Kasus Corona Meningkat Hingga Tembus Angka 100 Jiwa - MuraiNews | Informasi Dari Kita untuk Kita
arrow_upward
settings_brightness
Penyebab utama penularan dari pasien lokal dan cendrung akibat tidak disiplin.


PADANG, murainews.com -- Angka Pasien positif Covid-19 di Sumatera Barat mengalami kenaikan, sampai hari ini Minggu (26/04/2020) tembus angka 100 orang lebih.

Kenaikan ini akibat adanya penambahan
5 (lima) orang warga Sumbar yang positif terinfeksi covid-19. Total warga Sumbar yang telah terinfeksi covid-19 sampai hari ini sebanyak 102 orang. Kini penyebab utama penularan dari pasien lokal dan cendrung akibat tidak disiplin.

Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Sumatera Barat Jasman Rizal mengatakan dari rata-rata 300 sample swab perhari yang dilakukan tim laboratorium Fakultas Kedokteran Unand yang dipimpin Dr. dr. Andani Eka Putra, M.Sc, dikonfirmasikan ada lima orang lagi masyarakat Sumbar yang positif terinfeksi covid-19.

Menurut Jasman, di Kota Padang terjadi penambahan 3 (tiga) orang dan Pesisir Selatan juga terjadi penambahan 2 (dua) orang warganya positif terinfeksi virus corona, melalui rilis Humas Sumbar.

Kecenderungan saat ini di Sumatera Barat, penyebab terinfeksinya bukan lagi hanya secara imported case atau kasus menimpa seseorang yang baru kembali dari luar negeri, tanpa terkait dengan kluster manapun, namun juga telah menular secara local transmission atau penularan covid-19 yang terjadi secara lokal atau di lokasi tempat pasein positif covid-19 berada saat ini karena kontak dan berinteraksi dengan dengan orang yang terinfeksi sebelumnya.

"Penyebabnya antara lain karena tidak menjaga physical distancing, tidak memakai masker, jarang cuci tangan dan masih belum disiplin untuk selalu berada di rumah saja serta banyaknya melanggar protokol kesehatan lainnya yang dianjurkan pemerintah," ujarnya.


Rata-rata semua warga yang baru dinyatakan positif beberapa hari ini, hampir semuanya karena local transmission. Dari lima orang yang dinyatakan positif terinfeksi hari ini, semuanya terinfeksi karena kontak dengan orang yang sebelumnya juga telah juga positif (local transmission).

Jasman menjelaskan dari 102 orang tersebut yang dinyatakan positif covid-19 di Sumbar, sebanyak 20 orang sudah dinyatakan sembuh, 11 orang meninggal dunia, 29 orang dirawat di berbagai rumah sakit dan 23 orang isolasi mandiri di rumah dan 19 orang lagi isolasi di berbagai pusat karantina.

Berikut rinciannya tambahan warga yang positif terinfeksi corona; pertama wanita (54), alamat Jati Kota Padang, wiraswasta, terpapar covid-19 dari anaknya yang baru pulang dari Jogjakarta. Anaknya tidak menunjukkan gejala atau disebut sebagai carrier atau Orang Tanpa Gejala (OTG). Sekarang dirawat di RS Universitas Andalas Padang.

Kedua, wanita (43), alamat di Alai Parak Kopi, Ibu Rumah Tangga, terpapar karena sering ke lokasi yang potensial berkembangnya penularan covid-19. Sekarang dirawat di RSUD Rasyidin Kota Padang.

Pasien ketiga, pria (69), alamat di Lubuak Bagaluang Kota Padang, wiraswasta. Terinfeksi karena kontak dengan beberapa orang yang telah dinyatakan positif sebelumnya. Sekarang isolasi mandiri di rumah.

Pasien kelima, pria (26), alamat di Tarusan Pesisir Selatan, mahasiswa. Terinfeksi karena kontak dengan salah satu pasien positif sebelumnya. Sekarang isolasi di Rusunawa Painan

Berikutnya pasien kelima, anak perempuan umur 6 tahun, alamat Tarusan Pesisir Selatan. Terinfeksi karena kontak dengan pasien positif sebelumnya. Sekarang isolasi di Rusunawa Painan.

Dengan demikian total yang positif terinfeksi covid-19 di Sumatera Barat sampai hari ini adalah 102 orang. Dari 102 orang tersebut, 20 orang sembuh, 11 orang meninggal dunia, 29 orang dirawat di berbagai rumah sakit dan 23 orang isolasi mandiri di rumah dan 19 orang lagi isolasi di berbagai pusat karantina.

Dari tim pemantau perbatasan, didapat data bahwa sampai Sabtu (25/04/2020) jumlah pendatang yang telah masuk ke Sumbar melalui 10 pintu masuk dari tanggal 31 Maret 2020, telah mencapai jumlah 122.326 orang, rata-rata 4.531 orang perhari.

"Sedangkan dari tim karantina Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Provinsi Sumbar, di dapat laporan total warga yang telah dikarantina sampai hari ini 243 orang. Dengan rincian 115 orang masih di tempat karantina, 127 telah selesai pengkarantinaannya dan 1 orang (asal magek) melanjutkan karantina mandiri di rumah dengan jaminan pemantauan ketat dari puskesmas tempat domisili," katanya menandaskan.  (nov)

Kasus Corona Meningkat Hingga Tembus Angka 100 Jiwa

Sunday, April 26, 2020 : 7:15:00 PM
Penyebab utama penularan dari pasien lokal dan cendrung akibat tidak disiplin.


PADANG, murainews.com -- Angka Pasien positif Covid-19 di Sumatera Barat mengalami kenaikan, sampai hari ini Minggu (26/04/2020) tembus angka 100 orang lebih.

Kenaikan ini akibat adanya penambahan
5 (lima) orang warga Sumbar yang positif terinfeksi covid-19. Total warga Sumbar yang telah terinfeksi covid-19 sampai hari ini sebanyak 102 orang. Kini penyebab utama penularan dari pasien lokal dan cendrung akibat tidak disiplin.

Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Sumatera Barat Jasman Rizal mengatakan dari rata-rata 300 sample swab perhari yang dilakukan tim laboratorium Fakultas Kedokteran Unand yang dipimpin Dr. dr. Andani Eka Putra, M.Sc, dikonfirmasikan ada lima orang lagi masyarakat Sumbar yang positif terinfeksi covid-19.

Menurut Jasman, di Kota Padang terjadi penambahan 3 (tiga) orang dan Pesisir Selatan juga terjadi penambahan 2 (dua) orang warganya positif terinfeksi virus corona, melalui rilis Humas Sumbar.

Kecenderungan saat ini di Sumatera Barat, penyebab terinfeksinya bukan lagi hanya secara imported case atau kasus menimpa seseorang yang baru kembali dari luar negeri, tanpa terkait dengan kluster manapun, namun juga telah menular secara local transmission atau penularan covid-19 yang terjadi secara lokal atau di lokasi tempat pasein positif covid-19 berada saat ini karena kontak dan berinteraksi dengan dengan orang yang terinfeksi sebelumnya.

"Penyebabnya antara lain karena tidak menjaga physical distancing, tidak memakai masker, jarang cuci tangan dan masih belum disiplin untuk selalu berada di rumah saja serta banyaknya melanggar protokol kesehatan lainnya yang dianjurkan pemerintah," ujarnya.


Rata-rata semua warga yang baru dinyatakan positif beberapa hari ini, hampir semuanya karena local transmission. Dari lima orang yang dinyatakan positif terinfeksi hari ini, semuanya terinfeksi karena kontak dengan orang yang sebelumnya juga telah juga positif (local transmission).

Jasman menjelaskan dari 102 orang tersebut yang dinyatakan positif covid-19 di Sumbar, sebanyak 20 orang sudah dinyatakan sembuh, 11 orang meninggal dunia, 29 orang dirawat di berbagai rumah sakit dan 23 orang isolasi mandiri di rumah dan 19 orang lagi isolasi di berbagai pusat karantina.

Berikut rinciannya tambahan warga yang positif terinfeksi corona; pertama wanita (54), alamat Jati Kota Padang, wiraswasta, terpapar covid-19 dari anaknya yang baru pulang dari Jogjakarta. Anaknya tidak menunjukkan gejala atau disebut sebagai carrier atau Orang Tanpa Gejala (OTG). Sekarang dirawat di RS Universitas Andalas Padang.

Kedua, wanita (43), alamat di Alai Parak Kopi, Ibu Rumah Tangga, terpapar karena sering ke lokasi yang potensial berkembangnya penularan covid-19. Sekarang dirawat di RSUD Rasyidin Kota Padang.

Pasien ketiga, pria (69), alamat di Lubuak Bagaluang Kota Padang, wiraswasta. Terinfeksi karena kontak dengan beberapa orang yang telah dinyatakan positif sebelumnya. Sekarang isolasi mandiri di rumah.

Pasien kelima, pria (26), alamat di Tarusan Pesisir Selatan, mahasiswa. Terinfeksi karena kontak dengan salah satu pasien positif sebelumnya. Sekarang isolasi di Rusunawa Painan

Berikutnya pasien kelima, anak perempuan umur 6 tahun, alamat Tarusan Pesisir Selatan. Terinfeksi karena kontak dengan pasien positif sebelumnya. Sekarang isolasi di Rusunawa Painan.

Dengan demikian total yang positif terinfeksi covid-19 di Sumatera Barat sampai hari ini adalah 102 orang. Dari 102 orang tersebut, 20 orang sembuh, 11 orang meninggal dunia, 29 orang dirawat di berbagai rumah sakit dan 23 orang isolasi mandiri di rumah dan 19 orang lagi isolasi di berbagai pusat karantina.

Dari tim pemantau perbatasan, didapat data bahwa sampai Sabtu (25/04/2020) jumlah pendatang yang telah masuk ke Sumbar melalui 10 pintu masuk dari tanggal 31 Maret 2020, telah mencapai jumlah 122.326 orang, rata-rata 4.531 orang perhari.

"Sedangkan dari tim karantina Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Provinsi Sumbar, di dapat laporan total warga yang telah dikarantina sampai hari ini 243 orang. Dengan rincian 115 orang masih di tempat karantina, 127 telah selesai pengkarantinaannya dan 1 orang (asal magek) melanjutkan karantina mandiri di rumah dengan jaminan pemantauan ketat dari puskesmas tempat domisili," katanya menandaskan.  (nov)