Nasrul Abit Jadi Saksi Nikah Pernikahan Putri Rektor ISI Padang Panjang - MuraiNews | Informasi Dari Kita untuk Kita
arrow_upward
settings_brightness
NASRUL ABIT JADI SAKSI PERNIKAHAN PUTRI REKTOR ISI PADANG PANJANG


PADANG, murainews.com -- Wakil Gubernur Sumatera Barat, Nasrul Abit hadir jadi saksi pernikahan dr. Aidil Rahman Novesar dengan Inda Anita Putri, SE di Masjid Rahmatan Lil Qlamin Universitas Putra Indonesia "YPTK" Padang, Sabtu pagi (7/12/2019).

Aidil Rahman Novesar merupakan putra dari Prof. Dr. Novesar Jamarun (Rektor ISI Padang Panjang) dan Ir. Rosnetty Rasyid, M.Si. untuk Inda Anita Putri adalah Putri dari Ardanis, SH dan Brilyantinova, SH. Prosesi pernikahan ini berlangsung khidmat dan lancar.


Proses akad nikah, Aidil dengan mantap dan lantang sekali ucap ijab kabul. Nasrul Abit sebagai saksi pihak laki-laki langsung mengesahkan. Maka keduanya resmi menjadi pasangan suami istri.

Spontan kedua keluarga mempelai mengucapkan "Alhamdulillah" tanda bersyukurnya kepada Allah SWT, karena mulai saat itu Aidil dan Inda resmi sebagai suami istri.

"Kuncinya perkawinan harus di awal dengan niat ibadah, selain itu, tidak ada lagi. Dan yang paling penting kita wajib tahu bahwa sisi dari diri kita adalah manusia. Tentunya ada kekurangan dan kelebihan dari masing-masing pasangan," pesan Nasrul Abit setelah proses pernikahan.

Nasrul Abit memberikan nasehat, Pernikahan merupakan suatu peristiwa yang fitrah, dan sarana paling agung dalam memelihara keturunan dan memperkuat antar hubungan antar sesama manusia yang menjadi sebab terjaminnya ketenangan cinta dan kasih sayang.


Paling penting, yang perlu difahami, hidup dengan orang lain adalah dapat menjaga diri yaitu sikap toleransi (akhlaq), baik dengan suami atau istri, mertua, kakak-adik ipar, tetangga, dan lain sebagainya yang jelas-jelas memiliki karakter berbeda-beda.

"Maka, hal ini harus bisa dilakukan oleh kedua keluarga untuk menjaga toleransi, bukan hanya dilakukan oleh pengantin (menantu) saja. Ketika seorang tidak dapat menjaga toleransi ini maka ibarat bumi yang lebar terasa sempit," jelas Nasrul.


PESAN PERNIKAHAN

Saya terima nikahnya, Inda Anita Putri binti Ardanis, dengan mas kawin seperangkat alat sholat dibayar tunai!

Mahar seperangkat alat Sholat diwajibkan bagi umat Islam setiap pernikahan yang melibatkan mushaf Al-Quran di dalamnya, tentunya suami siap membimbing dan menuntun istri dalam hal agama. Selain itu, memastikan agar keluarga selalu dalam jalan yang lurus untuk menuju ke jannah-Nya.

1. Mushaf Al-Quran melambangkan bahwa si suami siap mengajari bacaan dan istri sampai betul-betul bisa pemahaman isi Al-Quran.

Sebagai suami diharuskan untuk menuntun dan membimbing bacaan Al-quran si istri sampai bisa. Jadi kalau istrimu masih belum lancar bacaannya, maka tugas suami untuk membimbingnya. Nggak cuma bacaan, tapi pemahaman ayat-ayatnya juga menjadi bagian tanggung jawab.

2. Mukena bermakna bahwa suami akan senantiasa mengingatkan istri dan keluarga untuk tidak lupa menjalankan sholat. Kalau bisa jangan sampai membiarkan istri meninggalkan sholat, karena Sholat merupakan bagian penting dalam ritual ibadah umat Islam.

3. Tasbih juga bermakna agar suami selalu mengingatkan istri untuk terus berdzikir kepada Allah.

4. Sajadah bermakna ajakan untuk bersujud kepada Allah dan bentuk tanggung jawab suami untuk menyediakan tempat ibadah yang layak pada keluarganya.

Seorang suami wajib memberikan nafkah ke istri, baik lahir maupun batin. Nafkah lahir bisa dalam bentuk pakaian, tempat tinggal dan makanan. Dan nafkah batin mewujudkan hubungan suami istri yang mesra dan penuh kasih sayang, menjaga aib istri, membimbing istri dan memperlakukan istri dengan baik

Dikesempatan itu, dia juga mengucapkan selamat kepada kedua mempelai Aidil dan Inda, selamat menempuh perjalanan hidup baru. Semoga menjadi keluarga yang sakinah mawaddah warrahmah dan mendapat berkah dari Allah SWT. (nov)

Nasrul Abit Jadi Saksi Nikah Pernikahan Putri Rektor ISI Padang Panjang

Sunday, December 8, 2019 : 12:35:00 AM
NASRUL ABIT JADI SAKSI PERNIKAHAN PUTRI REKTOR ISI PADANG PANJANG


PADANG, murainews.com -- Wakil Gubernur Sumatera Barat, Nasrul Abit hadir jadi saksi pernikahan dr. Aidil Rahman Novesar dengan Inda Anita Putri, SE di Masjid Rahmatan Lil Qlamin Universitas Putra Indonesia "YPTK" Padang, Sabtu pagi (7/12/2019).

Aidil Rahman Novesar merupakan putra dari Prof. Dr. Novesar Jamarun (Rektor ISI Padang Panjang) dan Ir. Rosnetty Rasyid, M.Si. untuk Inda Anita Putri adalah Putri dari Ardanis, SH dan Brilyantinova, SH. Prosesi pernikahan ini berlangsung khidmat dan lancar.


Proses akad nikah, Aidil dengan mantap dan lantang sekali ucap ijab kabul. Nasrul Abit sebagai saksi pihak laki-laki langsung mengesahkan. Maka keduanya resmi menjadi pasangan suami istri.

Spontan kedua keluarga mempelai mengucapkan "Alhamdulillah" tanda bersyukurnya kepada Allah SWT, karena mulai saat itu Aidil dan Inda resmi sebagai suami istri.

"Kuncinya perkawinan harus di awal dengan niat ibadah, selain itu, tidak ada lagi. Dan yang paling penting kita wajib tahu bahwa sisi dari diri kita adalah manusia. Tentunya ada kekurangan dan kelebihan dari masing-masing pasangan," pesan Nasrul Abit setelah proses pernikahan.

Nasrul Abit memberikan nasehat, Pernikahan merupakan suatu peristiwa yang fitrah, dan sarana paling agung dalam memelihara keturunan dan memperkuat antar hubungan antar sesama manusia yang menjadi sebab terjaminnya ketenangan cinta dan kasih sayang.


Paling penting, yang perlu difahami, hidup dengan orang lain adalah dapat menjaga diri yaitu sikap toleransi (akhlaq), baik dengan suami atau istri, mertua, kakak-adik ipar, tetangga, dan lain sebagainya yang jelas-jelas memiliki karakter berbeda-beda.

"Maka, hal ini harus bisa dilakukan oleh kedua keluarga untuk menjaga toleransi, bukan hanya dilakukan oleh pengantin (menantu) saja. Ketika seorang tidak dapat menjaga toleransi ini maka ibarat bumi yang lebar terasa sempit," jelas Nasrul.


PESAN PERNIKAHAN

Saya terima nikahnya, Inda Anita Putri binti Ardanis, dengan mas kawin seperangkat alat sholat dibayar tunai!

Mahar seperangkat alat Sholat diwajibkan bagi umat Islam setiap pernikahan yang melibatkan mushaf Al-Quran di dalamnya, tentunya suami siap membimbing dan menuntun istri dalam hal agama. Selain itu, memastikan agar keluarga selalu dalam jalan yang lurus untuk menuju ke jannah-Nya.

1. Mushaf Al-Quran melambangkan bahwa si suami siap mengajari bacaan dan istri sampai betul-betul bisa pemahaman isi Al-Quran.

Sebagai suami diharuskan untuk menuntun dan membimbing bacaan Al-quran si istri sampai bisa. Jadi kalau istrimu masih belum lancar bacaannya, maka tugas suami untuk membimbingnya. Nggak cuma bacaan, tapi pemahaman ayat-ayatnya juga menjadi bagian tanggung jawab.

2. Mukena bermakna bahwa suami akan senantiasa mengingatkan istri dan keluarga untuk tidak lupa menjalankan sholat. Kalau bisa jangan sampai membiarkan istri meninggalkan sholat, karena Sholat merupakan bagian penting dalam ritual ibadah umat Islam.

3. Tasbih juga bermakna agar suami selalu mengingatkan istri untuk terus berdzikir kepada Allah.

4. Sajadah bermakna ajakan untuk bersujud kepada Allah dan bentuk tanggung jawab suami untuk menyediakan tempat ibadah yang layak pada keluarganya.

Seorang suami wajib memberikan nafkah ke istri, baik lahir maupun batin. Nafkah lahir bisa dalam bentuk pakaian, tempat tinggal dan makanan. Dan nafkah batin mewujudkan hubungan suami istri yang mesra dan penuh kasih sayang, menjaga aib istri, membimbing istri dan memperlakukan istri dengan baik

Dikesempatan itu, dia juga mengucapkan selamat kepada kedua mempelai Aidil dan Inda, selamat menempuh perjalanan hidup baru. Semoga menjadi keluarga yang sakinah mawaddah warrahmah dan mendapat berkah dari Allah SWT. (nov)