Wagub Sumbar Puji Ali Mukhni Pimpin Kabupaten Padang Pariaman - MuraiNews | Informasi Dari Kita untuk Kita
arrow_upward
settings_brightness



PADANG PARIAMAN, murainews.com -- Dalam usia 187 tahun kabupaten Padang Pariaman, Wakil Gubernur Sumatera Barat Nasrul Abit memuji keberhasilan Bupati dan Wakil Bupati Padang Pariaman dalam membangun daerahnya.

Kepemimpinan pasangan Ali Mukhni-Suhatri Bur termasuk pasangan yang harmonis dan kompak dalam membangun daerahnya, apalagi pandai dalam melobi ke pusat, hampir semuanya pembangunan bertaraf nasional ada di Kabupaten Padang Pariaman.

"Saya sangat senang dan bangga hampir setengah dana APBN pembangunan provinsi Sumbar dibangun di Padang Pariaman.

Hal ini diungkap Wakil Gubernur Sumatera Barat Nasrul Abit pada Rapat Paripurna Istimewa DPRD Kabupaten Padang Pariaman dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) yang ke 187, Sabtu (11/1/2020) di gedung IKK kantor Bupati Padang Pariaman.


Wakil Gubernur menyampaikan, banyaknya pembangunan yang berskala nasional ada di Padang Pariaman yang mengunakan APBN, yaitu di antaranya Politeknik Pelayaran (Poltekpel) Sumbar,  Madrasah Aliyah Negeri Insan Cendekia (MAN IC), Gedung Olah Raga (GOR), dan Asrama Haji.

"Semua pembangunan tersebut didapatkan oleh Padang Pariaman, dikarenakan Bupati Ali Mukhni selalu koordinasi dengan pusat. Selain itu Bupati juga pandai melobi pusat. Padahal banyak daerah yang berebut ingin mendapatkannya," ucap Nasrul Abit.

Wagub Sumbar juga menyampaikan kehebatan Bupati Padang Pariaman mendapatkan pembangunan Stadion Utama Sumbar yang mana pembangunan lainnya sedang berjalan. Selain itu, Padang Pariaman saat ini juga sedang membangun Kawasan Terpadu Tarok City dengan luas 697 hektar yang mana akan dijadikan sebagai pusat pendidikan, beberapa kampus, Rumah Sakit Vertikal dan Diklat di Sumbar.

"Hebat Ali Mukhni ini, dipenghujung jabatan Bupatinya, ia masih memikirkan kesejahteraan masyarakatnya. Pantas untuk calon gubernur Sumbar," canda Wagub Nasrul Abit.

Kemajuan Padang Pariaman tentu ini juga berkat dukungan anggota legislatif, sekda dan jajaran yang bersungguh-sungguh bekerja untuk rakyat. Karena kekompakan tersebut,  lanjutnya Kabupaten Padang Pariaman juga mendapatkan sejumlah prestasi baik tingkat provinsi maupun nasional.

"Memang pantas dipuji bupati Padang Pariaman ini, dulunya waktu jadi Bupati Pesisir Selatan, saya selalu kalah bersaing  dengan Ali Mukhni dalam menggaet dana pusat untuk daerah, mudah-mudahan tidak dalam pilkada nantinya," kata Wagub sambil tersenyum lebar.

Lebih lanjut Wagub Sumbar menyampaikan untuk evaluasi dalam pemerintahan terdapat tiga hal penting yang menjadi perhatian, yaitu tata kelola pemerintahan, pembangunan ekonomi dan sosial budaya.


Pada tata kelola pemerintahan Kabupaten Padang Pariaman merupakan pelayanan publik yang tidak berbelit belit, urusan wajib pemerintahan sudah terlaksanakan dengan lebih mementingkan pelayanan dasar, pendidikan, kesehatan dan pertumbuhan kekegiatan ekonomi masyarakat.

Kedua pembangunan Ekonomi, bagaimana dengan kondisi saat ini PDRB di Padang Pariaman sebesar 49,9 juta rupiah yang merupakan nomor dua di Sumatera Barat.

"Kita bangga dan senang PDRB Padang Pariaman merupakan nomor dua terbaik di Sumbar. Tercatat ada 134 nagari/desa yang masih ada status tertinggal, meskipun Padang Pariaman sudah lepas dari status daerah tertinggal, tentu kita berharap bisa meningkatkan status tersebut menjadi daerah yang berpenghasilan tinggi," sebutnya.

Nasrul Abit juga tambahkan, untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat terkait UMKM karena ini merupakan 95% penggerak ekonomi di Sumbar, tentu diharapkan pemkab dan stakeholder lainnya mampu mendorong dan mengajak kaum millenial untuk bisa aktif dalam hal pengembangan UMKM ini.

"Selanjutnya untuk yang ketiga adalah sosial budaya, hal ini betul-betul kita jaga, karena adat Minangkabau sudah mengatur kita sejak nenek moyang dulu. Adat Basandi Syarak Syarak Basandi Kitabullah (ABS-SBK)," ajaknya.

Dimana dengan ABS-SBK sangat dominan dimiliki oleh para Ninik Mamak, Alim Ulama, Cadiak Pandai, Bundo Kanduang dan elemen masyarakat lain, agar masyarakat Padang Pariaman bisa menjaga kondisi ketentraman dan ketertiban serta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi konflik dan gangguan


"Selamat HUT Kabupaten Padang Pariaman ke-187. Kita berharap pada Allah SWT, semoga Padang Pariaman Unggul dapat terwujud, Aamiin Ya Rabbal Alamiin," tutupnya. (nov)

Wagub Sumbar Puji Ali Mukhni Pimpin Kabupaten Padang Pariaman

Saturday, January 11, 2020 : 9:48:00 PM



PADANG PARIAMAN, murainews.com -- Dalam usia 187 tahun kabupaten Padang Pariaman, Wakil Gubernur Sumatera Barat Nasrul Abit memuji keberhasilan Bupati dan Wakil Bupati Padang Pariaman dalam membangun daerahnya.

Kepemimpinan pasangan Ali Mukhni-Suhatri Bur termasuk pasangan yang harmonis dan kompak dalam membangun daerahnya, apalagi pandai dalam melobi ke pusat, hampir semuanya pembangunan bertaraf nasional ada di Kabupaten Padang Pariaman.

"Saya sangat senang dan bangga hampir setengah dana APBN pembangunan provinsi Sumbar dibangun di Padang Pariaman.

Hal ini diungkap Wakil Gubernur Sumatera Barat Nasrul Abit pada Rapat Paripurna Istimewa DPRD Kabupaten Padang Pariaman dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) yang ke 187, Sabtu (11/1/2020) di gedung IKK kantor Bupati Padang Pariaman.


Wakil Gubernur menyampaikan, banyaknya pembangunan yang berskala nasional ada di Padang Pariaman yang mengunakan APBN, yaitu di antaranya Politeknik Pelayaran (Poltekpel) Sumbar,  Madrasah Aliyah Negeri Insan Cendekia (MAN IC), Gedung Olah Raga (GOR), dan Asrama Haji.

"Semua pembangunan tersebut didapatkan oleh Padang Pariaman, dikarenakan Bupati Ali Mukhni selalu koordinasi dengan pusat. Selain itu Bupati juga pandai melobi pusat. Padahal banyak daerah yang berebut ingin mendapatkannya," ucap Nasrul Abit.

Wagub Sumbar juga menyampaikan kehebatan Bupati Padang Pariaman mendapatkan pembangunan Stadion Utama Sumbar yang mana pembangunan lainnya sedang berjalan. Selain itu, Padang Pariaman saat ini juga sedang membangun Kawasan Terpadu Tarok City dengan luas 697 hektar yang mana akan dijadikan sebagai pusat pendidikan, beberapa kampus, Rumah Sakit Vertikal dan Diklat di Sumbar.

"Hebat Ali Mukhni ini, dipenghujung jabatan Bupatinya, ia masih memikirkan kesejahteraan masyarakatnya. Pantas untuk calon gubernur Sumbar," canda Wagub Nasrul Abit.

Kemajuan Padang Pariaman tentu ini juga berkat dukungan anggota legislatif, sekda dan jajaran yang bersungguh-sungguh bekerja untuk rakyat. Karena kekompakan tersebut,  lanjutnya Kabupaten Padang Pariaman juga mendapatkan sejumlah prestasi baik tingkat provinsi maupun nasional.

"Memang pantas dipuji bupati Padang Pariaman ini, dulunya waktu jadi Bupati Pesisir Selatan, saya selalu kalah bersaing  dengan Ali Mukhni dalam menggaet dana pusat untuk daerah, mudah-mudahan tidak dalam pilkada nantinya," kata Wagub sambil tersenyum lebar.

Lebih lanjut Wagub Sumbar menyampaikan untuk evaluasi dalam pemerintahan terdapat tiga hal penting yang menjadi perhatian, yaitu tata kelola pemerintahan, pembangunan ekonomi dan sosial budaya.


Pada tata kelola pemerintahan Kabupaten Padang Pariaman merupakan pelayanan publik yang tidak berbelit belit, urusan wajib pemerintahan sudah terlaksanakan dengan lebih mementingkan pelayanan dasar, pendidikan, kesehatan dan pertumbuhan kekegiatan ekonomi masyarakat.

Kedua pembangunan Ekonomi, bagaimana dengan kondisi saat ini PDRB di Padang Pariaman sebesar 49,9 juta rupiah yang merupakan nomor dua di Sumatera Barat.

"Kita bangga dan senang PDRB Padang Pariaman merupakan nomor dua terbaik di Sumbar. Tercatat ada 134 nagari/desa yang masih ada status tertinggal, meskipun Padang Pariaman sudah lepas dari status daerah tertinggal, tentu kita berharap bisa meningkatkan status tersebut menjadi daerah yang berpenghasilan tinggi," sebutnya.

Nasrul Abit juga tambahkan, untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat terkait UMKM karena ini merupakan 95% penggerak ekonomi di Sumbar, tentu diharapkan pemkab dan stakeholder lainnya mampu mendorong dan mengajak kaum millenial untuk bisa aktif dalam hal pengembangan UMKM ini.

"Selanjutnya untuk yang ketiga adalah sosial budaya, hal ini betul-betul kita jaga, karena adat Minangkabau sudah mengatur kita sejak nenek moyang dulu. Adat Basandi Syarak Syarak Basandi Kitabullah (ABS-SBK)," ajaknya.

Dimana dengan ABS-SBK sangat dominan dimiliki oleh para Ninik Mamak, Alim Ulama, Cadiak Pandai, Bundo Kanduang dan elemen masyarakat lain, agar masyarakat Padang Pariaman bisa menjaga kondisi ketentraman dan ketertiban serta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi konflik dan gangguan


"Selamat HUT Kabupaten Padang Pariaman ke-187. Kita berharap pada Allah SWT, semoga Padang Pariaman Unggul dapat terwujud, Aamiin Ya Rabbal Alamiin," tutupnya. (nov)