Tinjau Lokasi Banjir Bandang Malalo, Gubernur Beserta Istri Salurkan Bantuan - MuraiNews | Informasi Dari Kita untuk Kita
arrow_upward
settings_brightness


Tanah Datar, murainews.com -- Gubernur Sumatera Barat Prof. Irwan Prayitno bersama istri yang juga adalah anggota DPR RI, hadir di tengah - tengah masyarakat Jorong Tanjuang Sawah Padang Laweh Malalo, yang tertimpa musibah banjir bandang Minggu (19-01-2020). Selain meninjau lokasi gubernur juga menyerahkan bantuan untuk korban banjir bandang dan longsor.

Kehadiran Gubernur beserta istri dan SKPD terkait, menjadi penyejuk dan pengobat duka masyarakat yang tertimpa bencana. Hujan deras dengan intensitas tinggi yang terjadi sejak Kamis (16/1) malam hingga Jumat (17/1) dini hari mengakibatkan terjadinya banjir bandang dan longsor  mengakibatkan dua unit rumah warga hanyut. Tercatat 1 luka ringan atas nama Kenzo (2 tahun), 6 bangunan rusak berat, 1 rusak sedang dan 3 rusak ringan, serta 8 KK mengungsi.

"Saya cukup prihatin melihat kondisi masyarakat disini, banyak yang tinggal di lereng perbukitan. Kita berharap dengan kejadian ini pemerintah bisa segera merelokasi warga untuk pindah ke tempat aman," ucap Gubernur Sumbar.

Ia menjelaskan, struktur wilayah Sumbar sangat rawan terhadap banjir dan longsor. Apalagi saat ini cuaca eksrem sering melanda Sumbar dengan curah hujan tinggi, sehingga bencana itu sering terjadi di kabupaten dan kota.


"Musibah ini tidak hanya dirasakan warga setempat tetapi ini adalah musibah bagi Sumbar. Untuk itu kami hadir disini, agar warga disini bisa berbagi duka," kata gubernur.

Walaupun tidak ada korban jiwa namun ada kerugian materi berupa bangunan rumah, kendaraan dan ternak menjadi sasaran air bah disertai batu-batu besar, kayu dan lumpur, terlebih lagi rasa trauma masih menghantui warga sekitar.


Sebagai bentuk duka masyarakat pemerintah provinsi Sumbar menyerahkan bantuan sebesar Rp250 juta, bantuan dari Baznas sebesar Rp50 juta, dari Dinas Pangan Sumbar menyerahkan bantuan berupa logistik dan Dinas Sosial Sumbar juga menyerahkan bantuan kasur busa, karpet dan beberapa makanan siap saji.

Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh gubernur Sumbar pada Walinagari Padang Laweh Malalo, dengan harapan bantuan ini bisa disalurkan pada masyarakat yang membutuhkan.

Sementara itu Nevi Zuarina menyampaikan terima kasih kepada semua pihak,  petugas dan relawan yang turut peduli memberikan bantuan materi, tenaga, dan semua hal untuk meringankan beban korban dan mempercepat pemulihan areal pasca bencana.

Masih terlihat tim gabungan dan para sukarelawan masih melakukan pembersihan material yang menimbun rumah-rumah penduduk dan alat berat juga masih bekerja membersihkan badan jalan yang tertutup material longsor.

"Saya ikut berduka cita dengan terjadi ini dan tidak lupa mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah menyumbangkan materi dan yang ikut membantu bersama-sama selama tiga harii ini tiada henti. Semoga Allah memberikan amal jariyah bagi mereka, Aamiin YRA," ujar Nevi.

Selain itu Anggota DPR RI Nevi Zuarina mengingatkan, agar masyarakat terus tingkatkan kewaspadaan, mengingat curah hujan yang masih tinggi dan masih ada potensi bencana susulan. (nov)

Tinjau Lokasi Banjir Bandang Malalo, Gubernur Beserta Istri Salurkan Bantuan

Sunday, January 19, 2020 : 8:08:00 PM


Tanah Datar, murainews.com -- Gubernur Sumatera Barat Prof. Irwan Prayitno bersama istri yang juga adalah anggota DPR RI, hadir di tengah - tengah masyarakat Jorong Tanjuang Sawah Padang Laweh Malalo, yang tertimpa musibah banjir bandang Minggu (19-01-2020). Selain meninjau lokasi gubernur juga menyerahkan bantuan untuk korban banjir bandang dan longsor.

Kehadiran Gubernur beserta istri dan SKPD terkait, menjadi penyejuk dan pengobat duka masyarakat yang tertimpa bencana. Hujan deras dengan intensitas tinggi yang terjadi sejak Kamis (16/1) malam hingga Jumat (17/1) dini hari mengakibatkan terjadinya banjir bandang dan longsor  mengakibatkan dua unit rumah warga hanyut. Tercatat 1 luka ringan atas nama Kenzo (2 tahun), 6 bangunan rusak berat, 1 rusak sedang dan 3 rusak ringan, serta 8 KK mengungsi.

"Saya cukup prihatin melihat kondisi masyarakat disini, banyak yang tinggal di lereng perbukitan. Kita berharap dengan kejadian ini pemerintah bisa segera merelokasi warga untuk pindah ke tempat aman," ucap Gubernur Sumbar.

Ia menjelaskan, struktur wilayah Sumbar sangat rawan terhadap banjir dan longsor. Apalagi saat ini cuaca eksrem sering melanda Sumbar dengan curah hujan tinggi, sehingga bencana itu sering terjadi di kabupaten dan kota.


"Musibah ini tidak hanya dirasakan warga setempat tetapi ini adalah musibah bagi Sumbar. Untuk itu kami hadir disini, agar warga disini bisa berbagi duka," kata gubernur.

Walaupun tidak ada korban jiwa namun ada kerugian materi berupa bangunan rumah, kendaraan dan ternak menjadi sasaran air bah disertai batu-batu besar, kayu dan lumpur, terlebih lagi rasa trauma masih menghantui warga sekitar.


Sebagai bentuk duka masyarakat pemerintah provinsi Sumbar menyerahkan bantuan sebesar Rp250 juta, bantuan dari Baznas sebesar Rp50 juta, dari Dinas Pangan Sumbar menyerahkan bantuan berupa logistik dan Dinas Sosial Sumbar juga menyerahkan bantuan kasur busa, karpet dan beberapa makanan siap saji.

Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh gubernur Sumbar pada Walinagari Padang Laweh Malalo, dengan harapan bantuan ini bisa disalurkan pada masyarakat yang membutuhkan.

Sementara itu Nevi Zuarina menyampaikan terima kasih kepada semua pihak,  petugas dan relawan yang turut peduli memberikan bantuan materi, tenaga, dan semua hal untuk meringankan beban korban dan mempercepat pemulihan areal pasca bencana.

Masih terlihat tim gabungan dan para sukarelawan masih melakukan pembersihan material yang menimbun rumah-rumah penduduk dan alat berat juga masih bekerja membersihkan badan jalan yang tertutup material longsor.

"Saya ikut berduka cita dengan terjadi ini dan tidak lupa mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah menyumbangkan materi dan yang ikut membantu bersama-sama selama tiga harii ini tiada henti. Semoga Allah memberikan amal jariyah bagi mereka, Aamiin YRA," ujar Nevi.

Selain itu Anggota DPR RI Nevi Zuarina mengingatkan, agar masyarakat terus tingkatkan kewaspadaan, mengingat curah hujan yang masih tinggi dan masih ada potensi bencana susulan. (nov)