GUBERNUR SUMBAR KUNJUNGI KORBAN BANJIR BANDANG SOLSEL - MuraiNews | Informasi Dari Kita untuk Kita
arrow_upward
settings_brightness
GUBERNUR SUMBAR KUNJUNGI KORBAN BANJIR BANDANG SOLSEL

Gubernur Sumbar mengunjungi korban banjir bandang di Nagari Pakan Rabaa Timur, Kab. Solok Selatan

Solok Selatan, murainews.com -- Setelah kembali dari Bogota, Columbia untuk menerima penetapa Pencak Silat Tradisi sebagai Warisan Budaya Tak Benda (Intangible Cultural Heritage) oleh UNESCO, Gubernur Sumatera Barat Prof. Irwan Prayitno langsung mengunjungi korban banjir bandang di Kabupaten Solok Selatan, Selasa (17/12/2019).

Gubernur Irwan bersama Bupati Solok Selatan Muzni Zakaria berdialog langsung dengan masyarakat korban banjir bandang. Masyarakat meminta jalan yang longsor agar dan jembatan penghubung antar desa bisa segera diperbaiki. Korban yang rumahnya hancur juga  minta dicarikan tempat baru untuk ditempatkan.


Masyarakat juga meminta sawah-sawah mereka yang tertimbun tanah, pasir dan batu-batu agar dapat dibersihkan kembali, karena itu satu-satunya mata mencarian masyarakat setempat.

Terkait semua dari pengaduan tersebut gubernur Sumbar menjelaskan, jalan dan jembatan sudah ditangani langsung oleh pemerintah Provinsi Sumbar.


"Insya Allah, untuk jalan yang longsor pakai bronjong, sudah ada, tinggal jemput saja di Padang. Untuk jembatan pakai belik dan pakai pondasi. Perbaikan ini terus kita usahakan secepat mungkin, harap masyarakat bersabar," kata Irwan Prayitno (17/12).

Terkait relokasi masyarakat korban  bencana, gubernur Sumbar menyatakan, bahwa jumlah korban yang mengungsi di Nagari Pakan Rabaa Timur, adalah 190 KK atau 595 jiwa. Namun soal tanah dan lokasi perlu berkoordinasi dengan Pemerintah Solok Selatan (Solsel). Karena lokasi adalah wewenang dari Pemkab Solsel.

“Saya yakin, Pemkab Solsel lebih mengerti akan hal ini, kalau masyarakat bersedia dipindahkan, kita akan carikan tempat yang lebih aman, apalagi lahan untuk relokasi tersebut sudah ada," ucapnya.

Untuk lahan pertanian, sekolah, Masjid, Musholla, irigasi dan fasilitas umum lainnya gubernur Sumbar meminta warga agar membantu bergotong-royong membersihkannya, saling bahu membahu, supaya setelah bencana selesai, warga yang terdampak memiliki tempat tinggal lagi serta kembali memulihkan perekonomian masing-masing.

Terkait penyebab terjadi bencana tersebut, menurut gubernur Sumbar disebabkan aliran sungai dari hulu tertutup, tebing yang teralu curam dan disertai dengan intensitas hujan yang tinggi ditambah kontur tanah yang labil.

Selanjutnya Irwan mengatakan, tanggal 23 Desember nanti, Kepala BNPB akan datang dan akan mengundang seluruh Bupati Walikota se Sumbar membicarakan cara mengatasi dan mengurangi bencana di daerah.


Pada kesempatan itu, gubernur Irwan Prayitno juga menyerahkan bantuan kemanusiaan dari Baznas Sumbar berupa uang tunai sebesar Rp200 juta dan bahan makanan, selimut, obat-obatan dan lainnya, dengan total Rp400 juta. Dilanjutkan penyerahan bantuan logistik dari Dinas Sosial Provinsi Sumbar, sejumlah Rp. 35.199.020,-.


Pendistribusian bantuan tersebut diserahkan langsung kepada Bupati Solok Selatan. Hadir dalam penyerahan bantuan tersebut kepala Dinas Sosial Sumbar Jumaidi, kepala PUPR Sumbar Fathol Bari, kepala dinas perhubungan Sumbar Heri Nofiardi, dan para pejabar pemkab Solsel, camat dan walinagari setempat. (nov)

GUBERNUR SUMBAR KUNJUNGI KORBAN BANJIR BANDANG SOLSEL

Tuesday, December 17, 2019 : 10:33:00 PM
GUBERNUR SUMBAR KUNJUNGI KORBAN BANJIR BANDANG SOLSEL

Gubernur Sumbar mengunjungi korban banjir bandang di Nagari Pakan Rabaa Timur, Kab. Solok Selatan

Solok Selatan, murainews.com -- Setelah kembali dari Bogota, Columbia untuk menerima penetapa Pencak Silat Tradisi sebagai Warisan Budaya Tak Benda (Intangible Cultural Heritage) oleh UNESCO, Gubernur Sumatera Barat Prof. Irwan Prayitno langsung mengunjungi korban banjir bandang di Kabupaten Solok Selatan, Selasa (17/12/2019).

Gubernur Irwan bersama Bupati Solok Selatan Muzni Zakaria berdialog langsung dengan masyarakat korban banjir bandang. Masyarakat meminta jalan yang longsor agar dan jembatan penghubung antar desa bisa segera diperbaiki. Korban yang rumahnya hancur juga  minta dicarikan tempat baru untuk ditempatkan.


Masyarakat juga meminta sawah-sawah mereka yang tertimbun tanah, pasir dan batu-batu agar dapat dibersihkan kembali, karena itu satu-satunya mata mencarian masyarakat setempat.

Terkait semua dari pengaduan tersebut gubernur Sumbar menjelaskan, jalan dan jembatan sudah ditangani langsung oleh pemerintah Provinsi Sumbar.


"Insya Allah, untuk jalan yang longsor pakai bronjong, sudah ada, tinggal jemput saja di Padang. Untuk jembatan pakai belik dan pakai pondasi. Perbaikan ini terus kita usahakan secepat mungkin, harap masyarakat bersabar," kata Irwan Prayitno (17/12).

Terkait relokasi masyarakat korban  bencana, gubernur Sumbar menyatakan, bahwa jumlah korban yang mengungsi di Nagari Pakan Rabaa Timur, adalah 190 KK atau 595 jiwa. Namun soal tanah dan lokasi perlu berkoordinasi dengan Pemerintah Solok Selatan (Solsel). Karena lokasi adalah wewenang dari Pemkab Solsel.

“Saya yakin, Pemkab Solsel lebih mengerti akan hal ini, kalau masyarakat bersedia dipindahkan, kita akan carikan tempat yang lebih aman, apalagi lahan untuk relokasi tersebut sudah ada," ucapnya.

Untuk lahan pertanian, sekolah, Masjid, Musholla, irigasi dan fasilitas umum lainnya gubernur Sumbar meminta warga agar membantu bergotong-royong membersihkannya, saling bahu membahu, supaya setelah bencana selesai, warga yang terdampak memiliki tempat tinggal lagi serta kembali memulihkan perekonomian masing-masing.

Terkait penyebab terjadi bencana tersebut, menurut gubernur Sumbar disebabkan aliran sungai dari hulu tertutup, tebing yang teralu curam dan disertai dengan intensitas hujan yang tinggi ditambah kontur tanah yang labil.

Selanjutnya Irwan mengatakan, tanggal 23 Desember nanti, Kepala BNPB akan datang dan akan mengundang seluruh Bupati Walikota se Sumbar membicarakan cara mengatasi dan mengurangi bencana di daerah.


Pada kesempatan itu, gubernur Irwan Prayitno juga menyerahkan bantuan kemanusiaan dari Baznas Sumbar berupa uang tunai sebesar Rp200 juta dan bahan makanan, selimut, obat-obatan dan lainnya, dengan total Rp400 juta. Dilanjutkan penyerahan bantuan logistik dari Dinas Sosial Provinsi Sumbar, sejumlah Rp. 35.199.020,-.


Pendistribusian bantuan tersebut diserahkan langsung kepada Bupati Solok Selatan. Hadir dalam penyerahan bantuan tersebut kepala Dinas Sosial Sumbar Jumaidi, kepala PUPR Sumbar Fathol Bari, kepala dinas perhubungan Sumbar Heri Nofiardi, dan para pejabar pemkab Solsel, camat dan walinagari setempat. (nov)