Reinier Minta Relawan Reinier-Andri Marant Tidak Cepat Puas Meski Puncaki Survey - MuraiNews | Informasi Dari Kita untuk Kita
arrow_upward
settings_brightness


PADANG, murainews.com -- Pasangan bakal calon Walikota Solok Reinier - Andri Marant saat ini menjadi pasangan terkuat di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kota Solok yang akan dilaksanakan 23 September 2020. Hal ini diketahui berdasarkan survey Arah Baru Center (ABC).

Hasil survey yang dilakukan ABC pada akhir Februari lalu menunjukkan bahwa, pasangan Reinier - Andri Marant memiliki tingkat elektabilitas tertinggi, jika dibanding simulasi pasangan kandidat lain.

Pasangan Reinier - Andri Marant setelah mendapat rekomendasi dari parpol pengusung PDIP dan Partai Keadilan Persatuan Indonesia (PKPI) sebagai syarat proses penetapan pasangan calon, memakin mantap untuk maju untuk mewujudkan Kota Solok yang mandiri dan berbudaya.


Menurut Reinier, untuk bisa mengusung calon Walikota dan Wakil Walikota Solok dibutuhkan 20 persen suara legislatif, dimana anggota DPRD Kota Solok 2019-2024 berjumlah 20 orang, berarti untuk bisa mengusung calon butuh kami butuh empat kursi DPRD Kota Solok.

"Sementara kami sudah memperoleh dua kursi pengusung yaitu dari PDI-P dan PKPI, berarti masih membutuhkan dua kursi lagi. Insya Allah .. akan tercapai," ungkap Reinier dengan semangat.

Reinier saat ini masih menjabat sebagai Wakil Walikota Solok aktif (incumbent) dan Andri Maran seorang pengusaha sekaligus politisi PDI-P sudah melakukan kordinasi dengan berbagai parpol.

"Kita sudah lakukan lobi-lobi dengan beberapa parpol. Intinya mereka sangat renponsif dengan pasangan Reinier - Andri Marant. Tinggal nunggu waktu saja kita akan umumkan nantinya," katanya.

Saat ini, ada tiga bakal calon Walikota dan Wakil Walikota Solok yang sudah mengapung untuk Pilkada Kota Solok, yakni Reinier - Andri Marant, Ismail Koto - Edi Candra, serta Yutris Can - Irman Yefri Adang. Reinier berharap dukungan penuh dari masyarakat Solok.


"Alhamdulillah hasil survey ABC menunjukkan bahwa masyarakat menerima kami (Reinier - Andri Marant), akan tetapi kami tetap meminta relawan RA agar tidak cepat puas dan tetap membantu kami dalam mensosialisasikan masyarakat Kota Solok untuk tetap bersama RA," ucap Reinier.

Hasil survey Arah Baru Center yang dilakukan pada tanggal 21-25 Februari 2020 mengatakan bahwa Reinier sebagai pemuncak survey untuk calon Walikota Solok dengan perolehan 52,9 persen, disusul Yutris Can 35,3 persen dan Ismail Koto 10,6 persen.

Sementara itu menurut Leo Murphy SH saat dihubungi media seluler (HP) yang merupakan politikus muda Kota Solok yang saat ini menduduki kursi DPRD Kota Solok 2019-2024 dari PDI-P mengatakan, untuk calon Walikota Solok, PDI-P telah melihat peluang dari beberapa partai lainnya. Namun, untuk calon kandidat yang kuat masih urautan teratas  pasangan Reinier - Andri Marant.

"Memang pasangan Reinier - Andri Marant puncak dari hasil survey ABC, kami dari tim relawan memgevaluasi dan membahas hasil survey tersebut. Bagi kami ini sudah mewakili survey yang kami dilakukan selama delapan bulan belangan ini yang turun langsung ke warga," jelas Leo.

Lanjut ia juga menjelaskan, dari hasil survey ABC 2 kecamatan dan 13 kelurahan sangat memuaskan, melihat figur kandidat yang ada hanya pasangan Reinier - Andri Marant yang kebanyakan dari kaum milenial yang berharap ada perubahan untuk Kota Solok.

"Kami juga telah menjalin komunikasi politik dengan beberapa partai lain, ada Nasdem, Demokrat, Hanura dan PBB, mudah-mudahan kita dapat dukungan sepenuhnya," harap Leo. (nov)

Reinier Minta Relawan Reinier-Andri Marant Tidak Cepat Puas Meski Puncaki Survey

Friday, March 6, 2020 : 9:44:00 PM


PADANG, murainews.com -- Pasangan bakal calon Walikota Solok Reinier - Andri Marant saat ini menjadi pasangan terkuat di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kota Solok yang akan dilaksanakan 23 September 2020. Hal ini diketahui berdasarkan survey Arah Baru Center (ABC).

Hasil survey yang dilakukan ABC pada akhir Februari lalu menunjukkan bahwa, pasangan Reinier - Andri Marant memiliki tingkat elektabilitas tertinggi, jika dibanding simulasi pasangan kandidat lain.

Pasangan Reinier - Andri Marant setelah mendapat rekomendasi dari parpol pengusung PDIP dan Partai Keadilan Persatuan Indonesia (PKPI) sebagai syarat proses penetapan pasangan calon, memakin mantap untuk maju untuk mewujudkan Kota Solok yang mandiri dan berbudaya.


Menurut Reinier, untuk bisa mengusung calon Walikota dan Wakil Walikota Solok dibutuhkan 20 persen suara legislatif, dimana anggota DPRD Kota Solok 2019-2024 berjumlah 20 orang, berarti untuk bisa mengusung calon butuh kami butuh empat kursi DPRD Kota Solok.

"Sementara kami sudah memperoleh dua kursi pengusung yaitu dari PDI-P dan PKPI, berarti masih membutuhkan dua kursi lagi. Insya Allah .. akan tercapai," ungkap Reinier dengan semangat.

Reinier saat ini masih menjabat sebagai Wakil Walikota Solok aktif (incumbent) dan Andri Maran seorang pengusaha sekaligus politisi PDI-P sudah melakukan kordinasi dengan berbagai parpol.

"Kita sudah lakukan lobi-lobi dengan beberapa parpol. Intinya mereka sangat renponsif dengan pasangan Reinier - Andri Marant. Tinggal nunggu waktu saja kita akan umumkan nantinya," katanya.

Saat ini, ada tiga bakal calon Walikota dan Wakil Walikota Solok yang sudah mengapung untuk Pilkada Kota Solok, yakni Reinier - Andri Marant, Ismail Koto - Edi Candra, serta Yutris Can - Irman Yefri Adang. Reinier berharap dukungan penuh dari masyarakat Solok.


"Alhamdulillah hasil survey ABC menunjukkan bahwa masyarakat menerima kami (Reinier - Andri Marant), akan tetapi kami tetap meminta relawan RA agar tidak cepat puas dan tetap membantu kami dalam mensosialisasikan masyarakat Kota Solok untuk tetap bersama RA," ucap Reinier.

Hasil survey Arah Baru Center yang dilakukan pada tanggal 21-25 Februari 2020 mengatakan bahwa Reinier sebagai pemuncak survey untuk calon Walikota Solok dengan perolehan 52,9 persen, disusul Yutris Can 35,3 persen dan Ismail Koto 10,6 persen.

Sementara itu menurut Leo Murphy SH saat dihubungi media seluler (HP) yang merupakan politikus muda Kota Solok yang saat ini menduduki kursi DPRD Kota Solok 2019-2024 dari PDI-P mengatakan, untuk calon Walikota Solok, PDI-P telah melihat peluang dari beberapa partai lainnya. Namun, untuk calon kandidat yang kuat masih urautan teratas  pasangan Reinier - Andri Marant.

"Memang pasangan Reinier - Andri Marant puncak dari hasil survey ABC, kami dari tim relawan memgevaluasi dan membahas hasil survey tersebut. Bagi kami ini sudah mewakili survey yang kami dilakukan selama delapan bulan belangan ini yang turun langsung ke warga," jelas Leo.

Lanjut ia juga menjelaskan, dari hasil survey ABC 2 kecamatan dan 13 kelurahan sangat memuaskan, melihat figur kandidat yang ada hanya pasangan Reinier - Andri Marant yang kebanyakan dari kaum milenial yang berharap ada perubahan untuk Kota Solok.

"Kami juga telah menjalin komunikasi politik dengan beberapa partai lain, ada Nasdem, Demokrat, Hanura dan PBB, mudah-mudahan kita dapat dukungan sepenuhnya," harap Leo. (nov)