Tinjau UNBK SMK Hari Pertama, Gubernur Sebut Tak Terima Laporan Soal Kendala - MuraiNews | Informasi Dari Kita untuk Kita
arrow_upward
settings_brightness



PADANG, murainews.com -- Gubernur Sumatera Barat Prof. Dr. H. Irwan Prayitno, Psi. M.Sc meninjau pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) 2020 di SMKN 5 Padang, Senin, (16/3/2020). Gubernur mengatakan, pelaksanaan UNBK di sekolah tersebut berjalan lancar.

Gubernur Sumbar yang didampingi oleh Kepala Dinas Pendidikan Sumbar Adib Alfikri, SE. MSi, Kepala Humas Setda Sumbar Dra. Jasman, MM dan Kepala SMKN 5 Padang mengelilingi ruangan ujian di dua sekolah yang dikunjungi ini, dirinya hanya melihat dari luar lantaran tidak boleh masuk ruangan selain panitia dan teknisi

"Pada prinsipnya di hari pertama, ujian berjalan lancar, 100 persen siap. Tidak ada masalah, kalau terjadi permasalahan kita akan segera carikan solusi," katanya

Gubernur berharap siswa lulus seratus persen, walaupun lulusan seratus persen itu tidak mutlak tapi yang penting adalah kualitas. Para guru dan kepala sekolah juga diharapkan dapat meningkatkan kualitas, agar dengan kualitas bersaing, bukan kuantitas.


"Saya mendoakan peserta UNBK, khususnya siswa SMK agar lulusan banyak segera diserap dunia usaha. Karena lulusan SMK termasuk kategori yang tinggi di dunia usaha. Mudah-mudahan juga seluruh SMK mampu terserap di dunia kerja," ucap Irwan Prayitno.

Sementara itu Kadisdik Sumbar Adib Alfikri  juga menambahkan, pelaksanaan UNBK SMKN 5 Padang sudah siap dan lengkap.

"Untuk fasilitas komputer dan jaringan sudah ok, dan sudah bisa dikatakan seluruhnya UNBK, Alhamdulillah Sumbar sudah 100 % UNBK," ungkapnya.

Dia mengapresiasi kesiapan  SMKN 5 Padang yang telah melaksanakan UNBK dengan baik. "Disini, kecepatan internetnya memadai, didukung operator yang berpengalaman membantu pelaksanaan," ujarnya.


Adib pun menegaskan, jika ada kendala dalam pelaksanaan ujian, pihaknya sekolah telah mempersiapkan solusinya dengan matang. Untuk peralatan teknispun diakuinya tak ada kendala baik dari jaringan maupun listrik, termasuk sarana dan prasarana.

"Misalnya kalau nanti ada pemadaman listrik, kita sudah menyiapkan setiap server sudah dilengkapi dengan UPS, jadi bisa menyimpan listrik selama 15 menit utuk mempersiapkan genset," sebutnya. (nov)

Tinjau UNBK SMK Hari Pertama, Gubernur Sebut Tak Terima Laporan Soal Kendala

Monday, March 16, 2020 : 10:26:00 AM



PADANG, murainews.com -- Gubernur Sumatera Barat Prof. Dr. H. Irwan Prayitno, Psi. M.Sc meninjau pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) 2020 di SMKN 5 Padang, Senin, (16/3/2020). Gubernur mengatakan, pelaksanaan UNBK di sekolah tersebut berjalan lancar.

Gubernur Sumbar yang didampingi oleh Kepala Dinas Pendidikan Sumbar Adib Alfikri, SE. MSi, Kepala Humas Setda Sumbar Dra. Jasman, MM dan Kepala SMKN 5 Padang mengelilingi ruangan ujian di dua sekolah yang dikunjungi ini, dirinya hanya melihat dari luar lantaran tidak boleh masuk ruangan selain panitia dan teknisi

"Pada prinsipnya di hari pertama, ujian berjalan lancar, 100 persen siap. Tidak ada masalah, kalau terjadi permasalahan kita akan segera carikan solusi," katanya

Gubernur berharap siswa lulus seratus persen, walaupun lulusan seratus persen itu tidak mutlak tapi yang penting adalah kualitas. Para guru dan kepala sekolah juga diharapkan dapat meningkatkan kualitas, agar dengan kualitas bersaing, bukan kuantitas.


"Saya mendoakan peserta UNBK, khususnya siswa SMK agar lulusan banyak segera diserap dunia usaha. Karena lulusan SMK termasuk kategori yang tinggi di dunia usaha. Mudah-mudahan juga seluruh SMK mampu terserap di dunia kerja," ucap Irwan Prayitno.

Sementara itu Kadisdik Sumbar Adib Alfikri  juga menambahkan, pelaksanaan UNBK SMKN 5 Padang sudah siap dan lengkap.

"Untuk fasilitas komputer dan jaringan sudah ok, dan sudah bisa dikatakan seluruhnya UNBK, Alhamdulillah Sumbar sudah 100 % UNBK," ungkapnya.

Dia mengapresiasi kesiapan  SMKN 5 Padang yang telah melaksanakan UNBK dengan baik. "Disini, kecepatan internetnya memadai, didukung operator yang berpengalaman membantu pelaksanaan," ujarnya.


Adib pun menegaskan, jika ada kendala dalam pelaksanaan ujian, pihaknya sekolah telah mempersiapkan solusinya dengan matang. Untuk peralatan teknispun diakuinya tak ada kendala baik dari jaringan maupun listrik, termasuk sarana dan prasarana.

"Misalnya kalau nanti ada pemadaman listrik, kita sudah menyiapkan setiap server sudah dilengkapi dengan UPS, jadi bisa menyimpan listrik selama 15 menit utuk mempersiapkan genset," sebutnya. (nov)