RSUD M Natsir Memiliki Laboratorium GeneXpert Untuk Uji Sampel Covid-19 - MuraiNews | Informasi Dari Kita untuk Kita
arrow_upward
settings_brightness
Tinggal menunggu izin dari Kemeterian Kesehatan, setelah itu langsung bisa dioperasikan


SOLOK, murainews.com -- Gubernur Sumatera Barat menyampaikan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Muhammad Natsir memiliki Laboratorium Biomedik memiliki alat yang dinamai GeneXpert yang bisa digunakan untuk menguji sampel pasien yang terindikasi terjangkit virus corona Covid-19.

Alat GeneXpert rencananya akan dipergunakan untuk pengecekan pasien Covid-19 yang hasilnya lebih akurat dan lebih cepat dari alat rapid test COVID-19, tes polymerase chain reaction (PCR). Dan untuk TB TCM menggunakan GeneXpert mampu dalam waktu tiga sampai lima jam hasilnya bisa langsung keluar.

"Mudah-mudahan dengan alat ini, bisa mempercepat kerja para dokter-dokter kita untuk mengetahui penderita Covid-19," kata gubernur Sumbar.

Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno saat mengunjungi RSUD Muhammad Natsir Kota Solok memberi apresiasi, karena cara kerja GeneXpert jauh lebih akurat daripada metode konvensional dengan memeriksa sputum di bawah mikroskop karena mesin langsung meneliti dan mengurai DNA bakteri.

Peralatan GeneXpert MTB/RIF di RS M Natsir, mampu mengidentifikasi 98 persen pasien yang terinfeksi bakteri yang ada pada tubuh manusia dengan hasil pemeriksaan sputum keakuratannya.


Menurut Irwan Prayitno mengatakan bahwa alat ini, juga ditempatkan di daerah-daerah dengan pasien HIV tinggi. Hanya dengan pemeriksaan melalui dahaknya kita sudah tahu positif dan negatif pasien tersebut.

"Sebelumnya Laboratorium GeneXpert RSUD M. Natsir Solok sudah mendapat penilaian yang baik dari Kemenkes RI. Hanya tinggal menunggu izin penggunaan Laboratotium tersebut. Kita akan urus secepatnya izin penggunaan Lab tersebut, termasuk akan melengkapi peralatannya," ungkapnya.

Irwan menyebut RS M. Natsir telah memiliki para dokter ahli yang meneliti virus untuk mendukung penggunaan alat laboratorium tersebut.

"Tinggal menunggu izin dari Kemeterian Kesehatan, setelah itu langsung bisa dioperasikan," ujarnya.

Selanjutnya Dirut RSUD M. Natsir, drg Basyir Busnia menyampaikan, cara kerja GeneXpert jauh lebih akurat daripada metode konvensional dengan memeriksa sputum di bawah mikroskop, karena mesin langsung meneliti dan mengurai DNA bakteri.


Sampelnya itu bisa dari sputum, cairan tubuh, tetapi tidak untuk darah. GeneXpert juga banyak digunakan untuk mendeteksi jumlah virus HIV.

Lebih lanjut Basyir Busnia menyampaikan, bahwa masyarakat tidak perlu khawatir, karena alat canggih tersebut sudah tersedia di RSUD M. Natsir Solok. Ini sebagai bentuk pemenuhan kebutuhan terhadap pelayanan masyarakat.

Kemudian Dirut Basyir Busnia juga melaporkan kepada Gubernur, bahwa RS. M. Natsir masih kekurangan tenaga medis bidang Anastesi. Untuk itu dimohonkan kiranya bapak Gubernur dapat memenuhi kekurangan tenaga anastesi di M. Natsir dimaksud. (nov)

RSUD M Natsir Memiliki Laboratorium GeneXpert Untuk Uji Sampel Covid-19

Sunday, April 26, 2020 : 8:27:00 PM
Tinggal menunggu izin dari Kemeterian Kesehatan, setelah itu langsung bisa dioperasikan


SOLOK, murainews.com -- Gubernur Sumatera Barat menyampaikan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Muhammad Natsir memiliki Laboratorium Biomedik memiliki alat yang dinamai GeneXpert yang bisa digunakan untuk menguji sampel pasien yang terindikasi terjangkit virus corona Covid-19.

Alat GeneXpert rencananya akan dipergunakan untuk pengecekan pasien Covid-19 yang hasilnya lebih akurat dan lebih cepat dari alat rapid test COVID-19, tes polymerase chain reaction (PCR). Dan untuk TB TCM menggunakan GeneXpert mampu dalam waktu tiga sampai lima jam hasilnya bisa langsung keluar.

"Mudah-mudahan dengan alat ini, bisa mempercepat kerja para dokter-dokter kita untuk mengetahui penderita Covid-19," kata gubernur Sumbar.

Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno saat mengunjungi RSUD Muhammad Natsir Kota Solok memberi apresiasi, karena cara kerja GeneXpert jauh lebih akurat daripada metode konvensional dengan memeriksa sputum di bawah mikroskop karena mesin langsung meneliti dan mengurai DNA bakteri.

Peralatan GeneXpert MTB/RIF di RS M Natsir, mampu mengidentifikasi 98 persen pasien yang terinfeksi bakteri yang ada pada tubuh manusia dengan hasil pemeriksaan sputum keakuratannya.


Menurut Irwan Prayitno mengatakan bahwa alat ini, juga ditempatkan di daerah-daerah dengan pasien HIV tinggi. Hanya dengan pemeriksaan melalui dahaknya kita sudah tahu positif dan negatif pasien tersebut.

"Sebelumnya Laboratorium GeneXpert RSUD M. Natsir Solok sudah mendapat penilaian yang baik dari Kemenkes RI. Hanya tinggal menunggu izin penggunaan Laboratotium tersebut. Kita akan urus secepatnya izin penggunaan Lab tersebut, termasuk akan melengkapi peralatannya," ungkapnya.

Irwan menyebut RS M. Natsir telah memiliki para dokter ahli yang meneliti virus untuk mendukung penggunaan alat laboratorium tersebut.

"Tinggal menunggu izin dari Kemeterian Kesehatan, setelah itu langsung bisa dioperasikan," ujarnya.

Selanjutnya Dirut RSUD M. Natsir, drg Basyir Busnia menyampaikan, cara kerja GeneXpert jauh lebih akurat daripada metode konvensional dengan memeriksa sputum di bawah mikroskop, karena mesin langsung meneliti dan mengurai DNA bakteri.


Sampelnya itu bisa dari sputum, cairan tubuh, tetapi tidak untuk darah. GeneXpert juga banyak digunakan untuk mendeteksi jumlah virus HIV.

Lebih lanjut Basyir Busnia menyampaikan, bahwa masyarakat tidak perlu khawatir, karena alat canggih tersebut sudah tersedia di RSUD M. Natsir Solok. Ini sebagai bentuk pemenuhan kebutuhan terhadap pelayanan masyarakat.

Kemudian Dirut Basyir Busnia juga melaporkan kepada Gubernur, bahwa RS. M. Natsir masih kekurangan tenaga medis bidang Anastesi. Untuk itu dimohonkan kiranya bapak Gubernur dapat memenuhi kekurangan tenaga anastesi di M. Natsir dimaksud. (nov)