Gubernur Sumbar Sambut Kedatangan Wisatawan Asal China. Alhamdulillah Semua Sehat - MuraiNews | Informasi Dari Kita untuk Kita
arrow_upward
settings_brightness
 


PDG PARIAMAN, murainews.com -- Gencarnya pemberitaan Virus Corona yang berasal dari Kota Wuhan, negara China, memang belum sampai masuk ke Indonesia. Meski begitu, pemerintah Sumatera Barat (Sumbar) melakukan berbagai upaya untuk mencegah agar virus itu tidak masuk.

Salah satunya dengan melakukan pemasangan alat pemindai suhu tubuh (thermo scanner) di setiap pintu masuk penumpang di Bandara Internasional Minangkabau (BIM) Padang Pariaman oleh Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kelas II Padang untuk antisipasi masuknya virus corona yang kini sedang mewabah di China.


Gubernur Sumbar Irwan Prayitno mengatakan, saat ini akan ada kunjungan wisata asing berasal dari China kota Kunming, sebanyak 155 orang dengan menggunakan pesawat carteran masuk ke Sumbar melalui BIM.

"Adanya virus corona berasal dari negara China, tentunya Pemprov Sumbar tidak tinggal diam, kita sudah pasang dua unit alat thermo scanner. Setiap wisata asing ataupun penumpang dari luar negeri, kita akan lakukan pemeriksaan kesehatan terkait virus corona secara teliti," ungkap Irwan Prayitno,

Hal ini disampaikan oleh Gubernur Sumbar Irwan Prayitno didampingi Sekretaris Daerah Sumbar Drs. Alwis saat menyambut kedatangan Wisatawan dari China di Bandara Internasional Minangkabau, Minggu (26/1/2020). Hadir juga dalam penyambutan tersebut Kepala Dinas Pariwisata dan Kepala Dinas Kesehatan,

Gubernur Sumbar minta pihak Bandara Internasional Minangkabau bisa bekerjasama dengan Dinas Kesehatan dan Petugas Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kelas II Padang untuk mewaspadai masuknya virus corona.


"Sejak kabar soal virus corona merebak, pihak bandara harus bersiaga. Apalagi kunjungan wisata dari China secara signifikan meningkat selama Tahun Baru China terutama pada minggu terakhir di Bulan Januari 2020," ucap gubernur.

Selanjutnya Gubernur Sumbar Irwan Prayitno menyambut kedatangan 155 turis asal China. Mereka datang menggunakan pesawat Citilink, pukul 06.30 WIB tiba di BIM.

"Kami ucapkan selamat datang di Sumatera Barat. Selamat menikmati pesona alam, semoga anda senang dan terhibur selama berada disini," kata Irwan Prayitno.

Rencananya 155 turis asal Kunming ini akan melawat ke sejumlah destinasi wisata selama lima hari di Sumbar, mengunjungi daerah Pariaman, Bukittinggi, Tanah Datar, Padang dan Kawasan Mandeh. Kehadiran turis ini diharapkan meningkatkan kunjungan wisatawan asing ke Sumbar

"Kalau anda suka sampaikan kepada orang dan teman teman di Cina, kalau ada yang tidak baik beritahu kami," ucapnya.

Selain itu gubernur Sumbar minta maaf atas sambutan yang kurang berkenan, karena adanya pemeriksaan suhu tubuh (thermo scanner) salah satu SOP Kementerian Kesehatan RI terkait antisipasi virus corona.

Usai penyambutan Sekretaris Daerah Sumbar Alwis mengungkapkan, upaya pencegahan virus corona telah dilakukan oleh Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP), operator bandara, dan rekomendasi pihak regulator.

"Semua sesuai SOP Kementerian Kesehatan RI dilakukan petugas Kantor Kesehatan Pelabuhan. KKP itu sudah sangat proaktif. Mereka telah melakukan dengan sangat teliti dan hati-hati," ungkap Sekda Sumbar

Semua prosedur dan proses-proses dilalui dengan baik oleh wisatawan China tersebut. Alhasil semua pengunjung terbebas dari virus corona.

"Sampai saat ini, untuk sementara, semua penumpang yang diperiksa negatif semua," tutur Alwis.

Menurutnya, sampai dinyatakan aman, baru para turis China tersebut bisa melakukan aktivitas mengunjungi beberapa desinasi wisata di Sumbar. "Ini sudah berjalan sangat baik menurut saya, pihak Bandara langsung ambil tindakan sesuai tugasnya masing-masing," ujarnya.

Sekda Sumbar minta pada petugas bisa bekerja lebih teliti dan berhati-hati. Mengingat tingginya kunjungan wisatawan asing ke Sumbar terutama dari China pada minggu-minggu terakhir tagun 2020, terkait adanya perayaan tahun Baru China (Imlek)

Sementara itu Kepala Dinas Kesehatan Sumbar  Merry Yuliesday menjelaskan pihaknya sudah menjalankan instruksi dari Kementerian Kesehatan RI untuk menjalankan sesuai SOP guna mencegah masuknya virus corona ke Indonesia.

"Kami sudah melakukan memantau suhu tubuh dan memeriksa kesehatan setiap wisatawan asal China. Sebanyak 155 wisatawan Kunming Cina yang datang tidak ada yang terkena virus corona. Alhamdulillah semua sehat," jelasnya

Bukan hanya antisipasi bagi penumpang, seluruh petugas di bandara pun tak luput dari langkah pencegahan. Seperti harus menggunakan masker, sarung tangan, dan wajib mencuci tangan menggunakan sabun setiap beberapa menit yang sudah ditetapkan. (nov)

Gubernur Sumbar Sambut Kedatangan Wisatawan Asal China. Alhamdulillah Semua Sehat

Sunday, January 26, 2020 : 1:17:00 PM
 


PDG PARIAMAN, murainews.com -- Gencarnya pemberitaan Virus Corona yang berasal dari Kota Wuhan, negara China, memang belum sampai masuk ke Indonesia. Meski begitu, pemerintah Sumatera Barat (Sumbar) melakukan berbagai upaya untuk mencegah agar virus itu tidak masuk.

Salah satunya dengan melakukan pemasangan alat pemindai suhu tubuh (thermo scanner) di setiap pintu masuk penumpang di Bandara Internasional Minangkabau (BIM) Padang Pariaman oleh Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kelas II Padang untuk antisipasi masuknya virus corona yang kini sedang mewabah di China.


Gubernur Sumbar Irwan Prayitno mengatakan, saat ini akan ada kunjungan wisata asing berasal dari China kota Kunming, sebanyak 155 orang dengan menggunakan pesawat carteran masuk ke Sumbar melalui BIM.

"Adanya virus corona berasal dari negara China, tentunya Pemprov Sumbar tidak tinggal diam, kita sudah pasang dua unit alat thermo scanner. Setiap wisata asing ataupun penumpang dari luar negeri, kita akan lakukan pemeriksaan kesehatan terkait virus corona secara teliti," ungkap Irwan Prayitno,

Hal ini disampaikan oleh Gubernur Sumbar Irwan Prayitno didampingi Sekretaris Daerah Sumbar Drs. Alwis saat menyambut kedatangan Wisatawan dari China di Bandara Internasional Minangkabau, Minggu (26/1/2020). Hadir juga dalam penyambutan tersebut Kepala Dinas Pariwisata dan Kepala Dinas Kesehatan,

Gubernur Sumbar minta pihak Bandara Internasional Minangkabau bisa bekerjasama dengan Dinas Kesehatan dan Petugas Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kelas II Padang untuk mewaspadai masuknya virus corona.


"Sejak kabar soal virus corona merebak, pihak bandara harus bersiaga. Apalagi kunjungan wisata dari China secara signifikan meningkat selama Tahun Baru China terutama pada minggu terakhir di Bulan Januari 2020," ucap gubernur.

Selanjutnya Gubernur Sumbar Irwan Prayitno menyambut kedatangan 155 turis asal China. Mereka datang menggunakan pesawat Citilink, pukul 06.30 WIB tiba di BIM.

"Kami ucapkan selamat datang di Sumatera Barat. Selamat menikmati pesona alam, semoga anda senang dan terhibur selama berada disini," kata Irwan Prayitno.

Rencananya 155 turis asal Kunming ini akan melawat ke sejumlah destinasi wisata selama lima hari di Sumbar, mengunjungi daerah Pariaman, Bukittinggi, Tanah Datar, Padang dan Kawasan Mandeh. Kehadiran turis ini diharapkan meningkatkan kunjungan wisatawan asing ke Sumbar

"Kalau anda suka sampaikan kepada orang dan teman teman di Cina, kalau ada yang tidak baik beritahu kami," ucapnya.

Selain itu gubernur Sumbar minta maaf atas sambutan yang kurang berkenan, karena adanya pemeriksaan suhu tubuh (thermo scanner) salah satu SOP Kementerian Kesehatan RI terkait antisipasi virus corona.

Usai penyambutan Sekretaris Daerah Sumbar Alwis mengungkapkan, upaya pencegahan virus corona telah dilakukan oleh Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP), operator bandara, dan rekomendasi pihak regulator.

"Semua sesuai SOP Kementerian Kesehatan RI dilakukan petugas Kantor Kesehatan Pelabuhan. KKP itu sudah sangat proaktif. Mereka telah melakukan dengan sangat teliti dan hati-hati," ungkap Sekda Sumbar

Semua prosedur dan proses-proses dilalui dengan baik oleh wisatawan China tersebut. Alhasil semua pengunjung terbebas dari virus corona.

"Sampai saat ini, untuk sementara, semua penumpang yang diperiksa negatif semua," tutur Alwis.

Menurutnya, sampai dinyatakan aman, baru para turis China tersebut bisa melakukan aktivitas mengunjungi beberapa desinasi wisata di Sumbar. "Ini sudah berjalan sangat baik menurut saya, pihak Bandara langsung ambil tindakan sesuai tugasnya masing-masing," ujarnya.

Sekda Sumbar minta pada petugas bisa bekerja lebih teliti dan berhati-hati. Mengingat tingginya kunjungan wisatawan asing ke Sumbar terutama dari China pada minggu-minggu terakhir tagun 2020, terkait adanya perayaan tahun Baru China (Imlek)

Sementara itu Kepala Dinas Kesehatan Sumbar  Merry Yuliesday menjelaskan pihaknya sudah menjalankan instruksi dari Kementerian Kesehatan RI untuk menjalankan sesuai SOP guna mencegah masuknya virus corona ke Indonesia.

"Kami sudah melakukan memantau suhu tubuh dan memeriksa kesehatan setiap wisatawan asal China. Sebanyak 155 wisatawan Kunming Cina yang datang tidak ada yang terkena virus corona. Alhamdulillah semua sehat," jelasnya

Bukan hanya antisipasi bagi penumpang, seluruh petugas di bandara pun tak luput dari langkah pencegahan. Seperti harus menggunakan masker, sarung tangan, dan wajib mencuci tangan menggunakan sabun setiap beberapa menit yang sudah ditetapkan. (nov)