan pencegahan masuknya Covid-19 ke Kota Solok," tukas Leo.

Leo Murphy berpesan seluruh perantau yang baru pulang dari luar daerah dapat melaporkan diri ke gugus tugas penanganan Covid-19. Untuk dilakukan pemeriksaan dan lakukan isolasi mandiri selama 14 hari, dengan tujuan Kota Solok tetap pada zona hijau.

"Dalam percepatan penanganan masalah pandemi Covid-19 ini, yang kita butuhkan kedisiplinan dengan mematuhi anjuran pemerintah, tim kesehatan dan tenaga pakar, Insya Allah kita akan keluar dari masalah ini, oleh karena itu setiap masyarakat balik dari daerah wajib ODP," ujarnya. (RA)

Andri Maran Harapkan Zona Hijau Covid-19 di Kota Solok Tetap Dipertahankan

Friday, May 8, 2020 : 9:39:00 PM


SOLOK, murainews.com -- Andri Maran yang digadang-gadang mendampingi Reinier pada Pilkada Kota Solok mendatang, turut peduli dalam mencegah Covid-19 masuk ke Kota Solok dengan membagi-bagikan masker kepada masyarakat pada Jumat sore (8/5/2020).

Sebanyak 10.000 masker telah dibagikan pada masyarakat di kecamatan dan lokasi pasar serta pada masyarakat yang lewat dijalan tidak menggunakan masker.

"Pencegahan penyebaran Virus Corona, tentunya menjadi tanggungjawab bagi kita semua, tidak hanya bagi petugas gugus tugas Covid-19 kota Solok saja, kita juga bisa membantu, agar kota Solok tetap pada zona hijau," ungkapnya.

Bersama Tim, Andri Maran membagikan masker di beberapa kelurahan dan pasar tradisional di Kota solok, untuk Cegah Masuknya Covid-19 di Kota Solok.

"Dari 19 Kabupaten/Kota di Sumatera Barat, masih terdapat 4 Kabupaten/Kota yang masih belum tersentuh Covid-19, salah satunya yaitu Kota Solok," kata Andri Maran.

Selain pemerintah, masih banyak pihak lain yang peduli akan daerahnya agar terhindar dari wabah covid-19. Andri Maran yang akrab disapa Erick salah satunya, yang saat ini, sangat peduli dalam mencegah covid-19 masuk ke Kota Solok.


"Dengan tim, kami selalu mengawasi dan bekerjasama dengan petugas gugus tugas Covid-19 kota Solok di setiap pintu masuk kota Solok," ucapnya.

"Alhamdulillah hingga saat ini wabah Covid-19 belum menyentuh Kota Solok, tentu kita patut bersyukur. Tadi saya bersama dengan relawan bergotong royong membagikan 10.000 masker kepada masyarakat untuk mempertahankan agar Kota Solok tetap berada pada zona hijau covid-19 ini," imbuhnya.

Mantan Ketua KONI Kota Solok ini juga menjelaskan bahwa untuk mempertahankan zona hijau covid-19 di Kota Solok ini bukan hanya tugas pemerintah, tetapi merupakan tugas bersama dan dibutuhkan disiplin masyarakat untuk mematuhi protokol covid-19.


"Selain membagikan masker, kita juga mengedukasi masyarakat agar tetap mematuhi protokol Kesehatan Covid-19, tetap memakai masker, rajin cuci tangan, jaga jarak dan tidak keluar rumah bila tidak ada keperluan yang mendesak," ucap Andri.

Disamping itu, Leo Murphy tokoh muda Kota Solok yang saat ini menduduki kursi DPRD Kota Solok juga turut hadir dalam acara pembagian masker oleh Andri Maran beserta relawan. Leo berikan apresisasi kegiatan yang dilakukan oleh Tim yang dipimpin langsung oleh Andri Maran.

"Kita bersyukur masih ada tokoh muda yang peduli dengan masyarakat, mudah-mudahan kegiatan ini menjadi contoh bagi masyarakat untuk bisa membantu pemerintah melakukan pencegahan masuknya Covid-19 ke Kota Solok," tukas Leo.

Leo Murphy berpesan seluruh perantau yang baru pulang dari luar daerah dapat melaporkan diri ke gugus tugas penanganan Covid-19. Untuk dilakukan pemeriksaan dan lakukan isolasi mandiri selama 14 hari, dengan tujuan Kota Solok tetap pada zona hijau.

"Dalam percepatan penanganan masalah pandemi Covid-19 ini, yang kita butuhkan kedisiplinan dengan mematuhi anjuran pemerintah, tim kesehatan dan tenaga pakar, Insya Allah kita akan keluar dari masalah ini, oleh karena itu setiap masyarakat balik dari daerah wajib ODP," ujarnya. (RA)