Cegah Masuknya Virus Corona, Wagub Sumbar Minta Perketat Pintu Masuk BIM - MuraiNews | Informasi Dari Kita untuk Kita
arrow_upward
settings_brightness

Pdg Pariaman, murainews.com -- Bandara Internasional Minangkabau (BIM) telah memasang dua alat thermo scanner atau pemindai suhu tubuh. Penggunaan alat tersebut untuk mengantisipasi "Virus Corona" atau virus mematikan jenis baru yang berasal dari Kota Wuhan, China.

Wakil Gubernur Sumatera Barat Nasrul Abit saat mengunjungi BIM Kabupaten Padang Pariaman, Sabtu (25/1/2020) mengatakan, dua alat thermo scanner dipasang untuk mencegah masuknya virus tersebut ke Sumbar.

"Seluruh dunia tengah menyoroti penyebaran wabah penyakit akibat virus corona yang mematikan. Maka, perlu dilakukan langkah pencegahan dan pengawasan khususnya di pintu gerbang masuknya penumpang internasional seperti bandara dan pelabuhan," ungkap Nasrul Abit.

Pemerintah Sumbar bersama Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Padang akan memperketat pemeriksaan kesehatan penumpang yang masuk melalui pintu masuk dari luar negeri untuk mencegah masuknya virus corona ke Sumbar.

"Setiap penumpang yang baru tiba utamanya yang berasal dari negara terjangkit seperti Tiongkok dan Hongkong harus melewati thermo scanner untuk mengetahui suhu tubuhnya. Bila tinggi mencapai 38 derajat celcius maka petugas akan melakukan tindakan lebih lanjut," ujarnya Wagub Sumbar, Sabtu malam (25/1).

Selain itu, Wagub Nasrul Abit minta kepada petugas Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) bekerja lebih teliti dan ekstra ketat, waspadai jangan sampai virus corona masuk ke Sumbar. Wagub juga berharap kepada petugas pelabuhan untuk dapat mengenali secara dini gejala penyakit virus corona tersebut.

"Jika terdapat penumpang yang teridentifikasi memiliki kondisi suhu tubuhnya di atas 38 derajat serta memiliki gejala umum batuk, demam dan sesak napas, segera ambil tindakan, lakukan penanganan khusus," ucapnya.

Meskipun saat ini belum ada ditemukan penumpang yang terkena virus Corona, Wagub Sumbar menyampaikan pihaknya menjalankan prosedur pencegahan sesuai dari Kementerian Kesehatan RI.

"Masyarakat Sumbar tidak perlu khawatir, pemprov Sumbar akan awasi dengan ketat. Kita tidak biarkan virus corona berkeliarkan di Ranahminang ini," jelasnya. (nov)

Cegah Masuknya Virus Corona, Wagub Sumbar Minta Perketat Pintu Masuk BIM

Sunday, January 26, 2020 : 1:47:00 AM

Pdg Pariaman, murainews.com -- Bandara Internasional Minangkabau (BIM) telah memasang dua alat thermo scanner atau pemindai suhu tubuh. Penggunaan alat tersebut untuk mengantisipasi "Virus Corona" atau virus mematikan jenis baru yang berasal dari Kota Wuhan, China.

Wakil Gubernur Sumatera Barat Nasrul Abit saat mengunjungi BIM Kabupaten Padang Pariaman, Sabtu (25/1/2020) mengatakan, dua alat thermo scanner dipasang untuk mencegah masuknya virus tersebut ke Sumbar.

"Seluruh dunia tengah menyoroti penyebaran wabah penyakit akibat virus corona yang mematikan. Maka, perlu dilakukan langkah pencegahan dan pengawasan khususnya di pintu gerbang masuknya penumpang internasional seperti bandara dan pelabuhan," ungkap Nasrul Abit.

Pemerintah Sumbar bersama Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Padang akan memperketat pemeriksaan kesehatan penumpang yang masuk melalui pintu masuk dari luar negeri untuk mencegah masuknya virus corona ke Sumbar.

"Setiap penumpang yang baru tiba utamanya yang berasal dari negara terjangkit seperti Tiongkok dan Hongkong harus melewati thermo scanner untuk mengetahui suhu tubuhnya. Bila tinggi mencapai 38 derajat celcius maka petugas akan melakukan tindakan lebih lanjut," ujarnya Wagub Sumbar, Sabtu malam (25/1).

Selain itu, Wagub Nasrul Abit minta kepada petugas Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) bekerja lebih teliti dan ekstra ketat, waspadai jangan sampai virus corona masuk ke Sumbar. Wagub juga berharap kepada petugas pelabuhan untuk dapat mengenali secara dini gejala penyakit virus corona tersebut.

"Jika terdapat penumpang yang teridentifikasi memiliki kondisi suhu tubuhnya di atas 38 derajat serta memiliki gejala umum batuk, demam dan sesak napas, segera ambil tindakan, lakukan penanganan khusus," ucapnya.

Meskipun saat ini belum ada ditemukan penumpang yang terkena virus Corona, Wagub Sumbar menyampaikan pihaknya menjalankan prosedur pencegahan sesuai dari Kementerian Kesehatan RI.

"Masyarakat Sumbar tidak perlu khawatir, pemprov Sumbar akan awasi dengan ketat. Kita tidak biarkan virus corona berkeliarkan di Ranahminang ini," jelasnya. (nov)