Luar Biasa !!! BASABA Bisa Mengurangi Kematian Bayi - MuraiNews | Informasi Dari Kita untuk Kita
arrow_upward
settings_brightness
 


BUKITTINGGI, murainews.com -- Wakil Gubernur Sumatera Barat Nasrul Abit mengunjungi Bapak Sayang Bayi (Basaba) di RSUD Dr. Achmad Mochtar Bukittinggi didampingi Walikota Bukittinggi Ramlan Nurmatias bersama Direktur RSUD DR Achmad Mochtar Dr. Khairul, Sp.M, setelah meninjau kesiapan rumah sakit itu menghadapi pasien Virus Corona, Selasa (3/3/2020).

"Luar biasa, Basaba membuat Bapak merasa mempunyai peranan penting, memberikan pengaruh secara psikologis, terhadap perkembangan tumbuh anak, hingga bisa mengurangi angka kematian bayi, ini yang membuat saya bangga terhadap inovasi," ucap Wagub Sumbar.


Inovasi Bapak Sayang Bayi (Basaba) di RSUD dr. Achmad Mochtar Bukittinggi, Provinsi Sumatera Barat meningkatkan kedekatan hubungan emosional antara bapak dengan bayi. Selain dapat meningkatkan rasa percaya diri bapak karena terlibat langsung dalam merawat bayinya, inovasi ini juga menurunkan angka kematian bayi, khususnya Bayi Berat Lahir Rendah (BBLR).

"Siapa bilang bapak tidak ada pengaruh dalam kesehatan bayi dengan program Basaba ini bapak memiliki peran penting mengurangi angka kematian bayi. Buktinya sekarang dengan sentuhan kasih sayang seorang bapak bisa memberikan kekuatan emosional, hingga bayi bisa sehat," ungkap Nasrul Abit.


Wagub Sumbar menjelaskan Bayi Berat Lahir Rendah (BBLR) merupakan penyumbang tingginya angka kematian bayi di Indonesia. Seperti yang terjadi di RSUD dr. Achmad Mochtar Bukittinggi, BBLR merupakan akibat ketidakmatangan berbagai sistem organ, sehingga BBLR butuh adaptasi yang luar biasa untuk mempertahankan kelangsungan hidupnya.

"Banyak yang terjadi masalahnya kesehatan ketika BBLR seperti sesak nafas dan daya tahan tubuhbisa menimbulkan kematian, untuk itu, saya himbau bapak-bapak bisa luangkan waktu berikan kehangatan bagi bayinya," serunya.

Dalam kenyataannya bayi yang memiliki berat badan rendah rentan dengan situasi disekitarnya, peranan ayah dengan kasih sayang perlahan-lahan mampu memberikan kepercayaan diri anak untuk bertahan dan menjadi normal. Disaat ibu setelah melahirkan kondisi fisiknya sangat lemah, bapak dapat berperan lebih besar dalam meningkatkan kesehatan anak dan ibu.


Sementara salah satu bapak Ali Unir (48) yang sedang mengendong anaknya mengutarakan, keberadaannya disitu hanya ingin mengendong anaknya yang lahir berat badannya kurang dari dua kilo. Ia mengaku sudah empat hari menjenguk bayinya, sesuai anjuran dari dokter.

"Ini anak keempat saya, baru kali ini anak saya kecil kurang berat badannya, dokter suruh saya untuk sering-sering jenguk anak saya, supaya anaknya sehat," kata Ali.

Ia pun sempat kaget, saat dikunjungi oleh dua pimpinan daerah Sumbar ini, Wakil Gubernur Sumbar Nasrul Abit dan Walikota Bukittinggi Ramlan Nurmatias. Lalu ia minta kedua pimpinan tersebut untuk do'akan anaknya agar kelak menjadi seorang pemimpin seperti Nasrul Abit dan Ramlan Nurmatias. (nov)

Luar Biasa !!! BASABA Bisa Mengurangi Kematian Bayi

Tuesday, March 3, 2020 : 11:08:00 PM
 


BUKITTINGGI, murainews.com -- Wakil Gubernur Sumatera Barat Nasrul Abit mengunjungi Bapak Sayang Bayi (Basaba) di RSUD Dr. Achmad Mochtar Bukittinggi didampingi Walikota Bukittinggi Ramlan Nurmatias bersama Direktur RSUD DR Achmad Mochtar Dr. Khairul, Sp.M, setelah meninjau kesiapan rumah sakit itu menghadapi pasien Virus Corona, Selasa (3/3/2020).

"Luar biasa, Basaba membuat Bapak merasa mempunyai peranan penting, memberikan pengaruh secara psikologis, terhadap perkembangan tumbuh anak, hingga bisa mengurangi angka kematian bayi, ini yang membuat saya bangga terhadap inovasi," ucap Wagub Sumbar.


Inovasi Bapak Sayang Bayi (Basaba) di RSUD dr. Achmad Mochtar Bukittinggi, Provinsi Sumatera Barat meningkatkan kedekatan hubungan emosional antara bapak dengan bayi. Selain dapat meningkatkan rasa percaya diri bapak karena terlibat langsung dalam merawat bayinya, inovasi ini juga menurunkan angka kematian bayi, khususnya Bayi Berat Lahir Rendah (BBLR).

"Siapa bilang bapak tidak ada pengaruh dalam kesehatan bayi dengan program Basaba ini bapak memiliki peran penting mengurangi angka kematian bayi. Buktinya sekarang dengan sentuhan kasih sayang seorang bapak bisa memberikan kekuatan emosional, hingga bayi bisa sehat," ungkap Nasrul Abit.


Wagub Sumbar menjelaskan Bayi Berat Lahir Rendah (BBLR) merupakan penyumbang tingginya angka kematian bayi di Indonesia. Seperti yang terjadi di RSUD dr. Achmad Mochtar Bukittinggi, BBLR merupakan akibat ketidakmatangan berbagai sistem organ, sehingga BBLR butuh adaptasi yang luar biasa untuk mempertahankan kelangsungan hidupnya.

"Banyak yang terjadi masalahnya kesehatan ketika BBLR seperti sesak nafas dan daya tahan tubuhbisa menimbulkan kematian, untuk itu, saya himbau bapak-bapak bisa luangkan waktu berikan kehangatan bagi bayinya," serunya.

Dalam kenyataannya bayi yang memiliki berat badan rendah rentan dengan situasi disekitarnya, peranan ayah dengan kasih sayang perlahan-lahan mampu memberikan kepercayaan diri anak untuk bertahan dan menjadi normal. Disaat ibu setelah melahirkan kondisi fisiknya sangat lemah, bapak dapat berperan lebih besar dalam meningkatkan kesehatan anak dan ibu.


Sementara salah satu bapak Ali Unir (48) yang sedang mengendong anaknya mengutarakan, keberadaannya disitu hanya ingin mengendong anaknya yang lahir berat badannya kurang dari dua kilo. Ia mengaku sudah empat hari menjenguk bayinya, sesuai anjuran dari dokter.

"Ini anak keempat saya, baru kali ini anak saya kecil kurang berat badannya, dokter suruh saya untuk sering-sering jenguk anak saya, supaya anaknya sehat," kata Ali.

Ia pun sempat kaget, saat dikunjungi oleh dua pimpinan daerah Sumbar ini, Wakil Gubernur Sumbar Nasrul Abit dan Walikota Bukittinggi Ramlan Nurmatias. Lalu ia minta kedua pimpinan tersebut untuk do'akan anaknya agar kelak menjadi seorang pemimpin seperti Nasrul Abit dan Ramlan Nurmatias. (nov)