Edarkan Ganja, Residivis Narkoba di Padang Ditembak Polisi - MuraiNews | Informasi Dari Kita untuk Kita
arrow_upward
settings_brightness


PADANG, murainews.com -- Seorang bandar narkoba jenis ganja kering ditembak petugas kepolisian Sektor (Polsek) Lubuk Begalung, Kota Padang. Pelaku juga merupakan residivis empat kali kasus narkoba, polisi menyita dua paket besar ganja kering yang siap edar.

Kapolsek Lubuk Begalung AKP Andi Parnigotan Lorena menyampaikan, penangkapan terhadap pelaku Badai (34 tahun) dilakukan di Kawasan Gaung, pada Rabu (22/1) sekitar pukul 20.30 WIB.

“Penangkapan dilakukan berawal dari informasi masyarakat sekitar bahwa pelaku residevis atas nama Badai sudah banyak meresahkan masyarakat,” ujar Andi Parnigotan Lorena, di Polsek Lubuk Begalung, Kamis (23/1).

Dijelaskannya, tersangka di tangkap saat melakukan transaksi bersama rekannya. Pada saat penangkapan mereka melakukan perlawanan dan berhasil melarikan diri. Kemudian petugas kembali melakukan pengejaran dan berhasil menangkap pelaku Badai.

“Pelaku Badai berhasil kita lumpuhkan dengan senjata api yang mengenai kaki sebelah kirinya. Sedangkan rekannya berhasil kabur,” ujarnya.

Dari tangan pelaku, petugas berhasil diamankan barang bukti dua paket besar ganja kering, satu Handphone (HP) yang digunakan pelaku untuk melakukan transaksi, serta tas yang digunakan pelaku untuk menyimpan barang haram tersebut.


Dari hasil pengakuan tersangka kata Andi Parnigotan Lorena, pelaku memperoleh 10 kilo ganja dan sudah di sebarkan ke berbagai daerah. Untuk itu, petugas akan melakukan pengembangan lebih lanjut.

“Informasi sementara, jaringannya memang dari lapas. Kita akan dalami kembali kebenaran dari informasi tersebut,” sambungnya.

Atas perbuatannya, tersangka dikenakan pasal 114 jo pasal 111 undang-undang nomor 23 tentang narkoba dengan ancaman hukuman lima tahun sampai seumur hidup. (frd)

Edarkan Ganja, Residivis Narkoba di Padang Ditembak Polisi

Thursday, January 23, 2020 : 5:30:00 PM


PADANG, murainews.com -- Seorang bandar narkoba jenis ganja kering ditembak petugas kepolisian Sektor (Polsek) Lubuk Begalung, Kota Padang. Pelaku juga merupakan residivis empat kali kasus narkoba, polisi menyita dua paket besar ganja kering yang siap edar.

Kapolsek Lubuk Begalung AKP Andi Parnigotan Lorena menyampaikan, penangkapan terhadap pelaku Badai (34 tahun) dilakukan di Kawasan Gaung, pada Rabu (22/1) sekitar pukul 20.30 WIB.

“Penangkapan dilakukan berawal dari informasi masyarakat sekitar bahwa pelaku residevis atas nama Badai sudah banyak meresahkan masyarakat,” ujar Andi Parnigotan Lorena, di Polsek Lubuk Begalung, Kamis (23/1).

Dijelaskannya, tersangka di tangkap saat melakukan transaksi bersama rekannya. Pada saat penangkapan mereka melakukan perlawanan dan berhasil melarikan diri. Kemudian petugas kembali melakukan pengejaran dan berhasil menangkap pelaku Badai.

“Pelaku Badai berhasil kita lumpuhkan dengan senjata api yang mengenai kaki sebelah kirinya. Sedangkan rekannya berhasil kabur,” ujarnya.

Dari tangan pelaku, petugas berhasil diamankan barang bukti dua paket besar ganja kering, satu Handphone (HP) yang digunakan pelaku untuk melakukan transaksi, serta tas yang digunakan pelaku untuk menyimpan barang haram tersebut.


Dari hasil pengakuan tersangka kata Andi Parnigotan Lorena, pelaku memperoleh 10 kilo ganja dan sudah di sebarkan ke berbagai daerah. Untuk itu, petugas akan melakukan pengembangan lebih lanjut.

“Informasi sementara, jaringannya memang dari lapas. Kita akan dalami kembali kebenaran dari informasi tersebut,” sambungnya.

Atas perbuatannya, tersangka dikenakan pasal 114 jo pasal 111 undang-undang nomor 23 tentang narkoba dengan ancaman hukuman lima tahun sampai seumur hidup. (frd)