Nasrul Abit Apresiasi Rimbawan Lestarikan Hutan - MuraiNews | Informasi Dari Kita untuk Kita
arrow_upward
settings_brightness


PADANG, murainews.com -- Wakil Gubernur Sumatera Barat Nasrul Abit pimpin upacara rutin setiap tanggal 17 bulan dilaksanakan di lapangan kantor gubernur, Selasa (17/3/2020) yang diikuti seluruh ASN lingkup Pemerintah Sumbar.

Pelaksanaan upacara setiap tanggal 17 bulan berjalan adalah merupakan salah satu upaya membangun karakter ASN agar terus disiplin dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya, serta mengembangkan budaya kerja yang lebih baik demi mewujudkan kehidupan berbangsa, bernegara dan bermasyarakat yang dilandasi dengan nilai- nilai pancasila dan UUD1945.

Indonesia merupakan salah satu negara yang memeliki hutan tropis dengan keanekaragaman hayatinya yang sangat tinggi, hingga menyandang predikat "mega biodiversity country".

"Oleh karena itu, marilah kita jaga kelestarian dan stabilitas ekosistem global. Masyarakat dalam mengelola hutan jangan hanya mengambil nilai ekonomi kayu saja, melainkan pada tatanan keseluruhan ekosistem hutan dengan beragam fungsinya (bentang alam)," sebut Nasrul Abit.

Selanjutnya dijelaskan bahwa peningkatan soliditas rimbawan menuju Kehutanan Baru, bagaimana pembangunan kehutanan diarahkan ke pendekatan ekosentris yang menyeimbangkan manusia sebagai satu bagian dari mata rantai ekosistem, yaitu air, tanah, flora dan fauna.


"Kita semua tergantung pada hutan, tanpa hutan kita bukan siapa-siapa. Ungkapan ini harus tertanam dalam hati sanubari rimbawan, agar rimbawan dapat tegam berdiri dan optimis sebagai profesi yang handal dan profesional," ucapnya.

Peran Rimbawan sangat penting dalam menjaga kelestarian lingkungan. Terlebih untuk memelihara, melindungi dan meningkatkan kemampuan ekosistem hutan. Karena rimbawan adalah sosok yang kuat dalam identitas, skill, perspektif berpikir, solidaritas dan bergotong-royong. rimbawan juga sosok yang teguh dan tangguh, kuat dan disiplin dalam kerja dan pantang surut hadapi tantangan lapangan, survival.


"Kalau bukan kita, siapa lagi yang akan melestarikan hutan. Kelolalah hutan dengan penuh tanggung jawab dan jagalah lingkungan kita agar tetap sehat," tutup Nasrul Abit.

Nasrul Abit Apresiasi Rimbawan Lestarikan Hutan

Tuesday, March 17, 2020 : 3:44:00 PM


PADANG, murainews.com -- Wakil Gubernur Sumatera Barat Nasrul Abit pimpin upacara rutin setiap tanggal 17 bulan dilaksanakan di lapangan kantor gubernur, Selasa (17/3/2020) yang diikuti seluruh ASN lingkup Pemerintah Sumbar.

Pelaksanaan upacara setiap tanggal 17 bulan berjalan adalah merupakan salah satu upaya membangun karakter ASN agar terus disiplin dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya, serta mengembangkan budaya kerja yang lebih baik demi mewujudkan kehidupan berbangsa, bernegara dan bermasyarakat yang dilandasi dengan nilai- nilai pancasila dan UUD1945.

Indonesia merupakan salah satu negara yang memeliki hutan tropis dengan keanekaragaman hayatinya yang sangat tinggi, hingga menyandang predikat "mega biodiversity country".

"Oleh karena itu, marilah kita jaga kelestarian dan stabilitas ekosistem global. Masyarakat dalam mengelola hutan jangan hanya mengambil nilai ekonomi kayu saja, melainkan pada tatanan keseluruhan ekosistem hutan dengan beragam fungsinya (bentang alam)," sebut Nasrul Abit.

Selanjutnya dijelaskan bahwa peningkatan soliditas rimbawan menuju Kehutanan Baru, bagaimana pembangunan kehutanan diarahkan ke pendekatan ekosentris yang menyeimbangkan manusia sebagai satu bagian dari mata rantai ekosistem, yaitu air, tanah, flora dan fauna.


"Kita semua tergantung pada hutan, tanpa hutan kita bukan siapa-siapa. Ungkapan ini harus tertanam dalam hati sanubari rimbawan, agar rimbawan dapat tegam berdiri dan optimis sebagai profesi yang handal dan profesional," ucapnya.

Peran Rimbawan sangat penting dalam menjaga kelestarian lingkungan. Terlebih untuk memelihara, melindungi dan meningkatkan kemampuan ekosistem hutan. Karena rimbawan adalah sosok yang kuat dalam identitas, skill, perspektif berpikir, solidaritas dan bergotong-royong. rimbawan juga sosok yang teguh dan tangguh, kuat dan disiplin dalam kerja dan pantang surut hadapi tantangan lapangan, survival.


"Kalau bukan kita, siapa lagi yang akan melestarikan hutan. Kelolalah hutan dengan penuh tanggung jawab dan jagalah lingkungan kita agar tetap sehat," tutup Nasrul Abit.