Akses Lalu Lintas Sicincin-Malalak Putus Total Akibat Longsor - MuraiNews | Informasi Dari Kita untuk Kita
arrow_upward
settings_brightness


AGAM, murainews.com -- Jalan Sicincin – Malalak tidak bisa dilewati kendaraan karena tertutup reruntuhan tanah dan batuan yang menutup jalan.

Wakil Gubernur Sumbar Nasrul Abit, Meninjau lokasi longsor jalan lintas Sicincin-Malalak menuju Bukittingi Kabupaten Agam, Minggu (26/4/2020). Bencana longsor yang menimbun jalan tersebut terjadi di Jorong Limo Badak, Nagari Malalak Timur, Kecamatan Malalak, Kabupaten Agam, Provinsi Sumatra Barat.

Nasrul Abit mengatakan, turut prihatin atas bencana yang menimpa kabupaten Agam sehingga jalan alternatif masyarakat Malalak menuju Bukittinggi jadi putus akibat material longsor dan batu besar yang jatuh dari lereng bukit.

"Musibah ini terjadi akibat turunnya hujan pada pada Sabtu siang sekitar pukul 14.45 WIB. Kejadian ini mengakibatkan tertutupnya akses jalan lintas Sicincin-Malalak," ungkap Nasrul Abit.

Terkait dengan ini kendaraan belum bisa melewati jalan tersebut, sebab bebatuan cukup besar yang menutupi badan jalan, belum maksimal dilakukan pekerjaan kerena reruntuhan diatas masih berjatuhan termasuk beberapa batu masih gatung di lereng nya.

"Dalam kejadian ini tidak ada korban jiwa maupun materil. Kita segera lakukan pembersihan material longsor yang menutup jalan," kata Nasrul Abit.


Wagub mengharapkan, pembukaan jalan terhadap titik longsor itu selesai dalam dua minggu, teknisnya pengerjaan sudah diserahkan kapada Dinas Pengerjaan Umum (DPU), cukup berat satu gunung harus dibuka semua namun tetap segera dibersihkan, sehingga tidak ada lagi resiko berikutnya, pekerjaannya bisa dipercepat, tapi ini sangat tergantung pada cuaca.

Dikatakan Wagub, untuk pekerjaan pembukaan jalan yang tertimbun material lonsor, provinsi akan bertanggung jawab terhadap bencana ini. Tentu Pemrpov harus berkoordinasi dengan pihak kabupaten, baik Dinas Pekerjaan Umum (DPU) atau Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Agam. Jalan ini kebutuhan dan tanggung jawab bersama, tentu segera kita perbaiki.

Pada peninjauan tersebut Wagub Sumbar didampingi oleh Bupati Agam Indra Catri. Hadir juga Kadis Pekerjaan Umum (PU Sumbar) Fathol Bari, BPBD Sumbar Rumainur, Camat Melalak Ricky Eka Putra dan Wali Nagari Malalak Abdul Hamidi. (nov)

Akses Lalu Lintas Sicincin-Malalak Putus Total Akibat Longsor

Sunday, April 26, 2020 : 9:43:00 PM


AGAM, murainews.com -- Jalan Sicincin – Malalak tidak bisa dilewati kendaraan karena tertutup reruntuhan tanah dan batuan yang menutup jalan.

Wakil Gubernur Sumbar Nasrul Abit, Meninjau lokasi longsor jalan lintas Sicincin-Malalak menuju Bukittingi Kabupaten Agam, Minggu (26/4/2020). Bencana longsor yang menimbun jalan tersebut terjadi di Jorong Limo Badak, Nagari Malalak Timur, Kecamatan Malalak, Kabupaten Agam, Provinsi Sumatra Barat.

Nasrul Abit mengatakan, turut prihatin atas bencana yang menimpa kabupaten Agam sehingga jalan alternatif masyarakat Malalak menuju Bukittinggi jadi putus akibat material longsor dan batu besar yang jatuh dari lereng bukit.

"Musibah ini terjadi akibat turunnya hujan pada pada Sabtu siang sekitar pukul 14.45 WIB. Kejadian ini mengakibatkan tertutupnya akses jalan lintas Sicincin-Malalak," ungkap Nasrul Abit.

Terkait dengan ini kendaraan belum bisa melewati jalan tersebut, sebab bebatuan cukup besar yang menutupi badan jalan, belum maksimal dilakukan pekerjaan kerena reruntuhan diatas masih berjatuhan termasuk beberapa batu masih gatung di lereng nya.

"Dalam kejadian ini tidak ada korban jiwa maupun materil. Kita segera lakukan pembersihan material longsor yang menutup jalan," kata Nasrul Abit.


Wagub mengharapkan, pembukaan jalan terhadap titik longsor itu selesai dalam dua minggu, teknisnya pengerjaan sudah diserahkan kapada Dinas Pengerjaan Umum (DPU), cukup berat satu gunung harus dibuka semua namun tetap segera dibersihkan, sehingga tidak ada lagi resiko berikutnya, pekerjaannya bisa dipercepat, tapi ini sangat tergantung pada cuaca.

Dikatakan Wagub, untuk pekerjaan pembukaan jalan yang tertimbun material lonsor, provinsi akan bertanggung jawab terhadap bencana ini. Tentu Pemrpov harus berkoordinasi dengan pihak kabupaten, baik Dinas Pekerjaan Umum (DPU) atau Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Agam. Jalan ini kebutuhan dan tanggung jawab bersama, tentu segera kita perbaiki.

Pada peninjauan tersebut Wagub Sumbar didampingi oleh Bupati Agam Indra Catri. Hadir juga Kadis Pekerjaan Umum (PU Sumbar) Fathol Bari, BPBD Sumbar Rumainur, Camat Melalak Ricky Eka Putra dan Wali Nagari Malalak Abdul Hamidi. (nov)