GUBERNUR SUMBAR HIMBAU WARGA TIDAK TINGGAL RAWAN LONGSOR - MuraiNews | Informasi Dari Kita untuk Kita
arrow_upward
settings_brightness
Gubernur Sumbar Himbau Warga Tidak Tinggal Rawan Longsor



AGAM, murainews.com -- Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno bersama Istri Nevi Zuairina meninjau lokasi longsor di Sungai Rangeh Nagari Bayua Kecamatan Tanjung Raya, Agam, Sumatera Barat. Senin (23/12/2019).

Setelah meninjau lokasi, gubernur langsung berdialog bersama masyarakat setempat, terkait longsor yang menimbun empat rumah. Longsor disebabkan curah hujan yang tinggi sejak Kamis pagi.

Selain rumah, material longsor juga menghantam gedung taman kanak-kanak (TK) dan sebuah mushala. Kejadian itu mengakibatkan lima kepala keluarga dengan jumlah warga 17 jiwa terpaksa mengungsi ke rumah saudaranya.


Gubernur Sumbar Irwan Prayitno mengatakan, intensitas hujan sejak kemarin malam sangat tinggi. Masyarakat harus tetap waspada, karena lereng perbukitan memiliki struktur tanah yanh labil.


"Masyarakat disini harus lebih waspada dan ekstra hati-hati, lereng bukit ini rentas sekali dengan longsor. Karena tanahnya labil, dan curah hujan tinggi bisa mengakibatkan longsor," kata gubernur Sumbar.

Menurut gubernur Irwan Prayitno, daerah ini termasuk daerah longsor. Untuk itu perlu posko drarurat, sebagai penampungan pengungsian. Dan ia berharap Pemkab Agam bisa merelokasi warga setempat ke tempat yang lebih aman.

"Selain itu, saya minta pada BPBD setempat berkoordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang, mengerahkan alat berat untuk  membuang material longsor," ujarnya.

"Musibah ini merupakan peringatan dan kekuasaan Allah SWT, karena ini daerah longsor, saya berharap masyarakat disini mau dipindahkan ketempat yang lebih aman," ungkap Irwan Prayitno.

Selanjutnya Gubernur Sumbar Irwan Prayitno menyerahkan bantuan dari Baznas Sumbar sebesar Rp150 juta yang diterima oleh Bupati Agam Indra Catri sebagai bantuan awal. Dilanjutkan penyerahan bantuan makanan siap saji dari Dinas Sosial dan peralatan sholat dan BPDB Sumbar yang diterima Camat Tanjung Raya Handria Asmi.


Sementara Bupati Agam Indra Catri mengucapkan terima kasih atas bantuan Pemprov Sumbar. Bupati berjanji akan menyerahkan kepada korban longsor untuk keperluan yang dibutuhkan. Ia juga akan melakukan pendataan dan penanganan berupa mengungsikan warga yang rumahnya terdampak maupun dekat lokasi kejadian ketempat yang lebih aman.

Bupati melaporkan, intensitas hujan sejak Kamis pagi sangat tinggi. Akibatnya, empat rumah warga yang berisi lima KK terpaksa diungsikan. Selain rumah, material longsor juga menghantam gedung taman kanak-kanak (TK) dan sebuah mushala.  (nov)

GUBERNUR SUMBAR HIMBAU WARGA TIDAK TINGGAL RAWAN LONGSOR

Monday, December 23, 2019 : 1:26:00 PM
Gubernur Sumbar Himbau Warga Tidak Tinggal Rawan Longsor



AGAM, murainews.com -- Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno bersama Istri Nevi Zuairina meninjau lokasi longsor di Sungai Rangeh Nagari Bayua Kecamatan Tanjung Raya, Agam, Sumatera Barat. Senin (23/12/2019).

Setelah meninjau lokasi, gubernur langsung berdialog bersama masyarakat setempat, terkait longsor yang menimbun empat rumah. Longsor disebabkan curah hujan yang tinggi sejak Kamis pagi.

Selain rumah, material longsor juga menghantam gedung taman kanak-kanak (TK) dan sebuah mushala. Kejadian itu mengakibatkan lima kepala keluarga dengan jumlah warga 17 jiwa terpaksa mengungsi ke rumah saudaranya.


Gubernur Sumbar Irwan Prayitno mengatakan, intensitas hujan sejak kemarin malam sangat tinggi. Masyarakat harus tetap waspada, karena lereng perbukitan memiliki struktur tanah yanh labil.


"Masyarakat disini harus lebih waspada dan ekstra hati-hati, lereng bukit ini rentas sekali dengan longsor. Karena tanahnya labil, dan curah hujan tinggi bisa mengakibatkan longsor," kata gubernur Sumbar.

Menurut gubernur Irwan Prayitno, daerah ini termasuk daerah longsor. Untuk itu perlu posko drarurat, sebagai penampungan pengungsian. Dan ia berharap Pemkab Agam bisa merelokasi warga setempat ke tempat yang lebih aman.

"Selain itu, saya minta pada BPBD setempat berkoordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang, mengerahkan alat berat untuk  membuang material longsor," ujarnya.

"Musibah ini merupakan peringatan dan kekuasaan Allah SWT, karena ini daerah longsor, saya berharap masyarakat disini mau dipindahkan ketempat yang lebih aman," ungkap Irwan Prayitno.

Selanjutnya Gubernur Sumbar Irwan Prayitno menyerahkan bantuan dari Baznas Sumbar sebesar Rp150 juta yang diterima oleh Bupati Agam Indra Catri sebagai bantuan awal. Dilanjutkan penyerahan bantuan makanan siap saji dari Dinas Sosial dan peralatan sholat dan BPDB Sumbar yang diterima Camat Tanjung Raya Handria Asmi.


Sementara Bupati Agam Indra Catri mengucapkan terima kasih atas bantuan Pemprov Sumbar. Bupati berjanji akan menyerahkan kepada korban longsor untuk keperluan yang dibutuhkan. Ia juga akan melakukan pendataan dan penanganan berupa mengungsikan warga yang rumahnya terdampak maupun dekat lokasi kejadian ketempat yang lebih aman.

Bupati melaporkan, intensitas hujan sejak Kamis pagi sangat tinggi. Akibatnya, empat rumah warga yang berisi lima KK terpaksa diungsikan. Selain rumah, material longsor juga menghantam gedung taman kanak-kanak (TK) dan sebuah mushala.  (nov)